Anies Baswedan Tanggapi Santai Video Ancaman Pembunuhan, FPI Malah Gusar

Anies Baswedan

Pecihitam.org – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan baru-baru ini mendapat teror dari seorang laki-laki lewat sebuah video yang kini tengah viral di media sosial.

Dalam video, pria tersebut tampak mengancam akan membunuh Anies Baswedan dan mantan Ketua Umum Muhammadiyah Amien Rais, serta Imam Besar FPI Habib Rizieq.

Menanggapi video viral itu, Anies Baswedan mengaku telah menerima kiriman video tersebut namun belum sempat melihatnya.

“Saya sudah ada yang ngirimin tapi belum sempat lihat. Apa isinya?” kata Anies, dikutip dari Tribunnews, Kamis, 25 Juli 2019.

Ia pun menilai hal tersebut sebagai bentuk pendapat, pandangan, maupun tanggapan atas dirinya.

“Ya masyarakat bisa menilai sendiri ini adalah sebuah era keterbukaan di mana siapa saja boleh mengungkapkan pendapatnya, pandangannya. Tidak ada yang melarang dan kita semua nanti malah bisa memiliki penilaian objektif atas apa yang dikatakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringatan Harlah ke-94, Gus Yahya Ingatkan Pesan Pendiri NU Kiai Wahab

Anies juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa santai-santai saja dan tidak merasa terganggu dengan ancaman pria tersebut.

“Enggak lah, biasa saja. Saya enggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus Jakarta apapun yang dikatakan orang tugas kita adalah menjalankan semua rencana gitu saja,” ujarnya.

Sementara itu, pengurus FPI Novel Bamukmin mengatakan bahwa lelaki di video tersebut bukan kali pertama mengancam membunuh Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

“Beberapa video sebelumnya juga pernah menyampaikan hal serupa,” kata Novel.

Pihaknya, kata dia, akan mencari keberadaan orang tersebut karena pelaku disinyalir berada di luar Indonesia.

Hingga kini, FPI belum melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Novel mengaku masih mengumpulkan bukti sebelum melaporkannya ke polisi.

Baca Juga:  Pemerintah Belum Bisa Terbitkan Surat Perpanjangan Izin FPI, Ini Alasannya

“Kami harus mengumpulkan data-data dan bukti yang kuat untuk melaporkannya. Insya Allah bila semua sudah lengkap kami juga akan melaporkannya,” ujar Novel, dikutip dari Pikiran Rakyat.

Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *