Gus Miftah dan Ganjar Pranowo Ajak Milenial Jaga NKRI

Gus Miftah dan Ganjar Pranowo Ajak Milenial Jaga NKRI

Pecihitam.org – Gus Miftah dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama para pemuda kompak berikrar menolak anarkisme dan radikalisme. Hal ini terlihat dari unggahan video pendek di Instagram Gus Miftah pada Jumat, 11 Oktober 2019.

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,” suara Gus Miftah terdengar bersemangat. “Kami generasi milenial menolak anarkisme. Kami generasi milenial menolak radikalisme. Pancasila!” sambung Gus Miftah yang langsung disambut, “Harga mati,” oleh para pemuda di belakangnya.

Rupanya pada momen itu, Gus Miftah dan Ganjar Pranowo sedang menghadiri Sarasechan Kebangsaan di Graha Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Surakarta. Dikutip dari situs humas provinsi Jateng, acara yang dihadiri mahasiswa se-Solo Raya tersebut mengusung tema Generasi Milenial Siap Merawat dan Menjaga NKRI.

Baca Juga:  Temukan ASN Terlibat Radikalisme? Langsung Laporkan ke Situs Ini

Di hadapan para mahasiswa, Ganjar Pranowo menyinggung tentang penggunaan media sosial yang seharusnya untuk menyebarkan hal-hal positif.

“Saya mengajak kaum milenial ini menggunakan sosial media untuk menyampaikan kebenaran dan kebaikan. Di atas politik ada kemanusiaan. Kita harus bersama-sama menjaga Indonesia,” ujar Ganjar.

Sementara itu, Gus Miftah menyoroti soal isu radikalisme yang mengusik nasionalisme bangsa Indonesia. Radikalisme menganggap bahwa nasionalisme tidak ada dalilnya dalam agama. Menurut Gus Miftah, jika ada yang berpikiran seperti itu, artinya belum pernah mengaji.

“Salah tafsir terhadap agama itu karena salah memilih guru. Ilmu tanpa guru ya gurune setan, salah milih guru ya gurune setan. Yang muncul kemudian fitnah,” katanya.

Baca Juga:  Tegas! Ganjar Pranowo Sortir Guru dan Kepsek yang Terindikasi Terpapar Radikalisme

Selain itu, Gus Miftah beranggapan, melemahnya nilai Pancasila di kalangan generasi muda lantaran institusi pendidikan tak lagi menerapkan Penataran P4. “Pancasila melemah itu karena sekarang di SMP, SMA tidak ada lagi Penataran P4,” ujarnya.

Terkait penggunaan media sosial, Gus Miftah mengingatkan, kelak setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah. “Kendalikan sosmedmu, karena tanganmu, jarimu akan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan Allah SWT,” kata Gus Miftah.

https://www.instagram.com/p/B3eL6jHptYr/

Gus Miftah tak lupa mengucapkan terima kasih pada para mahasiswa atas sambutannya. “Terima kasih adek-adek mahasiswa,” tulis Gus Miftah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *