SMA Malnu Pandeglang Dilatih Jiwa Kepemimpinan

Pecihitam.org, PANDEGLANG – Puluhan Siswa di SMA Matla’ul Anwar Lihahdatil Ulama (MALNU) Pusat Menes, Pandeglang, Banten digemblenh agar mampu menggunakan media sosial yang bijak dan berkarakter, hal itu dilakukan melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Peserta Didik (LDKPD).

Selain dipandu untuk menggunakan medsos yang bijak, para siswa tersebut juga dilatih kepemimpinan, dan diajarkan tentang mekanisme pelaksanaan persidangan.

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter para siswa. Sebab dalam kegiatan ini para siswa bakal mendapatkan materi mulai dari teknik persidangan, teknik administrasi keorganisasian, kepemimpinan, public speaking, pembahasan AD/ART dan latihan penggunaan media sosial dengan bijak.

Deden Setiadarma, Ketua pelaksana LDKPD mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter para siswa, memiliki sikap kritis dan bisa berorganisasi yang nantinya dapat diterima ditengah masyarakat.

Baca Juga:  Imbas Wabah Corona di Arab Saudi, Masjid Nabawi Ditutup Total

“Ada beberapa materi yang disampaikan kepada para peserta, yang nantinya bisa diimplementasikan di tengah – tengah masyarakat,” ungkap Deden di SMA MALNU Pusat Menes, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, membaca fenomena yang terjadi saat ini khususnya di media sosial (Medsos), dimana para penggunanya masih ditemukan kurang bijak. Bahkan tak jarang mengarah pada ujaran kebencian dan SARA, maka dari itu melalui kegiatan ini para siswa dipandu cara menggunakan medsos yang bijak.

“Dalam kegiatan ini para siswa diarahkan dan dipandu dalam menggunakan medsos yang baik dan bijak. Kami lihat banyak hate speech atau ujaran kebencian, makanya kami akan memberikan filter kepada mereka supaya bermedia sosial dengan baik dan tidak menyimpang pada konstitusi,” ujarnya

Baca Juga:  HIKADA Cabang Serang Gelar MUSCAB Ke-IV

Ishak, salah seorang pemateri LDKPD menuturkan, bahwa para siswa itu harus memahami tentang pelaksanaan sidang dalam organisasi. Dikatakannya, ada bebera jenis persidangan dalam organisasi, diantaranya sidang pleno dan sidang komisi.

“Sidang merupakan forum formal suatu organisasi, guna membahas masalah tertentu dalam upaya menghasilkan keputusan,” tuturnya

Keputusan persidangan tersebut lanjut Ishak, akan mengikat seluruh elemen organisasi, selama belum dilakukan perubahan.

“Keputusan sidang bersifat final. Sehingga berlaku bagi yang setuju maupun yang tidak setuju,” pungkasnya

Adi Riyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *