Lagi, Iran Luncurkan Serangan Roket ke Kedutaan AS di Irak

Pecihitam.org – Iran kembali melancarkan serangan roket ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Irak pada Minggu, 26 Januari 2020. Serangan Iran tersebut kembali membuat situasi di Timur Tengah memanas.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Selasa, 28 Januari 2020, aparat setempat mengatakan satu roket Iran menghantam area kafetaria pada saat jam makan malam dan dua sisanya jatuh di dekatnya. Satu orang dilaporkan terluka dalam peristiwa tersebut.
Serangan Iran itu sontak membuat AS geram. Amerika bahkan menuduh Iran sebagai dalang dibalik serangan tersebut.

Usai serangan tersebut, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo meminta pemerintah Irak mengambil tindakan untuk melindungi fasilitas diplomatik AS.

“Pemerintah #Irak harus mengambil langkah segera untuk melindungi fasilitas diplomatik kami sebagaimana diharuskan hukum internasional,” kata Mike Pompeo lewat unggahannya di akun Twitter miliknya, Senin, 27 Januari 2020.

Baca Juga:  Anies Baswedan Tanggapi Santai Video Ancaman Pembunuhan, FPI Malah Gusar

Senada dengan Mike, Juru bicara kementerian luar negeri AS juga menyerukan kepada pemerintah Iran untuk memenuhi kewajibannya melindungi fasilitas diplomatik milik AS di Irak.

“Kami menyerukan kepada pemerintah Iran untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi fasilitas diplomatik kami,” kata seorang juru bicara, dikutip dari AFP.

“Sejak September telah terjadi lebih dari 14 serangan oleh Iran dan milisi yang didukung terhadap personil AS di Irak. Situasi keamanan tetap tegang dan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran tetap menjadi ancaman. Jadi, kami tetap waspada,” sambungnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Irak Adel Abdel Mahdi dan ketua Parlemen Mohammed Halbusi mengecam insiden serangan tersebut.

Adel Abdel menegaskan kejadian itu sangat berisiko dan bisa membawa Irak dalam peperangan.

Baca Juga:  Tak Terima Jenderalnya Tewas, Iran Siapkan Rp1,1 Triliun Untuk Kepala Donald Trump

Hal tersebut disampaikan pihaknya karena Irak kerap kali menjadi medan perang bagi AS dan Iran. Setidaknya ada dua serangan besar dari AS dan Iran yang terjadi di Irak.

“Pertama, di bandara internasional Baghdad pada 3 Januari 2020, di mana Jenderal Iran Qasem Soleimani tewas. Kedua, dua pangkalan militer AS di Irbil dan Ayn Al-Ansad di bombardir rudal Iran pada 8 Januari lalu,” ujarnya.