Terbongkar, AS Akui Akan Tarik Pasukan dari Suriah Jika Sudah Kuasai Minyak

Pecihitam.org – Iran, lewat Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, telah membongkar pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kehadiran pasukan AS di Suriah.

Lewat video yang diunggah di akun Twitter miliknya, Selasa, 25 Februari 2020, Zarif memperlihatkan pengakuan Trump yang menyebut akan menarik para pasukan AS dari Suriah setelah mereka berhasil mendapatkan minyak.

“Trump baru saja mengakui sesuatu yang kita semua telah tahu: pasukan AS di Suriah untuk mendapatkan minyak,” tulis Zarif.

Dilansir dari stasiun TV Presstv, lewat Liputan Islam, Rabu, 26 Februari 2020, Trump telah berulangkali menekankan kepada publik perihal pengambilan minyak dari Suriah.

Usai mengeluarkan perintah penarikan sebagian pasukan AS dari Suriah, Trump pada akhir Oktober lalu mengatakan bahwa ia ingin perusahaan AS, Exxonmobil , pergi ke sebuah negara Arab untuk mengambil minyak.

Baca Juga:  Gus Miftah dan Ganjar Pranowo Ajak Milenial Jaga NKRI

Dalam cuitannya di Twitter, Zarif juga menyinggung soal konsistensi Trump dalam memerangi terorisme.

Menurutnya, Trump tidak bertempur melawan ISIS, sebab dirinya telah membunuh musuh ISIS nomor satu, yaitu Jenderal Qassem Soleimani.

“Kematian yang hanya dirayakan oleh sekutu-sekutu Trump dan kelompok teroris ISIS,” ujar Zarif.