Amalan Melihat Penampakan Makhluk Gaib

Amalan Melihat Penampakan Makhluk Gaib

PeciHitam.org – Amalan melihat penampakan sendiri dilakukan ketika berada di suatu tempat atau melakukan perjalanan ke sebuah tempat dan tidak tahu apakah tempat tersebut angker atau tidak, kemudian setan mengganggu manusia dengan menampakkan dirinya sebagai bentuk yang menyeramkan ataupun bentuk yang lain.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar menjelaskan jika seseorang ketika pergi ke suatu tempat dan melihat penampakan maka disunnahkan membaca amalan sebagaimana disebutkan dalam hadits.

Adapun haditsnya ialah yang diriwayatkan Ibnu Sunni dari sahabat Jabir ra, yang mana sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:

إذا تغوّلت لكم الغيلان فنادوا بالأذان

Artinya: “Jika setan menampakkan diri pada kalian, maka kumandangkanlah adzan”. (HR. Ibnu Sunni)

Imam Nawawi menjelaskan bahwa dalam hadits tersebut kata “al-ghilan” ialah sejenis jin ataupun setan yang mempunyai kemampuan menyihir dan sedangkan kata “taghawwalat” ialah menampakkan diri, dimana maksud dari hadits tersebut yaitu untuk berlindung dari al-ghilan tersebut dengan mengundangkan adzan, karena jika setan mendengar adzan maka akan berlari.

Imam Nawawi telah menyinggung pada pembahasan awal kitab al-Adzkar dalam bab dzikir dan doa ketika melihat setan, yaitu yang dalam riwayat Imam Muslim dari Suhail bin Abi Shalil yang mana menceritakan bahwa:

Baca Juga:  Inilah Ragam Bacaan Doa Qunut; Dari yang Sangat Panjang Sampai yang Sangat Pendek

أرسلني أبي إلى بني حارثة ومعي غلام لنا أو صاحب لنا، فناداه مناد من حائط باسمه وأشرف الذي معي علي الحائط فلم ير شيئا، فذكرت ذلك لإبي فقال: لو شعرت أنك تلقي هذا لم أرسلك ولكن إذا سمعت صوتا فناد بالصلاة، فإن سمعت أبا هريرة رضي الله عنه يحدث عن رسول الله قال: إن الشيطان إذا نودي بالثلاثة أدبر

Artinya: “Bapakku mengutusku ke kabilah Bani Haritsah dan aku bersama pembantuku, tiba-tiba ada suara yang memanggilnya dari tembok, pembantuku menoleh ke arah tembok dan memerhatikannya, akan tetapi tidak melihat sesuatu pun,

kemudian aku menceritakan hal itu kepada bapakku dan beliau mengatakan, ‘Seandainya dari pertama aku mengetahui akan terjadi hal itu, tentu aku tidak mengutusmu, jika kamu melihat suara seperti itu kumandangkan adzan, karena aku mendengar Abu Hurairah ra, meriwayatkan sebuah hadis dari Rasulullah SAW, bahwa Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya setan lari ketika dikumandangkan adzan’.” (HR. Muslim)

Baca Juga:  Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri Supaya Lebih Mesra

Imam Nawawi selanjutnya menambahkan bahwa perihal amalan melihat penampakan yaitu juga dianjurkan untuk membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang isi kandungannya tentang perlindungan dari gangguan setan, sebagaimana dalam riwayat berikut.

قوله صلى الله عليه وسلم : لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ. رواه الإمام مسلم وغيره

Artinya: “Janganlah membuat rumah-rumah kalian seperti kuburan, Sesungguhnya setan akan kabur dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim)

Adapun menurut Imam Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahudzi bahwa Rasulullah SAW menganjurkan untuk memohon kepada Allah SWT agar dilindungi dari gangguan setan dengan perantara melalui membaca bacaan surat Al-Baqarah.

Karena banyaknya asma Allah SWT serta hikmah pensyariatan agama Islam yang terekam dalam surat Al-Baqarah tersebut dibandingkan dengan surat yang lainnya, dan bahkan dalam Mirqatul Mafatih dijelasakan bahwa surat Al-Baqarah ialah surat yang mengandung seribu perintah, seribu hukum, seribu larangan serta seribu penjelasan.

Baca Juga:  Doa Sore Hari yang Dianjurkan Rasulullah

Demikian juga yang dijelaskan dalam Dalilul Falihin Syarh Riyadhus Shalihin, yang mana bukan berarti setan tidak akan terusir atau kabur jika dibacakan surat selain Al-Baqarah,

Namun pengkhususan surat tersebut dalam hadits yang telah disebutkan di atas bahwa surat Al-Baqarah dikhususkan karena terdapat banyaknya asama dan sifat-sifat Allah SWT yang tercakup di dalam suratnya dimana dapat dijadikan tawasul atau perantara untuk melindungi seseorang dari gangguan setan.

Maka demikianlah amalan melihat penampakan berdasarkan hadits dan keterangan ulama dan semoga kita senantiasa dijauhkan Allah SWT dari gangguan-gangguan setan. Amin

Mohammad Mufid Muwaffaq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *