Usai Teken Perjanjian Damai dengan AS, Taliban Serang Pasukan Afghanistan

Pecihitam.org – Tak lama setelah pihak Taliban meneken perjanjian damai dengan AS, kelompok militan tersebut melancarkan lebih dari selusin serangan ke pangkalan militer Afghanistan.

Dilansir dari AFP, lewat Liputan Islam, Rabu, 4 Maret 2020, seorang pejabat anonim Kementerian Pertahanan Afghanistanmengatakan bahwa gerilyawannya telah menyerang pasukan pemerintah di 13 dari total 34 provinsi negara ini dalam satu malam.

Menurut pengumuman yang dikeluarkan pemerintah Afghanistan, dua tentaranya tewas dalam salah satu serangan yang terjadi di provinsi Kandahar selatan.

Sementara itu, juru bicara gubernur Provinsi Logar, Didar Lawang, menyatakan serangan di provinsi tersebut menewaskan lima pasukan keamanan.

Diketahui, sebelum kesepakatan antara Taliban dan AS di Qatar diteken pada Sabtu lalu telah berlaku gencatan senjata selama sepekan antara Taliban di satu pihak dan pasukan AS dan pasukan Afghanistan di pihak lain.

Baca Juga:  PA 212 Sebut Logo HUT RI Mirip Simbol Agama Tertentu, Pemerintah: Bukan Salib!

Dalam perjanjian damai itu ditetapkan jadwal bagi pasukan asing untuk meninggalkan Afghanistan dalam tempo 14 bulan, dan Taliban pun berjanji untuk mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Kabul.

Dalam kesepakatan tersebut juga dicanangkan pertukaran 5000 tahanan Taliban dengan 1000 tahanan pemerintah Afghanistan pada 10 Maret mendatang.

Namun, pemerintahan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani membantah pencanangan itu.

Pada pekan lalu, Ghani mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump bukan meminta pembebasan tahanan, melainkan bahwa masalah tersebut harus dibahas sebagai bagian dari kesepakatan damai komprehensif yang mencakup pemerintah Kabul.

Muhammad Fahri