Qailulah Amalan Tidur Sebentar Untuk Menambah Kesegaran Seharian

Qailulah Amalan Tidur Sebentar Untuk Menambah Kesegaran Seharian

PeciHitam.org – Qailulah atau tidur siang juga termasuk kebiasaan yang menyehatkan asalkan tidak dilakukan berlebihan dan dengan manfaat akan menyegarkan badan serta membantu untuk bangun shalat malam.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dalam Lisanul Arab Qailulah atau tidur siang yang berarti tidur sejenak di pertengahan siang, dan karena diterjemahkan dengan tidur siang maka banyak yang menyangka qailulah harus tidur, qailulah tidak harus tidur dan istirahat pada siang hari sudah termasuk qailulah.

Dari Anas ra, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artiya:

“Tidur sejenaklah kamu sekalian di siang hari, karena sesungguhnya setan tidak tidur siang sejenak.” (HR. Abu Nu’aim)

Imam Ghazali menjelaskan:

“Hendaklah seseorang tidak meninggalkan tidur yang sekejap pada siang hari karena membantu ibadah pada malam hari, sebaiknya harus seseorang itu bangun dari tidurnya sebelum sesudah matahari tergelincir untuk menunaikan shalat zuhur.” (Lihat: Ihya Ulumuddin)

Perihal kapan waktu qailulah yaitu apakah sebelum dzuhur atau sesudah dzuhur ataupun keduanya, terdapat ikhtilaf ulama daintaranya

Baca Juga:  Ketika Rasulullah Tetap Mendoakan Pamannya Meski Tak Mau Beriman

Syarbini berkata bahwa tidur sebelum zawal atau waktu dzuhur, Al-Munawi berkata bahwa di pertengahan siang ketika zawal atau mendekati waktu zawal sebelum atau sesudahnya, Al-Badri Al-Aini berkata tidur di waktu dhuzur atau petengahan siang.

Tapi pada umumnya qailulah dilakukan setelah dzuhur sebagaimana hadits:

عن سهل بن سعد رضي الله عنه قال: ما كنا نقيل ولا نتغذى إلا بعد الجمعة في عهد النبي صلى الله عليه وسلم. واللفظ لمسلم.

Artinya: “Dari Sahl bin Sa’ad ra. berkata, ‘kami (dahulunya) tidaklah melakukan qailulah dan makan kecuali setelah shalat jumat di zaman Nabi SAW.” (Muttafaq alaihi, lafadz Muslim)

Anas bin Malik ra. berkata:

كَانُوا يُجَمِّعُوْنَ ثُمَّ يَقِيْلُوْنَ

Artinya: “Mereka (para sahabat) dulu biasa melaksanakan shalat Jum’at, kemudian istirahat siang (qailulah).” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad: 1240, oleh Al-Imam Al-Albani dalam Shahih Al-Adabil Mufrad: 939)

Baca Juga:  5 Adab Tidur Menurut Imam Ghazali Yang Bisa Kamu Tiru

Allah SWT berfirman perihal Qailulah atau tidur siang:

وَمِنْ آَيَاتِهِ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاؤُكُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ

Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya, sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan” (QS. Ar-Rum 30:23)

Rasulullah SAW bersabda:

قِيْلُوا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

Artinya: “Qailulah lah sesungguhnya setan itu tidak pernah istirahat siang.” (HR. Abu Nu’aim dalam Ath-Thibb, oleh Al-Imam Al-Albani dalam Ash-Shahihah :1637)

Qailulah atau tidur siang sangat bermanfaat bagi yang terbiasa dan berikut manfaatnya bagi kesehatan:

  • Meningkatkan daya ingat.

Qailulah atau tidur bisa membantu meningkatkan daya ingat dan peningkatan tersebut terjadi dalam fase tidur gelombang pendek sebagaimana biasa terjadi saat tidur siang.

  • Meningkatkan produktivitas.

Qailulah atau tidur siang dapat meningkatkan kinerja otak dalam pengolahan informasi karena akan meningkatkan konsentrasi dalam berfikir dan dapat menurunkan tekanan darah.

  • Mengobati insomnia.
Baca Juga:  Begini Cara Rasulullah Mengatasi Rasisme di Masa Dakwah

Orang yang tidur siang merasa lebih waspada dan kurang mengantuk, bahkan ketika malam hari sebelumnya kurang tidur dan setiap individu efeknya bervariasi namun tidur siang membuat penderita insomnia jadi lebih bugar karena total waktu istirahat jadi lebih panjang.

  • Menurunkan stress.

Hormon stres secara dramatis mengalami penurunan setelah tidur siang, terutama jika semalam tidurnya kurang begitu nyenyak serta kadar kortisolnya meningkat secara signifikan dan ketika berhasil tidur siang walau sebentar maka kadar kortisol berkurang.

  • Mencegah penyakit jantung.

Tidur siang yang pendek bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, namun jika berlebih, justru menyebabkan terbangun dengan “kepala berat”.

Demikian Qailulah atau tidur siang dalam Islam beserta manfaatnya dan semoga dapat membuka pikiran serta wawasan kita. Amin

Mochamad Ari Irawan

Leave a Reply

Your email address will not be published.