Surah At-Taubah Ayat 69; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 69

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 69 ini menyinggung sikap berpura-pura dan munafik sepanjang sejarah. Kepada orang-orang Munafik, ayat ini mengatakan bahwa jangan kalian menyangka bahwa orang yang cerdas dan pintar itu adalah mereka yang dapat menipu dan mencundangi orang-orang Mukminin.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Surah At-Taubah Ayat 69 juga menyebutkan tentang kepura-puraan mereka sebagai orang-orang yang taat beragama. Namun pada akhirnya mereka pergi dari dunia ini dengan kehinaan, celaan, yang pada gilirannya di Hari Kiamat kelak mereka akan datang dengan tangan kosong dan hampa.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 69

كَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنْكُمْ قُوَّةً وَأَكْثَرَ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا فَاسْتَمْتَعُوا بِخَلَاقِهِمْ فَاسْتَمْتَعْتُمْ بِخَلَاقِكُمْ كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ بِخَلَاقِهِمْ وَخُضْتُمْ كَالَّذِي خَاضُوا ۚ أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Terjemahan: (keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.

Tafsir Jalalain: Keadaan kalian hai orang-orang munafik كَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ كَانُوا أَشَدَّ مِنْكُمْ قُوَّةً وَأَكْثَرَ أَمْوَالًا وَأَوْلَادًا فَاسْتَمْتَعُوا (seperti keadaan orang-orang yang sebelum kalian, mereka lebih kuat daripada kalian dan lebih banyak harta benda dan anak-anaknya daripada kalian. Maka mereka telah menikmati) mereka telah bersenang-senang

بِخَلَاقِهِمْ (dengan bagian mereka) maksudnya bagian duniawi mereka فَاسْتَمْتَعْتُمْ (dan kalian telah menikmati) hai orang-orang munafik بِخَلَاقِكُمْ كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ بِخَلَاقِهِمْ وَخُضْتُمْ (bagian kalian sebagaimana orang-orang yang sebelum kalian menikmati bagiannya dan kalian mempercakapkan) hal-hal yang batil dan mencela Nabi saw.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 106; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

كَالَّذِي خَاضُوا (sebagaimana mereka mempercakapkannya) seperti apa yang biasa mereka pergunjingkan. أُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ (Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat dan mereka itulah orang-orang yang merugi).

Tafsir Ibnu Katsir: Allah SWT menyebutkan bahwa mereka (orang-orang munafik) itu telah menerima azab Allah di dunia dan akhirat, sebagaimana azab yang telah diterima oleh orang-orang yang sebelum mereka.

Firman Allah SWT: بِخَلاقِهِمْ bagian mereka. Yakni kebaikan berkat agama mereka. {كَمَا اسْتَمْتَعَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ بِخَلاقِهِمْ وَخُضْتُمْ كَالَّذِي خَاضُوا} dan kalian mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Maksudnya, mempercakapkan kebatilan dan kedustaan.

{أُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ} Mereka itu amalannya menjadi sia-sia. Semua usaha mereka sia-sia, maka tidak ada pahala bagi mereka karena amalan mereka rusak (batil).

{فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ} di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi. Dikatakan demikian karena mereka tidak mendapat pahala dari amalan­nya.

Ibnu Jarir telah meriwayatkan dari Amr ibnu Ata, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: seperti keadaan orang-orang yang sebelum kalian (Surah At-Taubah ayat 69 hingga akhir ayat).

Ibnu Abbas mengatakan bahwa alangkah miripnya malam ini dengan malam kemarin. seperti keadaan orang-orang yang sebelum kalian. Mereka adalah kaum Bani Israil, Allah telah menyerupakan kita dengan mereka. Saya tidak mengetahui maksudnya, hanya saja beliau Saw. telah bersabda:

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 146; Seri Tadabbur Al Qur'an

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَتَتَّبِعُنَّهُمْ حَتَّى لَوْ دَخَلَ الرَّجُلُ مِنْهُمْ جُحر ضَبٍّ لَدَخَلْتُمُوهُ”.

Demi Tuhan yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan­nya, sesungguhnya kalian benar-benar akan mengikuti perilaku mereka; sehingga jika ada seseorang dari mereka memasuki liang biawak, niscaya kalian akan ikut memasukinya.

قَالَ ابْنُ جُرَيْج: وَأَخْبَرَنِي زِيَادُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ مُهَاجِرٍ، عَنْ سَعِيدُ بْنُ أَبِي سَعِيدٍ المَقْبُري، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَتَتَّبِعُنَّ سَنَن الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ، شِبْرًا بِشِبْرٍ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ، وَبَاعًا بِبَاعٍ، حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْر ضَبٍّ لَدَخَلْتُمُوهُ”. قَالُوا: وَمَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ أَهْلُ الْكِتَابِ؟ قَالَ: “فَمَه”

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada Ziyad ibnu Sa’d, dari Muhammad ibnu Ziyad ibnu Muhajir, dari Sa’id ibnu Abu Sa’id Al-Maqbari, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Demi Tuhan yang jiwa aku berada di dalam genggaman-Nya, sungguh kalian akan mengikuti sunnah (perilaku) orang-orang yang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, dan sedepa demi sedepa; sehingga jika mereka memasuki liang biawak, niscaya kalian akan memasukinya pula. Para sahabat bertanya. ”Wahai Rasulullah, siapakah mereka itu? Apakah mereka adalah kaum Ahli Kitab?” Rasulullah Saw. menjawab, “Lalu siapa lagi kalau bukan mereka?”

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Abu Ma’syar, dari Abu Sa’id Al-Maqbari, dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw., lalu disebutkan hal yang semisal. Tetapi ditambahkan bahwa Abu Hurairah r.a. berkata, “Jika kalian suka, bacalah firman-Nya: ‘sebagaimana orang-orang yang sebelum kalian, hingga akhir ayat.” Abu Hurairah mengatakan bahwa al-khalaq artinya agama.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 13-15; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

{وَخُضْتُمْ كَالَّذِي خَاضُوا} dan kalian mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, apakah seperti yang dilakukan oleh orang-orang Persia dan orang-orang Romawi?” Rasulullah Saw. menjawab; “فَهَلِ الناس إلا هم” “Tiada lain orang yang dimaksud adalah mereka.” (Hadis ini mempunyai syahid sahih yang menguatkannya).

Tafsir Quraish Shihab: Keadaan kalian, wahai orang-orang munafik, sama seperti keadaan orang-orang kafir dan munafik sebelum kalian. Mereka, yang lebih kuat dan lebih banyak memiliki harta dan anak daripada kalian, telah menikmati kesenangan dunia yang diberikan, berpaling dari berzikir dan bertakwa kepada Allah.

Mereka menyambut nabi-nabi yang diutus kepada mereka dengan sikap meremehkan dan mengolok-olok di antara sesama mereka. Kalian pun menikmati kesenangan dunia seperti yang mereka nikmati dulu.

Kalian juga melakukan seperti apa yang mereka lakukan, yaitu kemungkaran dan kebatilan. Perbuatan mereka akan sia- sia dan tidak akan berguna di dunia atau di akhirat. Mereka adalah orang-orang yang merugi. Nasib dan tempat kembali kalian sama buruknya dengan mereka.

Alhamdulillah, kita telah mentadaburi bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 69 menurut Tafsir Jalalain, Tafsir Quraish Shihab dan Tafsir Ibnu Katsir. Semoga semakin menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S