Jabal Rahmah, Bukit Kasih Sayang; Tempat Bertemunya Nabi Adam dengan Siti Hawa

Jabal Rahmah, Bukit Kasih Sayang; Tempat Bertemunya Nabi Adam dengan Siti Hawa

Pecihitam.org – Jabal Rahmah yang mempunyai makna bukit kasih sayang merupakan tempat bersejarah yang menjadi tempat bertemunya Nabi Adam dan Siti Hawa setelah ratusan tahun berpisah.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebelumnya, Nabi Adam dan Siti Hawa yang tinggal dengan penuh kenikmatan di dalam surga dikeluarkan oleh Allah karena terpercaya dan tertipu Oleh godaan iblis untuk membuang untuk mendekati dan memakan buah yang terlarang.

Mengenai hal ini ya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Alquran Surat Al-Baqarah

قُلْنَا اهْبِطُوْا مِنْهَا جَمِيْعًا ۚ فَاِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّيْ هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

Kami berfirman, “Turunlah kamu semua dari surga! Kemudian jika benar-benar datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah ayat 38)

Baca Juga:  Makna Luruskan dan Rapatkan Shaf dalam Sholat Yang Harus Kamu Pahami

Setelah Nabi Adam dan Siti Hawa diturunkan ke dunia, menurut sebagian pendapat sebagaimana dikutip oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya, Nabi Adam diturunkan di India, sedangkan Siti Hawa diturunkan di Jeddah.

Dari sinilah kemudian tempat ini disebut dengan Jeddah yang berarti nenek, maksudnya Siti Hawa merupakan nenek moyang dari semua manusia. (Tafsir Ibnu Katsir, Jilid I halaman 237)

Ratusan tahun mereka berpisah, kemudian di pertemukan oleh Allah di sebuah bukit yang hingga kini bukit ini dikenal dengan Jabal Rahmah yang terletak di tanah suci Kota Mekkah

Berikut kisah pertemuan antara Nabi Adam dan Siti Hawa di Jabal Rahmah. Bermula dari perintah Allah kepada Nabi Adam untuk melaksanakan ibadah haji.

Di hadapan Ka’bah, Nabi Adam mendapat wahyu melalui Malaikat Jibril untuk berdoa, memohon ampun dan bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas kesalahan yang pernah dilakukannya.

Baca Juga:  Kitab Tuhfat Al Nafis, Karya Mashur Sastrawan Islam Bugis

Nabi Adam pun berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon ampun dan bertaubat kepada Allah disertai dengan merampungkan ibadah hajinya sepenuh jiwa raga.

Selesai melaksanakan ibadah haji berupa tawaf, dan rangkaian ibadah haji lainnya, kemudian para malaikat datang menghampiri Nabi Adam yang sedang berada di Mina. Mereka berkata, “Hajimu telah mabrur (diterima). Sungguh kami telah melakukan haji sebelum kamu selam lima ratus tahun”.

Setelah itu, Nabi Adam mendapatkan perintah dari Allah melalui Malaikat Jibril untuk pergi ke bukit berpadang pasir, Jabal Rahmah dan di sanalah kemudian Nabi Adam bertemu dengan Siti Hawa setelah kurang lebih 300 tahun lamanya mereka berpisah.

Setelah bertemu, kemudian mereka bersatu kembali membina rumah tangga. Merek hidul dengan berkebun, bertani untuk keberlangsungan hidup. Hingga kini, Jabal Rahmah yang menjadi saksi kasih antara dua pemula insan ini sering dijadikan sebagai tempat untuk mengabadikan momen kasih suci.

Baca Juga:  Ratib al Haddad, Amalan Dzikir dan Doa Warisan Ulama

Semoga Allah menganugerhi kita bisa pergi haji dan melihat lukisan sejarah berupa bukit kasih sayang, Jabal Rahmah. Amin!

Faisol Abdurrahman