Terima Kunjungan Jenderal Thailand, Kiai Said: Islam Ajarkan Kedamaian ke Siapapun

Pecihitam.org – Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menerima kunjungan Commanding General of Armed Forces Security Center, RTARF Lt. Gen. Wichai Chucherd dari Thailand, Rabu, 22 Januari 2020.

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal Wichai mengatakan bahwa Indonesia dan Thailand memiliki hubungan baik sejak lama sebab dari sisi jarak, budaya, hingga postur tubuh warga kedua negara tidak jauh berbeda.

Jenderal Wichai yang juga fasih berbahasa Indonesia ingin mengajak Nahdlatul Ulama untuk menjajaki kerja sama di masa-masa yang akan datang.  

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 45 itu diakhiri dengan pertukaran cendera mata dari kedua belah pihak. Kemudian mengabadikan pertemuan tersebut dengan berpotret bersama di depan lukisan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.

Baca Juga:  Gelar Tahlilan Untuk Mbah Moen, Ketum PBNU: Beliaulah yang Beri Argumentasi Aqilyah Wa Naqliyah

Kiai Said pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Islam mengajarkan kedamaian terhadap siapa pun, termasuk kepada yang berbeda agama. Dalam hal ini, ajaran Islam sama dengan agama-agama lain, termasuk Buddha yan mayoritas di Thailand. 

“Memang di dalam Islam terdapat aliran yang bersikap keras terhadap agama lain. Bahkan terhadap umat Islam sendiri yang berbeda pendapat dengan mereka. Meski mereka agresif bersuara dan bertindak, tapi jumlahnya kecil,” ujar Kiai Said, dikutip dari situs resmi NU, Kamis, 23 Januari 2020.

“Sementara mayoritas umat Islam Indonesia berpandangan bahwa ajarannya menghormati berbagai agama dan kepercayaan,” sambungnya. 

Kiai Said juga menjelaskan bahwa di NU memiliki tiga ukhuwah, yakni islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam, wathaniyah (persaudaraan sesama warga satu negara), dan basyariyah (persaudaraan sesama umat manusia).    

Baca Juga:  Rektor UIN Makassar Geram Adanya Spanduk Sayap HTI Di Kampus

“Kedatanganya Komandan Intelejen negara Thailand, Jenderal Wichai, yang fasih berbahasa Indonesia karena lama di Indonesia, kedatangannya untuk membangun kesepakatan atau persamaan pemikiran yaitu menghadapi radikalisme terorisme sebagai musuh bersama, begitu juga drugs; narkoba, ekstasi juga masalah bersama. Oleh karena itu, kesimpulannya keamanan Thailand sama dengan keamanan Indonesia, ketenangan Thailand juga ketenangan Indonesia,” jelas Kiai Said. 

“Terima kasih. Setelah kami mendengar apa-apa yang dikatakan Pak Chairman Umum NU, saya merasa segar, ada perasaan suatu saat di Thailand Selatan akan aman. Butuh bantuan Bapak Chairman di waktu depan dan kerja sama,” ucap Jenderal Wichai kepada Kiai Said.