Surah Al-Hijr Ayat 10-13; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Hijr Ayat 10-13

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Hijr Ayat 10-13, Ayat ini menjelaskan usaha penentang para nabi dengan tujuan memperingatkan kaum mukminin agar tidak sampai putus asa. Karena hal itu akan membuat akidah mereka menjadi lemah. Mereka harus tahu bahwa apa yang dilakukan para penentang kebenaran selalu ada dalam sejarah manusia.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebagaimana perilaku kaum terdahulu yang mendengar dan memahami perkataan yang benar, namun mereka tetap tidak beriman. Sebagian dari mereka, meskipun hatinya memahami kebenaran al-Quran, namun tidak bersedia menerimanya.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ibrahim Ayat 10-13

Surah Al-Hijr Ayat 10
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِي شِيَعِ الْأَوَّلِينَ

Terjemahan: Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat yang terdahulu.

Tafsir Jalalain: وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus sebelum kamu) beberapa rasul فِي شِيَعِ (kepada umat-umat) golongan-golongan الْأَوَّلِينَ (terdahulu.)

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman untuk menghibur Rasulullah saw. dalam menghadapi pendustaan orang-orang kafir Quraisy, bahwa Allah telah mengutus para Rasul dari umat-umat terdahulu.

Tafsir Quraish Shihab: Maka janganlah kamu bersedih, wahai Rasul yang terpercaya, sebab sebelum kamu Kami telah mengutus para rasul kepada beberapa kelompok manusia yang bersikukuh mempertahankan kebatilan sebagaimana halnya mereka itu. Mereka, dengan demikian, telah mengikuti jejak umat-umat terdahulu yang binasa disebabkan pembangkangan mereka.

Baca Juga:  Surah Al-Hijr Ayat 34-38; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Surah Al-Hijr Ayat 11
وَمَا يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ

Terjemahan: Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.

Tafsir Jalalain: وَمَا (Dan tidak) sekali-kali يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ (datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya) sebagaimana kaummu memperolok-olokkanmu. Ayat ini dimaksudkan untuk menghibur hati Nabi saw.

Tafsir Ibnu Katsir: Bahwasanya setiap kali Rasul datang kepada suatu umat, pasti dia diolok-olok dan didustakan oleh umatnya.

Tafsir Quraish Shihab: Dan sebagaimana orang-orang terdahulu yang bersikeras mempertahankan kebatilan selalu mencemooh para rasul mereka satu persatu, kamu pun akan diperolok oleh mereka. Demikianlah, memang, kebiasaan orang-orang yang berbuat kebatilan.

Surah Al-Hijr Ayat 12
كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ

Terjemahan: Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),

Tafsir Jalalain: كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُ (Demikianlah Kami memasukkannya) artinya seperti itulah gambarannya bila Kami memasukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa ingkar dan memperolok-olokkan فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ (ke dalam hati orang-orang yang berdosa) yaitu orang-orang kafir Mekah.

Baca Juga:  Surah Al-Hijr Ayat 61-64; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: al-Hasan al-Bashri mengatakan: كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ (Demikianlah Kami memasukkan [rasa ingkar dan memperolok-olok itu] ke dalam hati orang-orang yang berdosa) maksudnya adalah memasukkan kemusyrikan.

Tafsir Quraish Shihab: Sebagaimana Kami telah memasukkan dan mencerahkan hati orang-orang yang beriman dengan al-Qur’ân, Kami pun memasukkan kebatilan ke dalam hati orang-orang yang berbangga dengan dosa-dosa. Dengan demikian, kondisi kejiwaan pada diri mereka telah berubah, karena kebatilan itu telah sangat kuat mengakar dalam jiwa mereka.

Surah Al-Hijr Ayat 13
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ ۖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ

Terjemahan: mereka tidak beriman kepadanya (Al Quran) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu.

Tafsir Jalalain: لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ (Mereka tidak beriman kepadanya) kepada Nabi saw. وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ (dan sesungguhnya telah berlalu sunatullah terhadap orang-orang yang dahulu) artinya kebiasaan yang dilakukan oleh Allah swt. terhadap orang-orang yang tidak beriman, yaitu mengazab mereka disebabkan perbuatan dusta mereka terhadap nabi-nabi mereka. Orang-orang kafir Mekah pun akan mengalami hal yang serupa.

Baca Juga:  Surah Al-Hijr Ayat 65-66; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Firman Allah: وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْأَوَّلِينَ (Dan sesungguhnya sudah berlalu sunnatullah terhadap orang-orang dahulu) maksudnya sudah menjadi hal yang maklum apa yang dilakukan Allah Ta’ala [sunnatullah] terhadap orang yang mendustakan para Rasul itu, mereka mendapatkan kebinasaan dan kehancuran yang ditimpakan kepada mereka. Dan bagaimana Allah menyelamatkan para Nabi dan pengikutnya di dunia dan akhirat.

Tafsir Quraish Shihab: Orang-orang jahat itu tidak akan mau beriman. Allah, dengan cara-Nya, telah menetapkan untuk memberi mereka kesempatan sampai saatnya nanti mereka saksikan sendiri azab hari kiamat yang menyakitkan.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Hijr Ayat 10-13 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S