Ini Keistimewaan Bagi Istri yang Patuh Kepada Suami, Pasanganmu Harus Baca!

Keistimewaan Bagi Istri yang Patuh Kepada Suami

Pecihitam.org – Pada beberapa artikel sebelumnya, saya sudah menguraikan tentang istri-istri yang durhaka kepada suami. Dan sekarang saya akan menjelaskan sedikit di dalam artikel ini tentang keistimewaan istri yang patuh kepada suami.

Alangkah senang dan bahagianya apabila kita menjadi seorang istri yang patuh dan juga taat kepada suami, hidup dalam rumah tangga yang selalu damai dan tenteram sepanjang hayat.

Kerena salah satu tujuan menikah adalah untuk mengatur hubungan antara laki-laki dan perempuan berdasarkan pada asas saling menolong dalam wilayah kasih sayang dan cinta serta penghormatan.

Di dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin imam Al-Ghazali menyebutkan, istri wajib mematuhi perintah suami, apa saja yang diperintahinya yang tidak membawa kepada maksiat, dan tidak boleh melanggar perintahnya atau yang di cegah oleh suaminya, istri wajib patuh kepada suami, apapun perintah suaminya selama itu tidak menyalahi syariat.

Diantara perilaku-perilaku istri yang harus patuh kepada suami yaitu:

1. Ibnu Majah dari Abi Umamah meriwayatkan, tidak ada kebaikan seorang mukmin yang berfaedah setelah takut kepada Allah swt daripada istri yang salehah. Jika suami menyuruh istrinya maka ia patuh kepadanya dan memberi kebaikan kepada suaminya. Jika suaminya tidak ada di rumah maka dia memelihara dirinya dan harta suami. Rasulullah saw pernah bersabda:  

Baca Juga:  Ini Komentar Sang Motivator Islam Ippho santosa Tentang Maulid Nabi

“sebaik-baik wanita adalah: yang jika engkau melihatnya, maka ia membahagiakanmu. Jika engkau memerintahnya, maka ia senantiasa menaatimu. Jika engkau memberikan sesuatu kepadanya, maka ia senantiasa berbuat baik kepadamu. Apabila kamu tidak berada disisinya, ia selalu menjaga dirinya dan hartamu.”

Diriwayatkan oleh Ali dan Rafi’i dari Abi sa’id, apabila laki-laki memandang istri dan istri juga memandang suaminya maka Allah swt melihat mereka dengan rahmat-Nya, apabila memegang tangannya maka gugur segala dosa mereka pada sela-sela anak jari mereka.

Thayalisi meriwayatkan bahwa hak suami kepada istri itu adalah istri jangan mencegah suaminya walau sibuk sekalipun.

Telah meriwayatkan oleh Tabrani, seorang istri tidak bisa menunaikan hak kepada Allah swt sebelum menunaikan hak kepada suaminya, jika suami menginginkannya maka jangan mencegah, walaupun sibuk sekali. Rasulullah saw pernah bersabda:

اِذَا دَعَا الرَّجُلُ زَوْجَتَهُ لِحَاجَةٍ فَلْتَأْتِيَنَّهُ وِاِنْ كَانَتْ عَلَى التَّنُوْرِ

  Artinya: “Apabila suami memanggil istrinya karena ada keperluan maka hendaklah istri datang kepada suami, walaupun istrinya diatas dapur”.

Seorang istri tidak boleh puasa sunnah kecuali dengan izin suaminya jika tetap berpuasa juga maka berdosa dan tidak diterima puasanya.

Baca Juga:  Inilah Cara Yang Benar Menyikapi Sobekan Al-Qur’an

Seoarang istri tidak boleh memberi sesuatu dari rumah suami tanpa izin dari suaminya kecuali makanan basah yang ditakuti kadarluarsa maka boleh memberi kepada seseorang dengan tanpa izin suaminya.

Apabila suami musafir jangan pernah kamu bersuka-suka, bermain-main, jangan berhias hingga pulang suamimu, dan juga jangan pernah menyalahi janji suamimu.

Apabila seorang istri mengerjakan poin-poin yang telah disebut di atas maka dia akan mendapatkan keutamaan bagi istri yang patuh kepada suami. Diantara keutamaan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Rasulullah saw bersabda, apabila seorang istri mengerjakan shalat lima waktu, puasa ramadhan, memelihara faraj dan patuh kepada suaminya, maka dia dimasukkan ke dalam syurga dari pintu mana saja yang dia sukai.
  2. Apabila ada seorang istri yang meninggal dalam keadaan ridha suaminya, maka masuk dia ke dalam syurga.
  3. Rasulullah saw pernah bersabda, sebaik-baik istri dari umatku yaitu yang terlebih baik mereka kepada suaminya dan terangkat derajat mereka siang dan malam beserta seribu pahala syahid perang sabilillah.
  4. Rasulullah saw juga pernah bersabda, istri yang shalehah itu terlebih baik dari pada laki-laki yang shalih.
Baca Juga:  Apa Perbedaan Salaf, Salafi dan Salafiyah? Ini Penjelasannya

Inilah sebahagian kategori keutamaan istri yang patuh kepada suami. Disini saya hanya menguraikan sebahagian kecil saja. Mungkin masih banyak lagi kelebihan-kelebihannya yang telah di sebutkan di dalam kitab-kitab besar di atasnya lagi. Semoga bermanfaat dan semoga kita semua menjadi para istri-istri yang termasuk ke dalam salah satu kategori-kategori tersebut. Aamiin…

Wallahu a’lam

Disarikan Dari: Kitab Muhimmah (kitab yang disamping kitab al-Yawaqib wa al-Jawahir), hal. 16-18.

Mehri Andani MB
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG