Sifat Sama’ dan Bashar, Sifat ke-11 dan 12 dari 20 Sifat Yang Wajib Bagi Allah SWT

sifat sama' dan bashar allah

Pecihitam.org – Kali ini akan kita pelajari bersama tentang Sifat ke 11 dan 12 yang wajib bagi Allah Ta’ala, yakni Sifat Sama’ dan Bashar (Mendengar dan Melihat). Saya himpun dua sifat ini dalam satu artikel agar lebih mudah tuk di pahami, karena berkaitan erat antara satu dengan lainnya dalam hal ta’luq dan dalil-dalil keduanya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Di dalam aqidah Ahlussunnah wal Jamaah, Allah SWT wajib memiiki Sifat Sama’ (سَمْعٌ) dan Bashar (بَصَرٌ), dan mustahil bagi Allah bersifat Shamam (صَمَمٌ) dan ‘Ama (عَمى)

Secara Bahasa Sama’ berarti Mendengar dan Bashar berarti Melihat. Sedangkan menurut istilah adalah sebagaimana yang terdapat di dalam kitab Kifayatul ‘Awam Karangan Syeikh Muhammad Al-Fudhali :

 “Sifat Sama’ dan Bashar adalah dua sifat yang berdiri dengan setiap yang maujud (ada), dalam artian tersingkap dengan dua sifat tersebut segala sesuatu yang maujud baik yang maujud itu wajib maupun jaiz”

Dua sifat ini ta’luq ia kepada Zat Allah Ta’ala dan sifat-sifat-Nya. Maksudnya, zat Allah Ta’ala beserta dengan sifat sifat-Nya dapat tersingkap bagi Allah sendiri dengan sifat Sama’ dan Bashar yang ada pada-Nya.

Baca Juga:  Qudrah, Sifat Wajib Yang Ke-Tujuh Bagi Allah SWT

Allah Ta’ala Maha mendengar segala sesuatu baik suara maupun zatnya. Berbeda halnya dengan pendengaran kita makhluk yang hanya dapat mendengar terhadap suara, tidak zat.

Begitu pula halnya dengan sifat Bashar Allah Ta’ala. Dia maha Melihat segala sesuatu baik yang qadim maupun yang baharu, baik sesuatu tersebut berupa zat maupun suara. Berbeda dengan penglihatan kita makhluk yang hanya dapat melihat sesuatu berupa zat yang baharu, kita tidak dapat melihat suara.

Lalu bagaimanakah kaifiyat atau cara Allah SWT mendengar zat dan melihat suara ? ini tidaklah dapat kita jawab bagaimana caranya, hanya Allah Ta’ala yang tahu hakikat dari semua itu. Yang namun wajib bagi kita tuk meyakininya.

Allah Ta’ala Maha Melihat tanpa menggunakan bola mata dan Maha Mendengar tanpa menggunakan telinga, tidak seperti yang berlaku pada kita makhluk. Maha Suci Allah daripada menyerupai dengan segala yang baharu (makhluk).

Baca Juga:  Mukhalafatuhu Lilhawadits, Sifat Wajib Ke-empat Bagi Allah SWT

Dalil ‘Aqli

Setiap yang hidup pastilah ada baginya salah satu dari pada dua sifat yang berlawan, yakni antara mendengar atau tuli dan antara dapat melihat atau buta.

Allah SWT zat Wajibul Wujud yang Maha Hidup, bila Allah Ta’ala bersifat dengan tuli dan buta maka itu berarti ada kecacatan atau kekurangan pada-Nya. Tidaklah mungkin Tuhan Yang mencipta dan mengatur alam ini bersifat dengan sifat kekurangan semisal tuli dan buta. Bila dua sifat ini ada pada Allah, maka sungguh tidak akan ada alam ini beserta segala isinya, dan ini mustahil.

Akal yang sehat akan menolak mentah-mentah bila dua sifat kekurangan tersebut ada bagi Allah SWT, dan kemudian menetapkan dua sifat kesempurnaan bagi-Nya, yakni Sifat Sama’ dan Bashar (Mendengar dan Melihat)

Dalil Naqli

  • Surat Ghafir ayat 56 :
Baca Juga:  PENTING!!! Membagi Tauhid Menjadi 3 Bukanlah Ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah

إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

 “Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat”

  • Surat Asy-Syuura ayat 11 :

وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

“Dan Dialah Yang Maha Mendengar dan Melihat”

  • Surat Thaahaa ayat 46 :

إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَىٰ

“Sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat”

Didalam kitab Tanwirul Qulub karya Syeikh Muhammad Amin Al-Kurdi Terdapat sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Rasulullah SAW bersabda :

اِرْبَعُوا عَلَى اَنْفُسِكُمْ فَإِنَّكُمْ لَا تَدْعُوْنَ أَصَمَّ وَلَا غَاإبًا وَإِنَّمَا تَدْعُوْنَ سَمِيْعًا بَصِيْرًا

“Rendahkanlah suara kalian, karena sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada zat yang tuli dan jauh, tetapi kalian berdoa kepada Tuhan Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat” <HR. Bukhari>

Demikian sedikit pembahasan tentang Sifat Sama’ dan Bashar yang Wajib bagi Allah Ta’ala. Wallaahu A’lam Bisshawaab !

Muhammad Haekal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *