Bacaan Doa Ketika Mendengar Petir dan Hujan Lebat

doa mendengar petir

Pecihitam.org – Hujan adalah rezeki dari Allah subhanahu wa ta’ala yang patut kita syukuri sehingga ketika hujan turun kita dianjurkan berdoa, bahkan beberapa dari kita mungkin sudah mengetahui dan hafal doa turun hujan. Namun seringkali hujan turun begitu derasnya dan tak jarang pula disertai dengan suara petir yang menggelegar. Berikut adalah beberapa doa yang bisa kita baca ketika mendengar petir.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Di musim penghujan petir atau halilintar seringkali muncul tak terduga yang seperti pula datangnya hujan yang tak terkira. Hujan adalah rahmat karena air itu sendiri merupakan unsur terpenting dalam kehidupan.

Namun jika volume air yang turun di luar kemampuan daya tampung di suatu tempat maka tak ayal lagi, air hujan bisa berubah menjadi suatu musibah yang sangat menghawatirkan.

Selain itu kekawatiran juga timbul akibat adanya petir yaitu suatu suara menggelegar yang diawali dengan cerah cahaya yang menyilaukan. Terkadang entah di rumah ataupun di suatu tempat saat hujan turun begitu derasnya dan petir yang menyambar pasti akan cukup mengagetkan bahkan menakutkan jika petir tersebut menyambar di dekat kita.

Baca Juga:  Kumpulan Zikir-zikir Spesial Penyejuk Hati yang Terdapat dalam Al Quran

Dalam kitab Al Adzkar Imam an Nawawi menyebutkan tiga doa yang dapat dibaca ketika mendengar petir. Doa pertama berdasarkan hadis dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kedua berasal dari Atsar sahabat dan ketiga dari ulama kalangan Tabiin.

Pertama, doa ini berdasarkan hadits riwayat Imam At Tirmidzi dari Ibnu Umar ra ia berkata bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam membaca doa ini ketika mendengar petir.

اّللَّهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ وَلاَ تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ
Allahumma la taqtulna bi ghadhobika wala tuhlikna bi a’zabika wa a’fina qobla zalika

Artinya; Ya Allah, jangan bunuh kami dengan murkaMu, dan jangan binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu.”

Kedua, doa ini disebutkan juga dalam kitab al-Muwaththa dari sahabat Abdullah bin Zubair ketika beliau mendengar petir membaca doa sebagaimana berikut ini:

Baca Juga:  Inilah Rekomendasi Wirid dan Doa Setelah Sholat Fardhu dari Para Ulama

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ
Subhanalladzi yusabbihur ro’du bi hamdihi wal mala-ikatu min khifatihi

Artinya; “Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya.”

Ketiga, doa ini disebutkan oleh Imam Syafi’i dalam kitab al-Umm yang bersumber dari ulama kalangan tabiin yaitu Imam Thawus. Ketika mendengar petir ia membaca doa berikut ini:

سُبْحَانَ مَنْ سَبَّحَتْ لَهُ
Subhana man sabbahat lahu

Artinya; “Maha suci zat yang mana petir bertasbih kepada-Nya.”

Doa-doa tersebut mudah diamalkan sebagai bentuk dzikir kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karena dari tiga doa di atas, petir selain bisa menunjukkan akan murka Allah terhadap dosa manusia. Bisa juga menunjukkan kesadaran kepada kita bahwa petir dan Malaikat pun bertasbih memuji kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Demikian semoga bermanfaat.Wallahu a’lam bishowab

Baca Juga:  Doa Istikharah: Niat Sholat, Waktu, Tata Cara dan Doanya Lengkap
Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published.