Zakat Hewan Ternak, Bagaimanakah Perhitungannya? Berikut Penjelasan Menurut Fiqih

Zakat Hewan Ternak, Bagaimanakah Perhitungannya? Berikut Penjelasan Menurut Fiqih

PeciHitam.org – Zakat bermakna dasar Suci dari bahasa Arab (زكى – يزكي – زكاة ). Dalam surah at-Taubah:103 disebutkan sebagaimana berikut;

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui (Qs. At-Taubah: 103)

Dengan dasar itu, hakikatnya pensucian harta harus mengelurakan zakat.

Apakah seluruh harta wajib dizakati? Tentu tidak. Salah satu yang wajib di zakati dan sudah kita bahas yaitu Zakat Emas dan Perak. Pada kasus hewan ternak, hanya ada 3 kategori hewan yang wajib dikeluarkan zakat, yaitu Unta (الابل), sapi (البقر) dan kambing (الغنم). Dasarnya bisa dilihat dalam matan Abi Syuja’ halaman 22.

فاما المواشي فتجب الزكاة في ثلاث اجناس وهي الابل والبقر والغنم

Bagi hewan ternak (raja kaya-jawa) kewajibannya ada 3 jenis hewan yaitu Unta, Sapi dan Kambing.

3 kategori hewan yang wajib dizakati tersebut berlaku bagi keseluruhan turunan ras dan jenisnya. Sebagai contoh, apakah kambing Etawa wajib? Tentu jawabannya wajib karena masih dalam kategori Kambing.

Baca Juga:  Inilah 5 Kesalahan dalam Berwudhu yang Jarang Diketahui Orang

Disatu sisi, jika seseorang mempunyai ternak selain 3 jenis itu maka tidak ada kewajiban zakat baginya. Contohnya, jika seseorang memiliki ternak ayam dengan jumlah ratusan ribu ekor, maka tidak ada kewajiban zakat untuk ayam tersebut.

Unta wajib dizakati jika telah memenuhi beberapa kriteria yaitu;

  1. 5 ekor unta hanya wajib zakat 1 ekor kambing umur 2 tahun. Kelipatan setiap 5 ekor unta maka zakatnya ditambah 1 ekor kambing berumur 2 tahun. (1 ekor kambing umur 2 tahun boleh diganti menjadi 1 ekor domba berumur 1 tahun)
  2. 25 ekor unta, maka zakatnya 1 ekor unta betina berumur 1 tahun.
  3. Penghitungannya yaitu setiap kelipatan 40 ekor unta wajib zakatnya adalah 1 ekor unta betina umur 2 tahun.
  4. Penghitungan setiap kelipatan 50 ekor unta maka wajib zakatnya adalah 1 ekor unta betina umur 3 tahun, dan seterusnya.

Sapi wajib dizakati jika telah memenuhi beberapa kriteria yaitu;

  1. Setiap 30 ekor sapi hanya wajib dizakati 1 ekor sapi berumur 1 tahun.
  2. Setiap 40 ekor sapi wajib dizakati 1 ekor sapi yang berumur 2 tahun. Ketentuan poin 1 dan 2 berlaku kelipatannya.
Baca Juga:  Macam-macam Air dalam Fiqih Islam yang Wajib kita Ketahui

Sebagai contoh, jika seseorang memiliki 70 ekor maka zakatnya 1 ekor sapi berumur 1 tahun, dan 1 ekor sapi berumur 2 tahun.

Kambing wajib dizakati jika telah memenuhi beberapa kriteria yaitu;

  1. 40 ekor kambing, wajib zakatnya adalah 1 ekor kambing umur 2 tahun.
  2. 121 ekor kambing, wajib zakatnya 2 ekor kambing umur 2 tahun.
  3. 201 ekor kambing, wajib zakatnya 3 ekor kambing umur 2 tahun.
  4. 400 ekor kambing, wajib zakatnya 4 ekor kambing umur 2 tahun.
  5. Ketentuan zakat 1 ekor kambing boleh disubstitusi/ diganti oleh 1 ekor domba umur 1 tahun.

Pada penghitungan zakat kambing akan mengalami perubahan jika sudah lebih dari 500 ekor kambing. Penghitungannya adalah, setiap 100 ekor kambing hanya dikeluarkan 1 ekor kambing umur 2 tahun atau substitusi/ penggantinya yaitu domba umur 1 tahun.

Penghitungan zakat hewan ternak cenderung lebih rumit dari zakat lainnya. Karena kelipatan mutlak tidak berlaku dalam zakat hewan ternak. Pada zakat hewan ternak juga dikenal istilah waqs atau keadaan diantara 2 nisab hewan ternak.

Baca Juga:  Meninggal Sebelum Mengqadha Puasa? Ini Yang Harus Dilakukan!

Maka kewajiban zakatnya adalah mengikuti ukuran nisab di bawahnya. Misalnya, seseorang mempunyai kambing 137, maka zakatnya ikut nisab 121 ekor kambing.

Zakat secara dasar adalah kejujuran bagi setiapa muzakkinya atau pembayarnya. Apalagi di Indonesia tidak ada petugas pengumpul zakat. Makanya, seorang yang tertib dan menjalankan zakat dengan taat adalah sebuah anugerah yang besar. Wallahu a’lamu bi shawab.

Mohammad Mufid Muwaffaq