Polisi Pastikan Tersangka Penusuk Syekh Ali Jaber Tak Alami Gangguan Jiwa

Pecihitam.org – Polisi memastikan pelaku penusuk ulama Syekh Ali Jaber, AA (25), tidak dalam kondisi gila atau mengalami gangguan jiwa.

Hal itu dipastikan aparat setelah mendapatkan hasil pemeriksaan kejiwaan dari tim psikiater Pusdokes Polri terhadap tersangka AA.

Dalam pemeriksaan itu, tim psikiater Pusdokes Polri memeriksa dan mengobservasi tersangka AA dalam sesi tanya jawab.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

Ia mengatakan, setelah dilakukan sesi tanya jawab, tim psikiater menyatakan bahwa tersangka tidak mengalami gangguan kejiwaan.

“Tersangka bisa menjawab pertanyaan dari psikiater. Jadi tersangka ini masih sadar,” kata Pandra, Rabu 16 September 2020, dikutip dari kompascom.

Baca Juga:  Usai Ditusuk, Syekh Ali Jaber Sempat Cegah Massa Tak Hakimi Pelaku

Sebelumnya, polisi menangkap AA setelah tersangka menusuk Syekh Ali Jaber saat menghadiri Wisuda Tahfidz Alquran di Masjid Falahudin, Lampung, pada Minggu 13 September 2020, lalu.

Akibat peristiwa tersebut, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bahu kanan.

Sejumlah kabar pun menyebutkan bahwa tersangka AA mengidap gangguan jiwa. Namun, kabar tersebut diragukan oleh Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber menyebutkan bahwa pelaku yang berusaha menikamnya saat mengisi acara di salah satu masjid di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, merupakan orang yang terlatih.

Oleh karenanya, pendakwah ini tidak terima bila pelaku dianggap gila.

“Saya masih tidak terima pelaku ini bila dianggap gila,” kata Syekh Ali Jaber, Senin 14 September 2020, dikutip dari Antara.

Baca Juga:  Viral, Warga Ngamuk karena Dilarang Kepala Desa Shalat Id Berjamaah

Menurutnya, saat berhadapan langsung, pelaku mencoba menusuknya di bagian vital. Namun, karena ada sedikit gerakan darinya, pisau tersebut menuju lengan atas kanannya atau bahu.

“Reaksi pelaku saat berhadapan dengan saya dia coba tusuk kemudian karena gagal menusuk di bagian yang dinginkan pisau yang menancap di tangan ini coba ditariknya dengan kekuatan dan keberanian namun patah saat ada gerakan memutar dari saya. Melihat itu mohon maaf ini bukan seperti orang gila dia sangat berani bahkan terlatih,” ujar Syekh Ali Jaber.

“Saya harap hukum dapat berjalan dan serta aparat keamanan dapat berlaku amanah, dan jujur karena kepercayaan kami kepada mereka sangat besar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kyai Said Aqil Minta Pelaku Penusuk Syekh Ali Jaber Dihukum Berat
Muhammad Fahri