Salah Satu Mukjizat Nabi Isa AS yang Mengagumkan, Adalah Menghidupkan Orang Mati

Salah Satu Mukjizat Nabi Isa AS yang Mengagumkan, Adalah Menghidupkan Orang Mati

Pecihitam.org- Salah satu mukjizat Nabi Isa AS adalah menghidupkan orang yang telah mati, tentunya itu dengan izin Allah SWT. Dan salah satu kisah dari mukjizat itu, saat Nabi Isa diminta sesorang untuk menghidupkan wanita yang sudah mati dan dikubur oleh suaminya. Berikut ini akan dicerita kisah mukjizat nabi Isa dan pengkhianatan seorang wanita.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Suatu hari ada kaum bani Israil mempunyai istri yang paling cantik, lelaki itu sangat mencintai istrinya, tapi sayang istri cantiknya itu telah meninggal dunia. Lelaki itu bersedih dan selalu mendatangi kuburan sang istri. Hingga lewatlah Nabi Isa AS, dan melihat lelaki itu berada di kuburan tersebut dalam keadaan sedih dan menangis.

Nabi Isa pun bertanya kepada lelaki itu, “mengapa kamu menangis?”, lalu lelaki itu bercerita tentang kehilangan sosok istri tercintanya. Nabi Isa pun kembali bertanya “ apakah engkau senang kalua saya menghidupkannya lagi untukmu?” lelaki itu menjawab “iya”. Kemudian Nabi Isa AS berdoa meohon kepada Allah untuk menghidupkan orang yang telah dikubur itu.

Dan tiba-tiba keluarlah sosok lelaki hitam yang hidungnya mengelurakan api, selain itu api juga keluar dari lubang mata, dan juga lubang-lubang lainnya. Rupanya iya mendapatkan siksa kubur, lalu lelaki berkulit hitam berkata “ Laa illaha illaullah, Isa ruhullah “.

Baca Juga:  Gus Dur dan Kisah Kepala Ikan untuk Makan Anjing di Baghdad

Dan pria yang memohon istrinya untuk dihidupkan itu berkata “ wahai Nabiyullah, bukan kuburan ini, tapi yang itu”, ia menunjukan kuburan yang lain. Nabi Isa berkata kepada orang hitam itu “ kembalilah ke tempatmu” lalu lelaki hitam tersebut meninggal dan kembali ke dalam kuburan.

Lalu Nabi Isa menoleh ke kuburan yang ditunjukan oleh lelaki itu dan berkata “ dengan izin Allah, bangkitlah hai yang berada di kuburan ini”, kuburan terbelah dan munculah perempuan yang mengibaskan rambutnya dari tanah, pria itupun berkata “inilah isriku wahai Ruhullah” dan Isa berkata “ambilah Istrimu” lalu lelaki itu membawa istrinya pulang kerumah, Sampai di rumah, lelaki itu ingin tidur dan terlelap di pangkuan sang istri.

Tak berapa lama, pemuda tampan dari seorang raja lewat. Dan wanita yang baru saja dihidupkan Nabi Isa tersebut, , jatuh cinta. Kepala sang suami yang berada di pangkuan dilepaskan dan jatuh ke tanah. Istri lelaki tadi mendekati pangeran tampan itu dan berkata, “ Ambillah saya.”

Kemudian pangeran itu membawanya. Sementara, sang suami dari wanita tersebut bangun dari tidurnya, lelaki itupun bingung karena tak menemukan istri yang baru dihidupkan Nabi Isa. Lelaki itu mencari, dan menemukan istrinya bersama sang pangeran. Lelaki itu berkata, “ Hai anak raja! Ini istriku. Oleh karena itu, lepaskan dia!”.

Akan tetapi, istrinya menolak dan berkata, “ Saya budak pangeran ini.” Dan pangeran itu berkata, “ Apakah kamu cemburu terhadap budakku?” Lelaki itu menjawab, “ Demi Allah, sungguh dia istriku. Sungguh Nabi Isa telah menghidupkannya untukku setelah kematiannya.”

Ketika perdebatan itu terjadi, lewatlah Nabi Isa. Lelaki itu berkata kepada Nabi Isa, “ Wahai Ruhullah. Benarkan perempuan ini adalah istriku yang telah engkau hidupkan untukku?” Nabi Isa menjawab, “ Iya.” Akan tetapi perempuan itu berkata, “ Wahai Ruhullah, dia pembohong. Saya adalah pangeran ini.”

Dan Nabi Isa kemudian bertanya kepada perempuan tersebut “Apakah kamu wanita yang telah aku hidupkan atas izin Allah?” wanita itu menjawab, “ Tidak, demi Allah. Wahai Ruhullah.”

Kemudian Nabi Isa berkata kepada wanita itu, “Kembalikan kepada saya wahai perempuan dan apa yang telah saya berikan kepadamu!” seketika perempuan itu kemudian jatuh dan mati.

Baca Juga:  Kisah Singkat Perjalanan Sunan Gunung Jati Selama 120 Tahun

Lalu, Nabi Isa berkata, “ Barang siapa yang ingin melihat orang yang mati kafir lalu dihidupkan kembali dan beriman lalu mati dalam keadaan beriman, maka lihatlah lelaki yang berkulit hitam itu.” “Dan barangsiapa yang ingin melihat orang yang mati dalam keadaan beriman lalu dia dihidupkan oleh Allah lalu dia kufur dan mati dalam keadaan kufur, maka lihatlah perempuan ini.

Lalu, laki-laki itu bersumpah tidak menikah lagi setelah peristiwa itu. Lalu pergi ke padang pasir untuk beribadah kepada Allah sepanjang hayatnya.

Kisah ini dikutip dari buku “ Mutiara Hikmah Tasawuf” Pustaka Tebuireng, terjemahan dari Kitab An-Nawadir.

Mochamad Ari Irawan