Memahami Makna Islam Rahmatan Lil ‘alamin yang Sesungguhnya

makna islam rahmatan lil alamin

Pecihitam.org – Seringkali kita mendengar istilah islam Rahmatal lil ‘alamin. Selain itu Dakwah Rasulullah Saw yang mengajak manusia ke jalan Allah Swt agar mendapatkan keselamatan dunia akhirat di sebut dengan Dakwah Rahmatal lil ‘alamin. Lalu apa yang di maksud atau makna Islam Rahmatan lil ‘alamin?

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Adapun untuk memahami makna dari kata rahmat sering sekali di sebutkan dalam dalil Al-Qur’an, yang mana kata rahmat dapat memiliki tujuh makna,

  1. Rahmat di artikan sebagai kelembutan (riqqah), Empati (ta athuf), Memberikan maaf (maghfirah), Penyayang (hanan), sebagaimana yang telah di sebutkan dalam salah satu ayat yaitu dalam Surat Al-Balad ayat 17. Makna rahmat yang pertama ini adalah sebagai lawan kata dari azab, kejahatan, kemudharatan, kekasaran.
  2. Rahmat berarti Rezeki, kenapa di sebut Rezeki? Karena rahmat merupakan salah satu bentuk dari kasih sayang Allah Swt yang selalu di berikan untuk Makhluk-Nya. Tidak ada satunpun makhluk Allah Swt yang terlewat dari segala rahmat Allah Swt. makna rahma ini di sebutkan juga dalam QS. Al-Isra ayat 28.
  3. Rahmat bermakna kenabian, yaitu di utusnya Nabi adalah sebagai bentuk rahmat dari Allah Swt karena ia akan membawa nilai-nilai dan ajaran yang mendatangkan rahmat untuk seluruh umatnya. Makna rahmat sebagai kenabian di jelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 105.
  4. Rahmat berarti tanah yang subur, dalam hal ini tanah yang subur juga menjadi salahsatu bentuk dari rahmat Allah Swt yang secara langsung dapat di rasakan oleh seluruh manusia. Seperti firman Allah Swt dalam QS. Yunus ayat 21.
  5. Rahmat bermakna Al-Qur’an, salah satu rahmat Allah Swt yang paling besar dan istimewa adalah Al-Qur’an yang di turunkan kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantara Mlaaikat Jibril. Al-Qur’an merupakan pedoman dan pegangan manusia untuk mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat, sebagaimana firman Allah Swt pada QS. Yunus ayat 57.
  6. Rahmat berarti hujan, karenaa air merupakan sumber kehidupan dan air menjadikan kehidupan menjadi lebih nyaman. Bahkan makhluk hidup tidak mampu bertahan tanpa air. Llah juga berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 57.
  7. Rahmat bermakna sebagai syurga, tempat di mana anugerah tertinggi Allah Swt untuk Hamba-Nya di akhirat. Seseorang dapat memasuki surga murni karena rahmat yang di berikan Allah Swt.
Baca Juga:  Hadits Nabi: Khasiat Buah Safarjal Untuk Mempercantik Keturunan

Berdasarkan ketujuh makna rahmat yang telah di jelaskan di atas dapat di rumuskan bahwa tugas dakwah Rasulullah Saw yaitu mengajak manusia ke jalan Allah Swt dengan semangat kelembutan dan kasih sayang. Serta dengan cara berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan mengikuti jalan hidup Nabi, agar mendapatkan barakah di dunia dengan rezeki yang cukup, dan tanah yang subur serta mendapatkan nimaat surga di akhirat kelak.

Adapun dalam hadist Qudsi Allah SWT menegaskan bahwa,

ان رحمتي غلبت غضبي

“Seungguhnya rahmat-Ku selalu mengalahkan kemurkaan-Ku”.

Adapun dalam Al-Qur’an menyebutkan bahwa Allah Swt juga mengkaruniai sifat rahmat kepada Nabi Muhammad Saw dalam menyebarkan agama islam. Sebagaimana dalam firman Allah Swt dalam Surat Qs. Ali-Imran ayat 159.

Baca Juga:  Kiai Said: Islam Harus Dibela dengan Peradaban, Bukan dengan Kerumunan Massa!

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

“Maka di sebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu berlaku keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka bertawakal lah kepada Allah Swt. sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.” (Qs. Ali Imran: 159).

Kemudian Rasulullah Saw mewariskan sifat rahmat kepada para sahabat seperti yang di sebutkan dalam sabdanya:

Baca Juga:  Ekosufisme dan Ingatan Kita Untuk Merawat Alam

ارحمون يرحمهم الرحمن ارحموا من في الأرض يرحمكم من في السماء

“Orang-orang yang berkasih sayang di sayangi oleh yang maha Penyayang. Kasihilah orang yang ada di bumi, niscaya Yang di langit akan menyayangi kalian. (HR. Al-Tirmidzi 1975;388).

Kesinambungan sifat rahmat dari Allah Swt kepada Rasulullah Saw dan kepada para sahabatlah yang menjadikan konsep rahmat semakin kukuh dalam ajaran islam. Sehinggga, makna Islam Rahmatan lil ‘alamin adalah sebagai tujuan dari dakwah Rasulullah yang mengajak manusia kepada keselamatan hidup dengan konsep keseimbangan hubungan manusia. Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik