Bagaimanakah Pandangan Islam Mengenai Cewek Tomboy? Wanita Zaman Now Wajib Baca!

Bagaimanakah Pandangan Islam Mengenai Cewek Tomboy

Pecihitam.org – Fitrah seorang wanita itu pada hakikatnya memiliki sifat lemah lembut, feminim dan anggun. Beda halnya dengan lelaki yang bersifat maskulin. Masing-masing sudah dikodratkan oleh Allah dengan kekhususannya masing-masing. Namun saat ini dapat kita temukan wanita yang berlawanan dengan kodrat penciptaannya, yang lebih dikenal dengan sebutan “cewek tomboy”.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Apa itu tomboy? dan bagaimana hukumnya dalam Islam?

Tomboy pada dasarnya berasal dari istilah bahasa Inggris, yang bisa diartikan dengan perempuan yang identik dengan aktivitas yang biasanya diperankan oleh lelaki.

Kalau dalam pembahasan Islam disebut dengan المرأة المترجلة yang berarti “perempuan yang menyerupai lelaki”. Dan sosok wanita yang seperti inilah yang terdapat dalam hadits Nabi SAW :

ثَلاَثَةٌ لاَ يَنظُرُ اللَهُ عَزَّ و جَلَّ اِلَيهِمْ يَومَ القِيَامَةِ: العَاقُّ لِوَالِدَيهِ , المَرْاأةُ المُتَرَجِّلَةُ , وَ الدُّيُّوثُ

Artinya : “Ada tiga jenis manusia yang mana Allah ‘Azza wa Jalla tidak akan melihat mereka pada hari kiamat: yaitu  orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai lelaki dan laki-laki yang dayyuts” (HR. Ahmad dan Nasa’i)

Juga dalam hadis yang bersumber dari Ibnu Abbas ra yang kemudian diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ ، وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

Artinya : “Rasulullah SAW melaknat para lelaki yang menyerupakan diri dengan wanita dan para wanita yang menyerupakan diri dengan lelaki” (HR. Bukhari)

Dari dua hadits diatas kiranya sudah cukup jelas bagi kita mengenai hukum wanita tomboy tersebut. Karena kata laknat disana pastilah memiliki makna celaka, sehingga wajib dihindari dan ditinggalkan. Tidak mungkin kan, bila dilaknat orang tersebut akan bahagia?Laknat adalah hal yang berlawanan dengan rahmat.

Baca Juga:  Hati-hati, Inilah Hukum Menggunakan Khodam Jin dalam Islam

Sekadar Opini

Memang sih, jangan melihat seorang wanita hanya dari penampilannya, terkadang hatinya baik dan bersih. Tetapi janganlah kita lupa bahwa agama ini terdiri dari syari’at dan hakikat. Dzahiriyah dan Bathiniyah. Kedua-duanya wajib dihimpunkan. Lahir batin mesti berpedoman dengan apa yang telah dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Memang ada benarnya ungkapan “jadilah diri sendiri”, namun itu tergantung pula bagaimana cara kita memaknainya. Jadi diri sendiri dalam artian jangan munafik, bukan berarti jadi diri sendiri itu mesti mempertahankan keadaan diri kita saat ini yang sedang dalam kemaksiatan kepada Allah. Itu ego namanya serta tunduk kepada hawa nafsu.

Lalu para wanita yang yang tangguh dalam karakter dan pendirian, dalam arti pemberani, gigih dan pantang menyerah, apakah termasuk dalam kategori cewek tomboy seperti dalam yang dimaksud dalam hadits Nabi SAW di atas? Jawabannya adalah tidak. Karena sifat, tangumgug dan berani dianjurkan dalam agama Islam.

Bukankah banyak contoh tokoh-tokoh wanita Islam yang tangguh dan bahkan ikut berperang melawan kekafiran dan para penjajah?.

Tomboy hatinya bagus, sedangkan tomboy pada penampilan sudah jelas dilarang. Kebanyakan hanya gaya penampilannya saja yang tomboy, tampak gagah perkasa dan kasar di hadapan orang ramai, tetapi saat dalam kesendirian dalam keheningan, ia suka mewek serta mengeluh dan malas-malasan, bahkan tak jarang mudah terjerumus dalam pelukan lelaki gombal. Yang seperti ini namanya “tomboy muna”. hehee..

Baca Juga:  Makna Luruskan dan Rapatkan Shaf dalam Sholat Yang Harus Kamu Pahami

Kalau anda memang ingin menjadi cewek yang tidak suka lemot dan mewek, ada baiknya anda mempelajari sejarah para tokoh wanita Islam yang berjiwa kesatria, teguh dan tegar serta berani dalam menghadapi berbagai permasalahan hidup.

Tokoh wanita seperti ini ada banyak, saya sebutkan beberapa saja, antara lain :

Pertama, Asma binti Abu Bakar, salah seorang sahabat dari kalangan wanita terkemuka yang masuk Islam sejak dini. Beliau tidak hanya pandai melantunkan syair dan fasih berbahasa, tapi beliau juga ikut dalam perang Yarmuk sehingga dijuluki “Dzaatin Nithaqain”  yang berarti : wanita bersabuk dua.

Lalu ada Asma binti Yazid Al-Anshoriah. Beliau adalah seorang orator bangsa Arab yang terkemuka, berani dan selalu tampil ke depan. Di perang Yarmuk pun kiprah beliau layak diperhitungkan ketika berhasil membunuh sembilan prajurit Romawi di medan pertempuran.

Masih ada lagi, Gazalah Al-Haruriah, Hindun binti Utbah bin Rabiah, dan Juwairiyah binti Abu Sofyan, yang juga turut berpartisipasi dalam perang Yarmuk baik sebagai penyedia minuman dan tenaga medis maupun terjun langsung dalam kancah perang dan membunuh musuh-musuh Islam.

Dalam perang Khadisiyah ada Khansa binti Amru yang syair-syairnya mampu membuat Rasulullah kagum. Khansa ini pula yang mendorong semangat keempat putranya dalam perang sehingga semuanya mati syahid.

Belum lagi kalau kamu tahu yang namanya Khaulah binti Azwar Al-Asadi yang aktifitas kemiliterannya mirip dengan Khalid bin Walid. Ada Laila Al-Gifariah yang dari golongan wanita terpandang tapi rela bersusah-susah ikut Rasulullah ke medan tempur untuk mengobati pejuang yang sakit dan terluka. Bahkan pada waktu perang “Jamal” beliau ikut berangkat ke Basrah berperang di barisan Ali bin Abi Tholib.

Baca Juga:  Wudhu dengan Segelas Air, Apakah Hukumnya Sah?

Kepada cewek-cewek tomboy! Kalau kalian memang ingin jadi sosok yang tegar dan tangguh gagah perkasa, ayo buktikan! Jangan cuma dari penampilannya saja, lalu ketika ada cobaan kehidupan yang datang, eh.. malah mewek, loyo dan putus asa, teparrrr. Hehee..

Namun, terakhir yang perlu saya ingatkan, maksud jangan tomboy disini bukanlah anda tidak boleh bersikap tegas dan teguh pada pendirian, memiliki kemauan yang kuat dan mandiri. Malah sebaliknya, setiap orang mesti memiliki sifat-sifat tersebut, baik dia lelaki maupun perempuan.

Jadi kesimpulannya, jadilah cewek yang berhati tomboy (kurang lebih begitu menurut saya, hehee). Jangan dikit-dikit mewek dan putus asa, apalagi sampai mengakhiri hidup. Na’udzubillah!

Perempuan Indonesia dulu tangguh-tangguh loh. Nggak percaya? Baca aja sendiri sejarahnya! Jangan nunggu saya sebutin satu-persatu dalam artikel-artikel selanjutnya! hehee.

So… Say NO! untuk tomboy cover, dan say YES! untuk ketegasan dan keteguhan.

Sekali lagi, saya tidak bermaksud menghakimi pribadi tertentu ya. Jangan disalah pahami. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bisshawab!

Muhammad Haekal