Tanda-tanda dan Peristiwa Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW

kelahiran nabi Muhammad saw

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. al-Azhab: 56)

Pecihitam.org – Pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal merupakan momen sejarah paling penting bagi umat Islam di seluruh dunia. Sebab pada hari tersebutlah Nabi agung kita yang Maulana Muhammad SAW dilahirkan ke dunia ini.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Muhammad SAW yang menjadi Nabi akhir zaman lahir dari pasangan ayah Abdullah bin Abdul Muthalib dan ibu Aminah. Abdullah ayah beliau telah wafat saat ibunya mengandung di usia tujuh bulan.

Bagi umat Islam bulan ini popular dengan istilah bulan Maulud, yang merupakan bulan paling dinanti-nanti dan sangat istimewa. Sepanjang bulan ini kenduri baik di rumah maupun di masjid tak pernah berhenti. Acara dzikir dan pembacaan maulid pun bergema di mana-mana sebagai wujud buah kecintaan dan kerinduan pada baginda Rasulullah SAW.

Sirah Nabawiyah atau sejarah perjalanan hidup Rasulullah SAW adalah sumber inspirasi dan teladan utama bagi umat Islam dalam menjalani setiap langkah kehidupannya di dunia.

Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah, atau bertepatan dengan 20 April 571 Masehi.

Ketika itu kota Mekkah sedang dilanda kecamuk ancaman perang. Pasukan Abrahah Al Ashram menyerang Kota Mekkah dan ingin menghancurkan Ka’bah, peninggalan Nabi Ibrahim AS.

Namun rencana Abrahah gagal sebab pasukannya ditaklukkan oleh burung ababil yang tiba-tiba memenuhi seluruh langit Kota Mekkah.

Itulah salah satu peristiwa yang terjadi saat mendekati hari kelahiran Nabi SAW. Dan berikut adalah 12 tanda-tanda dan peristiwa besar yang terjadi menjelang lahirnya Maulana Nabiyullah Muhammad SAW:

1. Pasukan Gajah dan Burung Ababil

Karena banyaknya orang yang berbondong-bondong mengunjungi Ka’bah, raja Abrahah merasa kesal sehingga dia membangun gereja yang megah untuk menyainginya. Namun gereja tersebut malah diabaikan oleh orang-orang.

Begitu marahnya hingga raja Abrahah berencana untuk menghancurkan Ka’bah. Dalam perjalanan, pasukan gajah Raja Abrahah yang dipimpin oleh Panglima Abu Rughal diserang oleh burung-burung ababil yang membawa batu-batu panas dan berpijar.

2. Api Majusi Padam

Sebelum lahirnya Nabi Muhammad SAW, orang-orang Majusi menganggap api sebagi Tuhan dan menyembahnya. Api itu tidak pernah padam selama beratus-ratus tahun. Namun ketika Nabi Muhammad SAW lahir ke dunia api tersebut seketika mati. Orang-orang Majusi berusaha menyalakan apinya lagi, namun tetap tidak menyala.

Baca Juga:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu Sunnah Hasanah

3. Jin Tidak Bisa Mencuri Berita

Sebelum kelahiran Nabi Muhammad SAW, para jin leluasa mencuri berita gaib dari langit untuk disampaikan kepada para tukang sihir. Setelah kelahiran Nabi Muhammad SAW jin yang berusaha mencuri dengar berita gaib dari langit akan menjumpai panah api yang akan membunuh mereka.

Ketika para jin dilarang naik ke langit, maka mereka berkumpul pada raja Iblis, dan berkata;
“Dahulu kami bisa naik ke langit, tetapi hari ini kami telah di larang untuk naik”
Raja Iblis menjawab;
“Menyebarlah kalian di muka bumi, dari barat sampai timur, dan lihatlah dengan seksama apa yang sebenarnya telah terjadi!”

Mereka lalu menyebar. Setelah mengeliling bumi dari timur ke barat, sampailah mereka ke Kota Mekah. Di sana tampak oleh mereka Nabi kita sedang dikelilingi para malaikat, dan memancar cahaya dari dirinya hingga mencuat ke langit, sedangkan para malaikat-malaikat itu saling memberi ucapan selamat satu dengan yang lain.

Kemudian setan-setan itu kembali menghadap Iblis, sambil menceritakan semua apa yang telah mereka saksikan itu. Maka Iblis pun berteriak dengan suara yang sangat keras;
“Aaaaah, telah keluar “ayatul ‘alam” dan rahmat bagi bani Adam, karena itulah kalian telah dicegah untuk naik ke langit, tempat pandangannya dan pandangan umatnya!!”

4. Bintang Besar Bercahaya

Para ahli kitab (kaum Yahudi dan Nasrani) melihat bintang besar dan bercahaya begitu terang tepat di malam kelahiran Muhammad SAW. Sebelumnya bintang itu tidak pernah terlihat dan di antara mereka ada yang berseru, “Nabi penutup zaman sudah lahir”.

Ka’bul Akhbar ra berkata; “Saya telah melihat di dalam Taurat bahwa Allah Ta’ala telah mengabarkan kepada Kaum Musa tentang saat lahirnya Muhammad saw;
“Sesungguhnya bintang tetap yang telah kamu ketahui itu, bila ia bergerak dari tempatnya menandakan bahwa Rasulullah saw telah lahir”

Dan benar ketika Muhammad SAW lahir, bintang itu pun bergerak dan pindah dari tempat asalnya. Maka para ahli kitab itu semuanya mengetahui bahwa Rasul yang diberitakan Allah itu telah lahir ke dunia, namun mereka merahasiakan disebabkan kedengkian mereka juga.

5. Salam Burung-Burung

Ketika Nabi Muhammad SAW dilahirkan di dunia, burung-burung indah berterbangan di atas langit kota Mekkah dan saling berkicau seakan-akan memberi salam sejahtera kepada kelahiran Nabi akhir zaman.

6. Pohon Kurma Kering Kembali Berbuah

Dalam Injil (kitab suci kaum Nasrani) digambarkan tentang tanda-tanda kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Bahwa apabila pohon kurma yang kering mengeluarkan dedaunan, maka itu menandakan lahirnya Rasulullah SAW ke dunia”

Dan ketika Rasulullah SAW lahir, pohon kurma yang kering dan layu kemudian menjadi segar, keluar daun dan berbuah. Melihat hal itu, kaum Nasrani pun mengetahui bahwa Rasul yang dijanjikan Allah di dalam kitab Injil telah lahir ke dunia. Namun hal itu juga mereka rahasiakan, disebabkan kedengkian mereka.

Baca Juga:  Akhir Abad 19 dan Kemenangan Dakwah Islam di Indonesia

Hal itu benar terjadi, dan orang-orang Yahudi pun juga menyembunyikannya karena kedengkian mereka kepada Nabi Muhammad SAW yang bukan berasal dari Bani Israil.

7. Mata Air Kering Memancar Kembali

Di kitab Zabur (kitab suci Nabi Daud a.s.) dikabarkan juga tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Ketika mata air yang sudah kalian kenal kering dan tiba-tiba memancarkan air dengan derasnya maka pada saat itulah Nabi Muhammad SAW telah lahir ke dunia.”

Namun kembali sebab kedengkian orang-orang Yahudi juga menyembunyikan tanda-tanda yang mereka ketahui.

8. Berhala Bersujud

Diriwayatkan bahwa sesungguhnya Abdul Muthalib berkata;

“Sewaktu ku berada di dekat Ka’bah, patung berhala yang ada di dalam Ka’bah tiba-tiba jatuh tersungkur dari tempatnya dalam bentuk bersujud kepada Allah Ta’ala. Aku juga mendengar suara dari dinding Ka’bah, ‘Nabi terpilih telah lahir yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan aku dari beberapa patung berhala, serta memerintahkan untuk menyembah kepada Dzat Yang Merajai Alam ini.”Aku juga mendengar suara dari dinding Ka’bah, ‘Nabi terpilih telah lahir yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan aku dari beberapa patung berhala, serta memerintahkan untuk menyembah kepada Dzat Yang Merajai Alam ini.”

9. Suara dari Ka’bah

Terdapat suara lain yang datang dari Ka’bah ketika Rasulullah SAW lahir. Yaitu: “Katakanlah telah datang kebenaran (Islam) dan tidak akan memulai kebatilan, juga tidak akan mengembalikan kekufuran.”

10. Ibunda Aminah Tidak Merasa Letih

Selama mengandung putranya Muhammad SAW, Ibunda Aminah tidak pernah merasa letih karena kandungannya. Padahal umumnya setiap wanita yang hamil akan merasa letih dan payah karena kandungannya.

Imam Ibnu Katsir meriwayatkan dalam kitabnya, Qishashul Anbiyya, bahwa ketika Aminah mengandung Muhammad SAW, sama sekali ia tidak merasa kesulitan maupun kepayahan sebagaimana wanita umumnya yang mengandung.

Ia juga menyatakan bahwa selama mengandung Muhammad SAW, dalam mimpinya ia senantiasa didatangi para Nabi-nabi terdahulu, dari sejak bulan pertama, yaitu bulan Rajab hingga kelahirannya di bulan Rabi’ul Awwal.

  • Bulan ke-1 bunda Aminah didatangi Nabi Adam as. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan menjadi pemimpin agama yang besar.
  • Bulan ke-2 bunda Aminah didatangi Nabi Idris as. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan mendapat derajat mulia dan paling tinggi di sisi Allah.
  • Bulan ke-3 bunda Aminah didatangi Nabi Nuh as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh kemenangan dunia dan akhirat.
  • Bulan ke-4 bunda Aminah didatangi Nabi Ibrahim as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh pangkat dan derajat yang besar di sisi Allah.
  • Bulan ke-5 bunda Aminah didatangi Nabi Ismail as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memiliki kehebatan dan mukjizat yang besar.
  • Bulan ke-6 bunda Aminah didatangi Nabi Musa as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah.
  • Bulan ke-7 bunda Aminah didatangi Nabi Dawud as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memiliki Syafaat dan Telaga Kautsar.
  • Bulan ke-8 bunda Aminah didatangi Nabi Sulaiman as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan menjadi penutup para Nabi dan Rasul.
  • Bulan ke-9 bunda Aminah didatangi Nabi Isa as yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan membawa Al-Qur’an yang diridhai.
Baca Juga:  Sirah Nabawiyah; Pengertian, Ruang Lingkup dan Manfaat Mempelajarinya

Para Nabi yang hadir di mimpi bunda Aminah itu sama-sama berpesan kepadanya, bahwa jika anak itu lahir, maka namai sang anak dengan nama Muhammad yang berarti Terpuji. Sebab anak itu kelak akan menjadi makhluk yang paling terpuji di dunia dan akhirat.

Firasat mengenai penamaan Muhammad itu pun terbersit di hati mertuanya, Abdul Muthalib, sehingga ketika Rasulullah SAW lahir, Abdul Muthalib memberinya nama Muhammad.

Ketika orang-orang Mekkah bertanya mengapa ia dinamai Muhammad, dan bukan nama para leluhur-leluhurnya. Lantas Abdul Muthalib menjawab;

“Aku berharap ia akan menjadi orang yang terpuji di dunia dan akhirat.”

11. Tamu Agung Penghuni Surga

Bunda Aminah merasakan tanda-tanda akan melahirkan secara tiba-tiba saat malam hari. Ketika itu mertuanya Abdul Muthalib sedang pergi ke Masjidil Haram. Sementara, Abdullah suaminya, sudah meninggal dunia.

Kemudian, pada malam kelahiran Nabi Muhammad SAW datanglah empat wanita cantik., Keempat wanita tersebut memberi salam dan menyebut dirinya, Hawa ibunda seluruh umat manusia, Sarah istri Nabiyullah Ibarahim as., Asiyah binti MUzahim (istri Raja Fir’aun) dan Maryam ibunda Nabi Isa as.

12. Bunda Aminah Tidak Merasa Sakit

Bunda Aminah tidak merasa sakit layaknya wanita yang melahirkan. Padahal waktu itu obat bius belum ada sehingga melahirkan benar-benar secara alami.

Itulah, tanda-tanda dan peristima istimewa dari menjelang hingga kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sungguh itu semua adalah bukti nyata bahwa Muhammad SAW adalah manusia pilihan, utusan yang jadi penghulu para nabi dan beliau sebaik-baiknya manusia. Allahumma Shali’ala Sayyidina Muhammad.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published.