Surah Al-An’am Ayat 151; Seri Tadabbur Al Qur’an

Surah Al-An'am Ayat 151

Pecihitam.org – Surah Al-An’am Ayat 151 mengandung ketentuan Hukum dari Allah SWT untuk orang-orang musyrik yang disampaikan melalui Nabi Rasul-Nya Muhammad SAW, tentang hal-hal yang diharamkan oleh-Nya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Allah SWT berfirman di dalam Al Qur’an Surah Al-An’am Ayat 151

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ ۖ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Terjemahan: Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kalian oleh Tuhan kalian, yakni: janganlah kalian menyekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian disebabkan takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepada kalian dan kepada mereka, dan janganlah kalian mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar”. Demikian itu yang diperintahkan kepada kalian supaya kamu memahami(nya).

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 95-97; Seri Tadabbur Al Qur'an

Tafsir Jalalain: قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ (Katakanlah, “Marilah kubacakan yang diharamkan atas kalian oleh Tuhan kalian, yaitu) an bermakna menafsirkan أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا (janganlah kalian menyekutukan sesuatu dengan Dia dan) berbuat baiklah

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ (kepada kedua orang tua sebaik-baiknya dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian) yaitu dengan menguburkan hidup-hidup مِنْ (karena) sebab مِنْ إِمْلَاقٍ (takut kemiskinan) kemelaratan yang kalian khawatirkan

نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ (Kami akan memberi rezeki kepada kalian dan kepada mereka dan janganlah engkau mendekati perbuatan-perbuatan yang keji) dosa-dosa besar seperti perbuatan zina مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ (baik yang tampak di antaranya maupun yang tersembunyi) yang kelihatan dan yang tidak kelihatan.

وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ (Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya kecuali dengan sesuatu sebab yang benar) yakni seperti hukum qishas dan hudud murtad serta rajam bagi yang pezina muhshan.

ذَٰلِكُمْ (Demikian itu) apa yang telah disebutkan itu وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (adalah yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepada kalian supaya kalian memahaminya) supaya kalian memikirkannya.

Baca Juga:  Surah Thaha Ayat 49-52; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: قُلْ (Katakanlah) Kepada mereka. تَعَالَوْا (Marilah) Maksudnya, datanglah kalian. أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ (Kubacakan apa yang diharamkan oleh Tuhan kalian atasmu)

Maknanya ialah, akan aku ceritakan dan beritahukan kepada kalian apa-apa yang telah diharamkan Tuhan kalian atas kalian, berdasarkan kebenaran, bukan kebohongan dan bukan pula prasangka, bahkan hal tersebut merupakan wahyu dan perintah dari sisi-Nya,

أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا (Janganlah kamu menyekutukan sesuatu dengan Dia) Konteks ayat ini menunjukkan bahwa, seakan-akan di dalamnya terdapat suatu kalimat yang mahdzuf (tidak tersebut) perkiraannya adalah, Allah Ta’la telah memerintahkan kepada kalian, janganlah kalian menyekutukan sesuatu dengan Dia.

Maka, di akhir ayat ini Allah SWT berfirman: لِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (Demikian itu diperintahkan oleh Tuhan kalian kepada kalian supaya kalian memahami(nya))

وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ (Dan janganlah kalian membunuh anak anak kalian karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezeki kepada kalian dan kepada mereka).

Setelah Allah SWT memerintahkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, berikutnya Allah SWT juga memerintahkan berbuat baik kepada anak dan cucu, sebagaiman dalam firman-Nya: وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ (Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut kemiskinan)

Baca Juga:  Surah Yusuf Ayat 6; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Hal tersebut karena mereka dulunya membunuh anak-anak mereka mengikuti perintah setan, mereka mengubur anak-anak perempuan karena takut aib, dan terlarang juga mereka juga membunuh sebagian anak-anak laki-laki karena takut miskin.

وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ Penafsiran firman ini telah dikemukakan pada penjelasan ayat sebelumnya, yakni pada Surah Al-An’am ayat 120).

Shadaqallahul adzhim, Alhamdulillah kita telah sama-sama mentadabburi kandungan Surah Al-An’am Ayat 151 dengan merujuk pada Tafsir Jalalain dan Ibnu Katsir. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

M Resky S