Beberapa Tradisi Unik Umat Muslim Indonesia di Bulan Rajab

tradisi di bulan rajab

Pecihitam.org – Saat memasuki bulan Rajab, setiap muslim di seluruh dunia akan berbondong-bondong untuk mempersiapkan tradisi yang biasa mereka lakukan. Termasuk juga masyarakat muslim yang ada di Indonesia, dari setiap daerah pasti memiliki tradisi masing-masing saat memasuki bulan Rajab.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Karena di Indonesia sangat terkenal dengan kebudayaannya yang beragam, maka tradisi keislaman yang di lakukan pun memiliki karakteristik tersendiri. Di dalamnya mengandung unsur-unsur budaya dan nilai-nilai keislaman sesuai corak daerahnya masing-masing.

Adapun beberapa tradisi yang di lakukan oleh masyarakat Indonesia pada bulan Rajab antara lain sebagai berikut :

1. Tradisi Rajaban dari kota Cirebon

Tradisi Rajaban biasa di lakukan oleh masyarakat Cirebon dalam memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj pada tanggal 27 Rajab dalam hitungan kalender Hijriyah. Tradisi Rajaban juga di sesuaikan dengan adat istiadat dari masyarakat Cirebon. Rangkaian kegiatan tradisi Rajaban antara lain yaitu bersiarah ke makam-makam para pendakwah Islam seperti pangeran Kejaksan dan Pangeran Panjunan.

Diadakan sebuah acara pengajian umum oleh Keraton Kasepuhan Cireboh kemudian di ikuti dengan pembagian nasi bogana yang merupakan salah satu kuliner khas dari Cirebon. Nasi Bogona ini terdiri dari nasi, kentang, telor ayam, tempe, tahu, parutan kelapa dan bumbu kuning kemudian di jadikan satu.

Baca Juga:  Ini Hak Ekonomi dan Hak Mendapatkan Kebebasan yang Terdapat dalam Ajaran Islam

2. Tradisi Nanggung dari Kota Bangka Belitung

Untuk memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj, seluruh masyarakat muuslim dari kota Bangka Belitung memiliki kebiasaan atau tradisi yang cukup unik dan di sebut dengan Tradisi Nanggung. Jadi, masyarakat kota Bangka Belitung terutama yang ada di kampung Bukit, Tobali, semuanya mempersiapkan makanan dari rumah mereka masing-masing untuk kemudian di bawa menuju tempat pertemuan.

Dalam penataan susunan makanan pun ada atauranya, jadi untuk segala bentuk makanan biasanya di letakkan di bagian bawah adalah kue, di lannjutkan lagi atasnya yaitu buah-buahan atau boleh dengan nasi lengkap sekalian lauk pauknya.

3. Tradisi Rejeban Peksi Buraq dari Kota Jogjakarta

Sebagai yang sangat kental dengan budayanya, kota Jogjakarta saat ini justru menjadi salah satu pusat kebudayaan Islam di Indonesia. Banyak sekali tradisi kebudayaan Islam yang terdapat di kota Jogjakarta salah satunya adalah tradisi Rejeban yang di lakukan untuk memperingati peristiwa sucinya Rasulullah Saw yaitu Isra’ Mi’raj.

Baca Juga:  Kisah Kemana Perginya Air Bekas Memandikan Jenazah Rasulullah Saw

Kegiatan dalam tradisi Rejeban di kota Jogjakarta ini biasanya, para abdi dalem Keraton Jogjakarta menyusun makanan dan buah-buahan menjadi seperti dua ekor burung (peksi). Kedua ekor tersebut merupakan simbolis untuk menggambarkan kendaraan Rasulullah Saw saat Isra’ Mi’raj yaitu Buraq.

Kemudian makanan yang telah di susun tadi di bawa ke Masjid Gede Kauman, sekaligus di lanjutkan dengan acara pengajian umum. Setelah selesai, lalu makanan tersebut di doakan dan di bagikan kepada masyarakat sekitar.

4. Tradisi Nyadran Desa di Sirawak Semarang

Salah satu tradisi di bulan Rajab lainnya adalah Nyadran yang biasa di lakukan oleh masyarakat desa Siwarak kota Semarang. Rangkaian kegiatan tradisi Nyadran ini ialah kirab budaya yaitu dengan mengarak replika dari hewan badak sirawak.

Baca Juga:  Kenabian dalam Filsafat Islam: Penjelasan Bagaimana Muhammad Menjadi Nabi

Kirab budaya tersebut juga di sertai hasil bumi dari pertanian penduduk seperti buah-buahan dan sayuran yang di susun menjadi gunungan dan di ikuti dengan alat musik lesung. Biasanya juga terdapat permainan tradisonal thek-thek, kemudian melakukan pawai drumband oleh seluruh kelompok tani.

Itulah beberapa tradisi masyarakat dari beberapa daerah yang ada di Indonesia pada bulan Rajab terutama ketika memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik