Membaca Surah Al-Mulk dengan Rutin Dapat Menghindarkan Kita dari Siksa Kubur

Membaca Surah Al-Mulk dengan Rutin Dapat Menghindarkan Kita dari Siksa Kubur

Pecihitam.org – Siapa yang tidak takut dengan siksa kubur? Siksa kubur adalah sesuatu yang menyakitkan yang terjadi setelah mayit dalam kubur tidak mampu menjawab pertanyaan dari Malaikat Munkar dan Nakir. Siksa kubur adalah sesuatu yang haq menurut para ulama. Namun dengan membaca surah al-Mulk dengan rutin dapat menghindarkan kita dari siksa kubur.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Adapun firman Allah yang mendasari adanya siksa kubur ini adalah QS. Ibrahim: 27, yaitu sebagai berikut:

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْءَاخِرَةِ ۖ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظّٰلِمِينَ ۚ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَآءُ

Artinya: Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. [QS. Ibrahim: 27]

Dalam tafsir Jalalain dan Ibnu Katsir disebutkan bahwa ayat ini menjelaskan bahwa siksa kubur itu adalah haq, benar adanya. Siksa kubur diterima oleh mereka yang tidak dapat menjawab pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir. Dalam ayat ini, mereka adalah orang-orang yang zalim yaitu orang yang tidak beriman dan menutupi kebenaran selama hidupnya.

Sedangkan hadis Nabi yang memperkuat ayat siksa kubur tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Bunda Aisyah r.a, sebagai berikut:

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 50-54; Seri Tadabbur Al Qur'an

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ شُعْبَةَ سَمِعْتُ الْأَشْعَثَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ يَهُودِيَّةً دَخَلَتْ عَلَيْهَا فَذَكَرَتْ عَذَابَ الْقَبْرِ فَقَالَتْ لَهَا أَعَاذَكِ اللَّهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ فَسَأَلَتْ عَائِشَةُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ عَذَابِ الْقَبْرِ فَقَالَ نَعَمْ عَذَابُ الْقَبْرِ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدُ صَلَّى صَلَاةً إِلَّا تَعَوَّذَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ زَادَ غُنْدَرٌ عَذَابُ الْقَبْرِ حَقٌّ

Artinya: Telah menceritakan kepada kami ‘Abdan telah mengabarkan bapakku kepadaku nd Syu’bah; aku mendengar Al Asy’ats dari Bapaknya dari Masruq dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha (berkata); ada seorang wanita Yahudi menemuinya lalu menceritakan perihal siksa kubur kemudian berkata (kepada Aisyah radliallahu ‘anha); “Semoga Allah melindungimu dari siksa kubur”. Kemudian setelah itu ‘Aisyah radliallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam perihal siksa kubur, maka Beliau menjawab: “Ya benar, siksa kubur itu ada”. Kemudian ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Maka sejak itu aku tidak melihat Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam setelah melaksanakan shalat kecuali Beliau memohon perlindungan dari siksa kubur”. Ghundar menambhakan: “Siksa kubur itu benar adanya”. [HR. Bukhari]

Baca Juga:  Surah An-Nahl Ayat 118-119; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Rasulullah saw sangat menyayangi umatnya. Oleh karena itu, ia mengabarkan kepada umatnya bahwa membaca surah al-Mulk dengan rutin dapat menghindarkannya dari siksa kubur. Hal ini sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Ibnu Abas:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَمْرِو بْنِ مَالِكٍ النُّكْرِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي الْجَوْزَاءِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ ضَرَبَ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِبَاءَهُ عَلَى قَبْرٍ وَهُوَ لَا يَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ حَتَّى خَتَمَهَا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي ضَرَبْتُ خِبَائِي عَلَى قَبْرٍ وَأَنَا لَا أَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الْمُلْكِ حَتَّى خَتَمَهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ الْمَانِعَةُ هِيَ الْمُنْجِيَةُ تُنْجِيهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib telah menceritakan kepada kami Yahya bin ‘Amru bin Malik An Nukri dari Ayahnya dari Abul Jauza` dari Ibnu Abbas ia berkata; “Sebagian sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membuat kemah di atas pemakaman, ternyata ia tidak mengira jika berada di pemakaman, tiba-tiba ada seseorang membaca surat TABAARAKAL LADZII BIYADIHIL MULKU (Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan) “. sampai selesai, kemudian dia datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata; “Wahai Rasulullah sesungguhnya, aku membuat kemahku di atas kuburan dan saya tidak mengira jika tempat tersebut adalah kuburan, kemudian ada seseorang membaca surat TABARAK (surat) Al Mulk sampai selesai, ” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dia adalah penghalang, dia adalah penyelamat yang menyelamatkannya dari siksa kubur.” [HR. Nasai]

Baca Juga:  Surah Al-Anfal Ayat 73; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Menurut Abu Isa, kualitas jalur sanad dari Ibnu Abbas ini hasan gharib. Sementara hadis mengenai siksa kubur juga diriwayatkan oleh Abu Hurairah.

Demikian pembahasan mengenai keutamaan membaca surah al-Mulk dapat menghindarkan siksa kubur. Semoga bermanfaat. Wallaahu a’lam bishsawab.

Azis Arifin