Peduli Korban Gempa Maluku, NU Salurkan Bantuan Kemanusiaan

NU Peduli

Pecihitam.org – Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 6,8 yang melanda Provinsi Maluku pada Kamis, 26 September 2019.

Berdasarkan data dari Badan Nasional PenanggulanganBencana (BNPB), jumlah korban jiwa mencapai 34 orang dan 161 lainnya luka-luka.

Menyikapi musibah tersebut, Tim NU Peduli bergerak melakukan penanggulangan bencana dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Maluku Tengah.

Selain menyalurkan bantuan kemanusiaa, NU Peduli juga mendirikan poskomando (posko) dan tenda darurat bagi pengungsi.

“Sahabat-sahabat kita, Tim NU Peduli dengan masyarakat setempat bahu-membahu untuk mendirikan tenda. Karena, kondisi di sini sangat rawan bencana dan tidak jauh dari sini adalah laut yang suatu saat bisa terjadi tsunami,” kata Koordinator Tim NU Peduli, Muhammad Wahib, dikutip dari situs resmi NU, Rabu, 2 Oktober 2019.

Baca Juga:  Biadab, Bocah Palestina Ini Kehilangan Matanya Usai Ditembak Tentara Israel

“Ini bentuk dari kepedulian NU Peduli dan sahabat-sahabat pengurus NU di Maluku dan Maluku Tengah,” terangnya.

Pada hari pertama, kata Wahib, Tim NU Peduli juga meninjau tempat pengungsian untuk melakukan assessment (penilaian) dampak gempa dan memberikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa.

“Terdapat lebih dari 600 kepala keluarga yang mengungsi ke daerah pengunungan, di ketinggian sekitar 200 MDPL. Warga pengungsi itu mengalami trauma terkait kabar tsunami dan gempa bumi susulan yang terus terjadi,” ungkap Wahib.

Wahib menambahkan, banyak hal yang dibutuhkan para pengungsi, warga terdampak gempa Maluku, seperti air bersih, selimut, dan kebutuhan bagi Balita dan anak-anak.

“Di tempat pengungsian tentu saja banyak hal yang dibutuhkan. Air bersih, selimut, dan juga kebutuhan untuk anak-anak. Mudah-mudahan kami dari NU Peduli bisa membantu warga terdampak gempa Maluku. Insyaallah,” harap Wakil Ketua NU Care-LAZISNU itu.

Baca Juga:  Rapat dengan Menag, Ketua Komisi VIII DPR Gebrak Meja
Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *