Barakallah Fii Umrik; Arti dan Cara Penulisannya dalam Bahasa Arab

Barakallah Fii Umrik; Arti dan Cara Penulisannya dalam Bahasa Arab

PeciHitam.org – Setiap tahun, semua orang memperingati hari kelahirannya. Pada hari inilah, dimana hari tersebut menandai hari dimulainya kehidupan sang anak di luar hahim sang ibunda. Pada tanggal yang sama tiap tahunnya, ketika berjalan genap 365 hari, barulah disebut ulang tahun.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Ada banyak pendapat mengenai ulang tahun ini, yang paling sering kita dengar bahwa umur kita memang bertambah, namun sejatinya jatah umur kita di dunia berkurang.

Sehingga apabila seseorang merenungkan hal tersebut maka sudah sepantasnya jika momen ulang tahun merupakan waktu yang tepat untuk mengintrospeksi diri dan bisa juga akan timbul rasa syukur yang begitu dalam, mengenai hal-hal apa saja yang telah ia perbuat dan seberapa manfaatnya ia kepada orang lain.

Seperti sabda Nabi Muhammad saw berikut:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Artinya: “Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

Berawal dari rasa syukur yang demikian ini, tak jarang juga melahirkan perayaan atau pesta yang mengundang beberapa kerabat, sanak keluarga untuk merasakan kebahagiaan bersama.

Ada juga yang merayakannya dengan membagikan beberapa makanan kepada tetangga terdekat, dan sebagainya. Namun ada juga yang memilih untuk tidak merayakannya sama sekali. Banyak sekali cara yang dapat ditempuh untuk mengungkapkan rasa syukur tersebut.

Ada hal yang menarik dari perilaku masyarakat muslim saat ini, ketika mengetahui sanak keluarga, kerabat maupun tetangganya yang berulang tahun, ucapan selamat yang terlontar sekarang ini bukan lagi ‘selamat ulang tahun’. Melainkan kebanyakan sudah berganti atau berubah menggunakan ucapan kearab-araban, yaitu ‘barakallah fii umrik’.

Mungkin hal ini menjadi trend baru dikalangan masyarakat muslim yang perlahan tapi pasti seolah pelan-pelan melupakan ucapan ulang tahun khas Indonesia, yakni selamat ulang tahun.

Entah para penggunanya mengetahui makna atau arti kalimat ucapan berbahasa Arab tersebut atau tidak, atau mungkin hanya ikut-ikutan trend saja.

Baca Juga:  Siapakah Dajjal dan Bagaimana Sosoknya? Ini Penjelasan Para Ulama

Oleh karena itu, akan sangat memalukan jika sering diucapkan dan didengar, namun kita sendiri tidak mengetahui artinya. Sebenarnya apa sih artinya kalimat “Barakallah fii umrik”, lalu bagaimana hukum mengucapkannya pada hari ulang tahun?

Lafadz Tulisan dan Arti Kalimat Barakallah Fii Umrik

Arti ucapan Barakallah fii umrik tak hanya sekedar ucapan, tapi juga mengandung sebuah arti dan doa di dalamnya.

Secara umum, tulisan Arabnya seperti berikut ini:

بارك الله في عمرك

Transliterasinya:

Barakallah fii umrik

Artinya:

“Semoga Allah memberkahimu dalam usiamu.”

Adapun jika ucapan tersebut dikhususkan untuk orang laki-laki, maka redaksinya:

بَارَكَ الله فِي عُمْرِكَ

Barakallah fii umrika

“Semoga Allah memberkahimu dalam usiamu (laki-laki).”

Lalu bagaimana jika dikhususkan untuk perempuan? Maka redaksinya:

بَارَكَ الله فِي عُمْرِكِ

Barakallah fii umriki

“Semoga Allah memberkahimu dalam usiamu (perempuan).”

Bagaimana Jawaban Seseorang Yang Diberi Ucapan Barakallah Fii Umrik Tersebut?

Tidak lucu, jika seorang muslim yang diberikan doa oleh muslim lainnya, justru tidak membalas kembali doa yang telah diberikan dengan doa pula. Terlebih beberapa di antara kita masih bertanya-tanya, ‘bagaimana jawabnya ya, jika diberi ucapan barakallah fii umrik?’

Nah, pada bagian kali ini akan kami bocorkan kalimat yang cocok untuk membalas kembali doa tersebut. Sama halnya dengan salam, yang notabenenya juga sama-sama merupakan sebuah doa, barakallah fii umrik juga sebaiknya dijawab.

Untuk membalas ucapan بارك الله في عمرك (barakallah fii umrik) yang datang dari seorang laki-laki, anda dapat membalasnya dengan mengucapkan kalimat berikut:

وَفِيْكَ بَارَكَ الله

wa fiika barakallah

Sedangkan untuk membalas ucapan بارك الله في عمرك (barakallah fii umrik) yang datang dari seorang perempuan, anda dapat membalasnya dengan mengucapkan kalimat berikut:

Baca Juga:  Keren, Inilah 5 Jenderal Perang Terhebat dalam Sejarah Islam

وَفِيْكِ بَارَكَ الله

wa fiiki barakallah

Meski keduanya berbeda peruntukannya, namun sama-sama memiliki arti semoga Allah juga memberkahimu.

Lalu, bagaimana jika kita diberi ucapan oleh banyak orang, bagaimana cara membalasnya? Tenang, cukup ganti dhamir-nya saja. Sehingga redaksinya akan berubah seperti berikut ini:

وَفِيْكُمْ بَارَكَ الله

wa fiikum barakallah

Artinya: “Semoga Allah memberkahi kalian semua.”

Adakah bacaan doa lain, untuk mengucapkan ulang tahun?

Ya, tentu banyak. Selain mengucapkan barakallah fii umrik, dalam Islam juga terdapat berbagai macam doa lain yang sama-sama memohonkan doa agar diberikan keberkahan umur. Beberapa doa tersebut di antaranya ialah:

اَللّهُمَّ اِنَّانَسْـأَلُكَ طُوْلَ الْعُمُرِ بِـالطَّاعَةِوَاخْتِمْ لَنَابِـالْأَعْمَالِ الصَّلِحَةِ

Artinya:

“Wahai Tuhanku, kami memohon kepada Engkau umur panjang dengan selalu digunakan untuk taat dan akhirilah umur kami dengan melakukan perbuatan yang baik”

Yang kedua:

اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالۤاخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ

Artinya:

“Ya Allah! Panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Yang Ketiga:

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ

وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

Artinya:

“Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati”

Bagaimana hukumnya mengucapkan barakallah fii umrik di dalam Islam?

Para ulama sebetulnya tidak secara spesifik menjelaskan mengenai hukum mengucapkan barakallah fii umrik. Namun pada dasarnya mengucapkan kalimat selamat hukumnya termasuk mubah. Kalimat selamat yang dimaksud, tercakup juga seperti ucapan barakallah fii umrik.

Senada dengan apa yang dijelaskan di atas, dalam kacamata Nahdlatul Ulama (NU), mengucapkan “Barakallah fii umrik” atau kalimat selamat juga hukumnya mubah, yang artinya jika dikerjakan tidak mendapat pahala ataupun dosa.

Baca Juga:  Perbedaan Nabi Dan Rasul Menurut Mayoritas Ulama

Namun ada hal yang perlu digarisbawahi, yaitu hukum mubah ini berlaku jika dalam pengucapannya tidak mengandung munkar ataupun niat buruk yang dapat mendatangkan dosa bagi pengucapnya.

Bagaimana adabnya dalam merayakan ulang tahun?

Meski berada pada momen spesial, penuh suka cita atau pun dianggap sakral oleh sebagian orang, namun bukan berarti kita dapat bebas melakukan apa saja semau kita.

Sebagai umat muslim, selain memperingati bertambahnya usia, kita juga dianjurkan untuk mengingat akan berkurangnya waktu berada di dunia ini. Sehingga sudah sepatutnya jika kita tahu adab dalam merayakan hari ulang tahun.

Hal yang harus diperhatikan ialah bukan dengan berpesta secara berlebihan atau menghambur-hamburkan uang. Justru dengan intropeksi diri dan mulai menjauhi segala perbuatan maksiat dan tidak bermanfaat. Ini menjadi salah satu cara paling baik untuk merayakan hari ulang tahun.

Demikian pembahasan singkat mengenai ucapan barakallah fii umrik. Semoga dapat memberikan informasi baru agar anda bisa dengan mudah membalas doa ketika ulang tahun dan apa saja yang harus dan sebaiknya dihindari. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam.

Mohammad Mufid Muwaffaq