Tetap Tampilkan Video Penembakan Masjid Selandia Baru, 8 Situs Web di Australia Diblokir

Masjid Selandia Baru

Pecihitam.org – Masih terngiang di ingatan publik peristiwa penembakan brutal yang dilakukan oleh Brenton Harrison Tarrant (28) terhadap umat muslim di Australia orang yang akan melaksanakan Shalat Jumat di dua masjid Christchurch, yaitu Masjid Al-Noor dan Lindwood.

Dalam melancarkan aksi kejinya, Brenton bahkan menyiarkan perbuatannya itu secara live di akun Facebooknya.

Akibat insiden berdarah tersebut, 51 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Brenton kemudian didakwa dengan 89 tuduhan; 50 kasus pembunuhan dan 39 percobaan pembunuhan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyebut Brenton sebagai seorang teroris bengis, sayap kanan, ekstrem.

Setelah peristiwa tersebut, otoritas Australia memerintahkan penyedia layanan internet untuk memblokir semua video yang menampilkan aksi biadab Brenton. Namun demikian, Komisioner eSafety Australia Julie Inman Grant menyebut, masih ada delapan website lokal yang menantang perintah untuk menghapus video tersebut.

Baca Juga:  Heboh Maraknya Kawin Kontrak, Bupati Bogor Intruksikan Tangkap Pelaku yang Masih Berkeliaran

“Kami tidak dapat membiarkan materi keji ini digunakan untuk mempromosikan, menghasut, atau menginstruksikan tindakan teroris lebih lanjut,” kata Grant, seperti dikutip laman Reuters, Senin, 9 September 2019.

Pemblokiran delapan situs website tersebut dilakukan di tengah upaya terkonsentrasi oleh Australia untuk menekan berbagi konten kekerasan secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *