Doa Orang Sakit Seperti Doanya Malaikat, Mintalah Dia Berdoa Untukmu

Doa Orang Sakit Seperti Doanya Malaikat, Mintalah Dia Berdoa Untukmu

Pecihitam.org – Agama Islam sebagai agama Rahmatan lil alamin menganjurkan umatnya untuk menjenguk orang sakit. Bahkan menjenguk orang sakit menjadi suatu kewajiban bagi orang islam. Menjenguk orang sakit mempunyai keutamaan yang besar. Bagi penjenguk akan mendapatkan pahala yang besar.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Selain itu, kehadiran kita sangat diperlukan untuk menemani dirinya pada keadaan yang lemah. Dengan begitu beban pikiran mengenai penyakit yang di deritanya akan terkurangi dengan sendirinya.

Dalam kitab Bulughul Marom ada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang menerangkan enam kewajiban sesama muslim, salah satu diantaranya yaitu menjenguk orang sakit.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( حَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ ) رَوَاهُ مُسْلِمٌ

“Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Hak muslim kepada muslim yang lain ada enam: Pertama, apabila bertemu, maka ucapkanlah salam kepadanya. Kedua, apabila diundang, maka penuhilah undangannya. Ketiga, apabila dimintai nasihat, maka berikanlah nasihat kepadanya. Keempat, apabila dia bersin kemudian mengucapkan Alhamdulillah, maka doakanlah dengan mengucap ‘yarhamukallah. Kelima, apabila dia sakit, maka jenguklah. Keenam, apabila dia meninggal, maka iringilah jenazahnya (HR. Muslim)”

Menjenguk orang sakit tidak hanya memberikan manfaat bagi orang yang sakit. Ada rahasia dibalik dianjurkannya menjenguk orang yang sakit. Ternyata doa dari orang sakit makbul yaitu doanya mudah terkabul. Bahkan ada salah satu riwayat yang mengatakan bahwa doa orang yang sakit seperti doa malaikat.

Baca Juga:  Penyebab Munculnya Perbedaan Pendapat dalam Hukum Islam

“Apabila kamu mengunjungi orang sakit, maka mintalah dia berdoa untuk dirimu, karena doa orang sakit sama seperti doa malaikat”

Salah satu alasan doa orang sakit makbul yaitu orang sakit selalu berdoa meminta kesembuhan dari Allah. sehingga mereka lebih ingat kepada Allah. Dirinya akan senantiasa berdzikir, hatinya seakan bersih dari dosa.

Walaupun begitu mintalah dia berdoa untuk sesuatu yang baik, jangan minta dia berdo’a untuk keburukan. Doa yang buruk akan sia-sia, bahkan bisa berakibat buruk.

Ketika doa yang dipanjatkan tidak kunjung dikabulkan, janganlah berkecil hati dan suudzon kepada Allah. Bisa jadi Allah menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Ingatlah, Allah mengabulkan doa kita sesuai dengan kebutuhan kita, bukan dengan harapan kita. Tetaplah optimis dan percayalah do’a kita akan dikabulkan oleh Allah swt.

Baca Juga:  Inilah Kitab kitab Tafsir dan Pengarangnya yang Populer Sepanjang Zaman

Oleh karena itu, jika memungkinkan mintalah doa kepadanya ketika menjenguk. Sebab doa orang sakit diibaratkan seperti doa malaikat. Namun jangan sampai lupa tujuan menjenguk, yaitu untuk menghibur dan meringankan beban sakit yang dideritanya. Karena hal itu adalah perkara yang mulia yang telah diajarkan oleh agama.

Selain itu, diharapkan memberikan nasehat-nasehat baik serta memberikannya harapan yang mengandung kesembuhan atas penyakit yang dideritanya.

Menjenguk orang sakit mempunyai keutamaan yang besar, diantaranya digambarkan seperti orang yang memanen buah-buahan di kebun surga, maksudnya dia akan mendapatkan pahala yang banyak atas perbuatannya tersebut. Kemudian berada dalam rahmat Allah seperti hadits yang diriwayatakan Ibnu Adbdil Barr di kitab at-Tamhid 24/273.

Baca Juga:  Ini Interaksi Dakwah Rasulullah Yang Patut Kita Contoh!

مَنْ عَادَ مَرِيْضًا خَاضَ الرَّحْمَةَ، فَإِذَا جَلَسَ عِنْدَهُ اِسْتَقْنَعَ فِيْهَا، فَإِذَا خَرَجَ مِنْ عِنْدِهِ خَاضَ الرَّحْمَةَ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى  بَيْتِهِ

“Barang siapa yang menjenguk orang sakit, ia masuk ke dalam rahmat (Allah). Apabila duduk di sisinya, ia merasa puas/tenang di dalam rahmat itu. Apabila keluar darinya ia senantiasa berada di dalam rahmat itu hingga ia pulang ke rumahnya” (HR. Ibnu Abdil Barr di kitab at-Tamhid 24/273).

Muhammad Nur Faizi