Sedang Mengandung? Ini Amalan Ketika Hamil yang Bagus Untuk Dibaca

Sedang Mengandung? Ini Amalan Ketika Hamil yang Bagus Untuk Dibaca

PeciHitam.org – Sesuai fitrahnya naluri manusia mempunyai kecenderungan untuk mempunyai keturunan yang sah keabsahan anak turunan yang diakui oleh dirinya sendiri, masyarakat, negara dan kebenaran keyakinan agama Islam memberi jalan untuk itu.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Melangsungkan pernikahan secara agama maupun negara agar dapat menjalin rumah tangga yang sakinah merupakan impian setiap orang. Dalam pernikahan biasanya kebahagiaan keluarga dinilai akan semakin lengkap apabila memiliki seorang anak sebagai permata hati dalam bahtera rumah tangga.

Selama masa kehamilan seseorang biasanya dianjurkan untuk menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan. Di dalam agama Islam, ketika sedang hamil juga dianjurkan untuk membaca dzikir ataupun doa yang baik untuk janin yang dikandungnya.

Memperbanyak ibadah dan berdoa agar janin yang dikandungnya dapat terlahir sehat sehingga menjadi anak sholeh atau sholehah sesuai dengan dambaan para orangtua.

Jika ingin memetik buah yang manis dan unggul, semestinya harus pandai-pandai merawat sejak dini, sejak memilih benihnya atau menyemai dalam kandungan.

Masyarakat Indonesia, biasanya saat mereka sedang hamil, banyak sekali amalan-amalan yang dilakukan bertujuan agar memiliki keturunan yang shaleh shalehah.

Di dalam al-Quran sendiri juga menganjurkan selalu berdoa agar dianugrahkan anak yang menjadi mutiara dari istrinya, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Al-Furqan ayat 74 berikut:

Baca Juga:  Sayyidul Istighfar, Raja dari Segala Bentuk Doa Ampunan dan Keutamaannya

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

Melahirkan merupakan pertarungan antara hidup dan mati seorang dan jabang bayinya. Hal inilah yang membuat para ibu hamil khawatir akan proses persalinannya.

Mereka banyak yang menjadikan al-Quran sebagai penghilang ketakutan, penawar, penyembuh atau obat kegelisahan, memelihara diri dengan mengamalkan al-Quran agar mereka merasa nyaman dan tenang.

Adapun beberapa surat yang biasa diamalkan ketika hamil, yaitu: Surat al-Fatihah, Surat Yusuf, Surat al-Kahfi, Surat Maryam, Surat Luqman, Surat Yasin, Surat Ar-Rahman, Surat al-Waqi’ah, Surat ad-Dhuha, Surat at-Takatsur, Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, dan Surat an-Nas.

Selain itu, amalan doa dalam al-Quran yang biasa diamalkan ketika hamil, terdapat dalam beberapa ayat, antara lain:

Surat al-Baqarah ayat 128

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Baca Juga:  Adab Ketika Berdzikir dan Berdoa Kepada Allah Swt

“Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”

Surat al-Imran ayat 8-9

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan di dalamnya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.”

Surat al-Imran ayat 38

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Baca Juga:  Bolehkah Melakukan Dzikir Setelah Sholat? Ini Dalil dan Panduan Lengkapnya

“Di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”

Surat Ibrahim ayat 40

رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.”

Demikian amalan atau bacaan al-Quran ketika hamil. Semoga dengan membacanya, kita dikaruniai keturunan yang shaleh shalehah sesuai harapan masing-masing agar dapat bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa. Wallahu A’lam.

Mohammad Mufid Muwaffaq