Tips Anti Galau yang Islami, Wajib Baca Agar Hidup Lebih Bahagia

tips anti galau

Pecihitam.org – Semua orang tentu mendambakan kebahagian, namun tidak sedikit yang berhasil melakukannya, entah karena telalu kelam dengan masa lalunya atau karena faktor eksternal yang menyebabkannya, maka inilah tips anti galau, wajib baca agar bahagia

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

1. Beriman kepada Allah dan beramal shalih, karena Allah lah yang mendatangkan kebahagiaan bagi diri kita. Dan Allah pula yang menghendaki kesengsaraan atas diri kita. Maka dengan kita beriman dan kepadanya maka kita ridho atas apa yang dikehendaki Nya.

2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang terpaku pada apa yang telah lewat merupakan kebodohan dan kegilaan.

3. Jangan terlalu menyibukkan diri dengan masa depan, sebab ia masih berada di alam ghaib. Jangan terlalu dipikirkan hingga ia akan datang dengan sendirinya, maka pepatah mengatakan: “jika pagi tiba, janganlah menunggu sore; dan jika sore tiba, janganlah menunggu hingga waktu pagi”

4. Jangan mudah tergoncang oleh kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian. Dalam menyikapi kritik sadarilah bahwa kritikan akan mengangkat harga diri setara dengan kritikan tersebut.

Baca Juga:  Waktu Mustajab Berdoa Bagi Seorang Muslim

5. Bersabar atas segala musibah yang menimpa kita saat awal musibah itu terjadi

  الصبر عند الصدمة الأولى

Karena yang dimaksud dengan sabar adalah menahan dari dari amarah dan tidak suudzon kepada Allah sejak awal mendapat musibah, hal tersebut memang sulit dilakukan, namun begitulah cara Allah menaikkan derajat hambanya.

6. Siapa saja yang menginginkan ketenangan, maka jangan pernah meninggalkan dzikir kepada Allah, firman Allah dalam al qur’an surat al-Ra’d ayat 28

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang”.

7. Seorang hamba harus menyadari bahwa segala sesuatu merupakan qadla’ dan qadar dari Allah, sebagai umat islam tentu wajib beriman pada ketentuan tersebut, karena termasuk pilar rukun iman.

8. Jangan pernah menunggu ucapan terimakasih dari orang lain, karena secara tidak langsung saat seseorang menunggu ucapan itu, berarti ia telah menggantungkan dirinya pada selain-Nya. Karena apa yang ia lakukan dengan tujuan agar mendapat simpati dari orang lain.

Baca Juga:  Tata Cara Orang Tua Mencarikan Jodoh untuk Anaknya

9. Persiapkan diri untuk menerima kemumngkinan terburuk, karena kita hidup ini tentu pernah mengalami pasang dan surut, maka jangan lengah saat berada diatas dan jangan menyerah saat tertimpa musibah.

10. Selalu berfikir positif, serta tidak lupa untuk bersyukur dalam hal apapun. Karena yang baik menurut kita belum tentu baik menerut-Nya, dan yang buruk menurut kita justru itu baik menurut-Nya. Dalam al qur’an surat al-Baqarah ayat 216,

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

11. Yakin bahwa akan ada jalan keluar disetiap cobaan, karena Allah tidak akan membiarkan hambanya sengsara.

12. Dengan adanya musibah, yakinlah hati akan tergerak untuk berdoa. Karena seringkali kita lalai akan adanya Pencipta saat kebahagiaan menyelimuti diri kita, maka saat itulah Allah turunkan musibah agar kita tidak terlena dengan kehidupan dunia.

Baca Juga:  5 Persiapan Penting dalam Menyambut Puasa Ramadhan

13. Adanya musibah akan menajamkan nurani dan menguatkan hati, sebab dengan adanya musibah kita dapat mengambil pelajaran baru yang dapat dijadikan bekal di masa mendatang.

14. Tanamkan dalam jiwa, bahwa kehidupan tak lebih hanya sekedar bayangan yang dengan cepat akan menghilang. Maka tak perlu bersedih, galau, atau bahkan deprsi dengan rintangan yang ada.

15. Semua musibah yang menimpa diri kita adalah sebagai penghapus dosa yang sering kita lakukan, oleh karenanya jalani, nikamti dan syukuri segala yang terjadi.

Maka begitulah tips anti galau, dan kiat-kiat agar hidup bahagia. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam.

Nur Faricha

Leave a Reply

Your email address will not be published.