Inilah Delapan Keistimewaan Bulan Ramadhan yang Selalu Dirindukan

keistimewaan ramadhan

Pecihitam.org – Bagi umat Islam Ramadhan menjadi bulan yang sangat spesial dan penuh berkah, malah mungkin dewasa ini tidak hanya orang islam saja yang merasakan keistimewaannya, namun juga non muslim.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Pada bulan Ramadhan, di pagi-pagi buta, orang yang tadinya masih tidur terlelap tiba-tiba harus bangun untuk makan sahur. Ketika tiba sore hari, pahala bukan hanya Shalat Magrib saja yang ditunggu, namun juga berbuka puasa.

Dua kegiatan diatas menunjukkan sekelumit keistimewaan yang membuat Ramadhan menjadi bulan yang berbeda dan dirindukan. Menahan lapar dan dahaga bukan lagi menjadi siksaan. Bahkan menjadi sebuah nikmat, karena sebagai gantinya, Allah membalas ibadah tersebut dengan banyak keutamaan.

Adapun delapan keistimewaan berikut tidak akan kita temukan dibulan lain selain Ramadhan. Itulah alasan mengapa Rasulullah Saw memerintahkan umatnya agar memanfaatkan moment pada bulan ini dengan sebaik mungkin. Lantas apa saja keistimewaannya?

1. Berpuasa Sebulan Penuh

Tidak ada kewajiban berpuasa satu bulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Tidak dalam hadist atau sabda Nabi, perintah puasa juga datang langsung dari Allah Swt. Puasa pun tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga. Karena Allah Swt akan memberikan pahala yang berlipat sebagai penyelamat hamba-Nya di akhirat kelak.

Bahkan, baunya mulut saat berpuasa saja akan diganjar serupa dengan wangi kasturi. Adapun kewajiban berpuasa dibulan Ramadhan tercantum secara jelas dalam Al -Quran Surat Al-Baqarah: 183

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (Al-Baqarah: 183).

2. Bulan Diturunkannya Al-Quran

Baca Juga:  Begini Cara Sederhana Agar Kita Bisa Mengenali Hadits Dhaif

Bulan Ramadhan ini begitu mulia, karena Allah memilihnya sebagai bulan diturunkannya sumber dari segala ilmu. Tidak hanya pengetahuan masa lalu dan masa kini. Allah menjabarkan dalam Alquran tentang ilmu pengetahuan di masa depan secara detail. Sebagaimna tertulis dalam AL Quran surat Al-Baqarah 185 yang artinya:

“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).”

3. Pahala yang Berlipat

Bagi umat Islam, Ramadhan menjadi ladang amal yang luar biasa. Dimana ibadah satu dibalas dengan seribu kebaikan, ibadah wajib mendapatkan pahala berkali lipat jumlahnya, ibadah sunnah berpahala layaknya ibadah wajib.

Begitu istimewanya bulan ini, sehingga di akhir Ramadhan, orang beriman selalu menangis karena tidak ingin Ramadhan pergi. Rasulullah Saw bersabda dalam Khutbahnya di akhir Sya’ban.

“Hai manusia, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah telah menaung. Bulan yang didalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan yang padanya Allah mewajibkan berpuasa. Qiyamullail disunnahkan. Barang siapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu,nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan (HR. Bukhori-Muslim).

4. Bulan Penuh Keberkahan

Baca Juga:  Akhlak Rasulullah yang Membuat Para Sahabat Begitu Mencintainya

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan berkah, sehingga sayang jika dilalui tanpa ibadah. Terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka, sehingga begitu banyak kesempatan seorang Muslim untuk kembali ke jalan yang lurus saat Ramadhan.

“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’i, dan Baihaqi).

5. Ramadhan Bulan Pengampunan Dosa

Keistimewaan Ramadhan selanjutnya adalah pintu-pintu taubat dibuka selebar-lebarnya oleh Allah. Artinya ada banyak kesempatan bagi umat untuk memohon ampunan kepada-Nya. Bukankah pada sebelas bulan lainnya kita sudah banyak berbuat kemaksiatan dan dosa. Maka di satu bulan inilah waktu yang tepat untuk kembali mensucikan diri dan mohon ampun kepada Allah.

Bahkan ibadah yang sempurna pada bulan Ramadhan akan menjadikan seorang muslim kembali suci bagaikan bayi yang baru lahir. Sebagaimana keterangan hadits Nabi Saw,

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan ihtisab, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (HR. Bukhari)

“Shalat yang lima waktu, dari jumat ke jumat, dan Ramadhan ke Ramadhan, merupakan penghapus dosa di antara mereka, jika dia menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)

6. Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup

“Jika datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan syetan dibelenggu.” (HR. Muslim)

7. Bulan yang Mendidik Ketaqwaan

Baca Juga:  Suluk Linglung dan Konsep Ketuhanan Sunan Kalijaga, Bagian II

Menahan haus, lapar dan amarah bukanlah hal yang mudah, karena itu merupakan jalan menuju sifat-sifat sabar yang taqwa. Itulah mengapa berpuasa sebulan penuh pada Ramadhan dapat membimbing umat Islam mencapai ketawaan.

Kita bisa melihatlah bagaimana saat bulan Ramadhan amal kebaikan dimasyarakat semakin meningkat. Orang-orang menjadi lebih rajin ke masjid, lebih rajin bersedekah dan bersilaturahmi antar sesama.

8. Terdapat Malam Lailatul Qadar

Inilah salah satu keistimewaan Ramadhan yang tak ternilai harganya dan pasti tidak ada di bulan-bulan yang lainnya. Ya, malam lailatul Qadar menjadi malam yang begitu diinginkan oleh orang-orang yang beriman. Sebab di malam tersebut, amalan yang dilakukan pahalnya lebih baik dari amalan di 1000 bulan.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr 1-3)

Semoga Allah Swt mempertemukan kita semua pada bulan Ramadhan yang mulia dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu beriman. Amiin.

Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik