Surah Al-A’raf Ayat 1-3; Seri Tadabbur Al-Qur’an

Surah Al-A'raf Ayat 1-3

Pecihitam.org – Pembahasan Surah Al-A’raf Ayat 1-3 ini kita awali dengan penjelasan singkat profil Surah ini sendiri di mana Surah Al-A’raf (سورة الأعراف) adalah surah yang ke-7 di dalam al-Qur’an yang terdiri dari 206 ayat. Surah ini diturunkan sebelum turunnya surah Al-An’am.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Surah Al-A’raf ini termasuk ke dalam kelompok surah-surah Makkiyah dan termasuk dalam kelompok surah Assab’uththiwaal (tujuh surah yang panjang). Ia dinamakan sebagai Al-A’raf karena kata Al-A’raf yang terdapat dalam bagian surah ini menerangkan tentang kondisi orang-orang yang berada di atas Al-A’raf yakni: tempat yang tertinggi di batas surga dan neraka.

Selanjutnya, mari kita tadabburi kandungan 206 ayat Surah Al-A’raf ini dimulai dari Ayat 1-3 berikut ini;

Surah Al-A’raf Ayat 1
المص

Terjemahan: Alif laam mim shaad.

Tafsir Jalalain: المص (Alif laam miim shaad) hanya Allah-lah yang mengetahui apa yang dimaksud dengannya.

Tafsir Ibnu Katsir: المص dan yang serupa dengannya, sebagian Ulama tafsir menyerahkan maknanya kepada Allah SWT karena yang demikian Termasuk sebagai ayat-ayat mutasyabihat, namun ada pula yang menafsirkannya dengan memandangnya sebagai nama surah.

Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa huruf-huruf tersebut gunanya untuk menarik perhatian Para Pendengar agar memperhatikan Al-Qur’an itu, sekaligus mengisyaratkan bahwa Al-Qur’an itu diturunkan dari Allah Ta’ala dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad, yang mana jika mereka tidak percaya bahwa Al-Qur’an diturunkan dari Allah dan hanya dianggap sebagai buatan Muhammad SAW semata, maka cobalah mereka buat yang semacam itu.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 164-166; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Surah Al-A’raf Ayat 2
كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِنْهُ لِتُنْذِرَ بِهِ وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ

Terjemahan: Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir), dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.

Tafsir Jalalain: Ini adalah كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ (kitab yang diturunkan kepadamu) khithab atau pembicaraan ayat ini ditujukan kepada Rasulullah saw. فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu) kerumitan حَرَجٌ مِنْهُ (karenanya) sewaktu engkau akan menyampaikannya karena merasa khawatir akan didustakan

لِتُنْذِرَ بِهِ (supaya kamu memberi peringatan) berkaitan dengan lafal أُنْزِلَ, artinya supaya engkau memperingatkan وَذِكْرَىٰ (dengan kitab itu dan menjadi pelajaran) yakni bahan pengingat لِلْمُؤْمِنِينَ (bagi orang-orang yang beriman) kepada kitab itu.

Tafsir Ibnu Katsir: كِتَابٌ أُنْزِلَ إِلَيْكَ (Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu) maksudnya, inilah kitab yang diturunkan kepadamu Muhammad dari Tuhanmu. فَلَا يَكُنْ فِي صَدْرِكَ حَرَجٌ مِنْهُ (Maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya).

Baca Juga:  Surah Maryam Ayat 96-98; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Terkait dengan firman-Nya ini, Mujahid, Qatadah dan as-Suddi mengatakan: “Yakni keraguan terhadapnya”. Ada pula yang berkata: “Janganlah engkau merasa keberatan untuk menyampaikannya dan memberikan peringatan kepada manusia dengannya”.

Maka Allah SWT berfirman: لِتُنْذِرَ بِهِ (Supaya engkau memberi peringatan dengan kitab itu (kepada orang kafir)”. Maksudnya, kami turunkan kitab tersebut kepadamu agar dengan kitab ini engkau memberikan peringatan terhadap orang-orang kafir. وَذِكْرَىٰ لِلْمُؤْمِنِينَ (Dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman”.

Surah Al-A’raf Ayat 3
اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ ۗ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ

Terjemahan: Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian dan janganlah kalian mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kalian mengambil pelajaran (daripadanya).

Tafsir Jalalain: Katakanlah kepada mereka, اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ (Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian) yaitu Al-Qur’an وَلَا تَتَّبِعُوا (dan janganlah kalian mengikuti) maksudnya jangan kalian menjadikan مِنْ دُونِهِ (selain-Nya) selain Allah, أَوْلِيَاءَ (sebagai pemimpin-pemimpin) yang kalian taati untuk berbuat maksiat kepada Allah swt.

قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ (Amat sedikitlah kalian mengambil pelajaran) dengan memakai ta atau ya; yaitu mengambil pelajaran darinya. Lafal تَذَكَّرُونَ dibaca dengan mengidgamkan ta asal ke dalam dzal. Menurut sebuah qiraat dibaca tadzkuruun. Sedangkan huruf مَا adalah tambahan, yang diadakan untuk mengukuhkan makna sedikit, sehingga artinya menjadi amat sedikit.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 199-200; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ (Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan kalian) maknanya ialah ikutilah jejak Nabi yang ummi yang telah membawakan kepada kalian sebuah kitab yang diturunkan kepada kalian dari Tuhan pemelihara dan pemilik segala sesuatu.

وَلَا تَتَّبِعُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ (Dan janganlah kalian mengikut pemimpin-pemimpin selain-Nya) maksudnya janganlah kalian keluar menyimpang dari apa yang telah diajarkan Rasulullah kepada kalian. Sehingga dengan demikian kalian berarti telah menyeleweng dari hukum Allah menuju hukum selain hukum-Nya. قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ (Amat sedikitlah kalian mengambil pelajaran darinya).

Demikian uraian tentang Surah Al-A’raf khususnya ayat 1-3 dengan tetap merujuk pada Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir, sebagai bagian awal Seri Tadabbur Al-Qur’an pada surah ini. Semoga bermanfaat

M Resky S