Ayah Ketum FPI Wafat, Gus Nadir Ucapkan Bela Sungkawa dan Teringat Masa Kecil

Ayah Ketum FPI Wafat, Gus Nadir Ucapkan Bela Sungkawa

Pecihitam.org – Kiai NU Nadirsyah Hosen mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya ayah Ketua Umum FPI Ustadz Ahmad Sabri Lubis, yaitu almarhum H. Burhanuddin Lubis yang tutup usia pada Kamis malam, 7 November 2019.

Ucapan bela sungkawa Kiai Nadir yang akrab disapa Gus tersebut dikirimkan melalui pesan singkat WhatsApp kepada Ahmad Sabri Lubis, seperti terlihat dalam foto tangkapan layar yang diunggah di akun Instagram Kiai Nadir pada Jumat, 8 November 2019.

Melalui pesan teks, Kiai Nadir menyapa Ustadz Sabri Lubis dengan mesra menggunakan panggilan ‘Adinda’. Kiai NU yang juga menjadi dosen di Australia itu juga sedikit menceritakan kenangan masa kecilnya saat bermain bersama Ustadz Sabri Lubis dan ayahandanya.

Baca Juga:  Tarik Ulur Izin FPI dan Komitmen Kebangsaan Mereka

“Assalamualaikum Adinda Sabri. Ini Nadirsyah Hosen di Melbourne. Kami sekeluarga dan jamaah NU di sini mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya Ayahanda H. Burhanuddin Lubis. Terkenang saat masih kecil kita bermain bersama di rumah dan almarhum sering menyapa dengan ramah. Semoga Allah mengampuni beliau dan menerima semua amal ibadahnya. Saya juga sudah kirim mesej tadi ke Kak Amany dan Umar. Al Fatihah. Salam duka, Nadirsyah Hosen,” bunyi pesan teks yang dikirimkan Kiai Nadir.

Penerima pesan pun menyambut dengan balasan ucapan terima kasih serta membenarkan tentang kenangan masa kecil yang mereka lewati bersama. “Terima kasih atas doanya barokallah fikum. Betul itu kenangan masa kecil,” ujar Ustadz Sabri Lubis.

Baca Juga:  MUI Imbau Umat Muslim Segera Tunaikan Zakat Sebelum Idul Fitri Tiba

Kiai Nadir juga menambahkan cerita tentang kenangan masa kecilnya yang dulu akrab dengan Ketum FPI, Ustadz Sabri. Hubungan keluarga Kiai Nadir dengan keluarga Ustadz Sabri Lubis pun sangat dekat layaknya saudara.

“Berita wafatnya almarhum membawa kenangan tersendiri di masa saya kecil. Beliau orang baik dan ramah. Mari kita doakan almarhum semoga Allah mengampuni kesalahannya dan menerima semua amal ibadahnya. Lahul fatihah,” pungkas Kiai Nadir.

https://www.instagram.com/p/B4loRxipZCn/

Sementara itu, berdasarkan informasi dari sumber lain, almarhum Burhanuddin Umar Lubis meninggal dunia di RS Sari Asih Ciputat pukul 22:45 WIB. Jenazah akan dimakamkan usai sholat Jumat di Pondok Pesantren An Nur Ciseeng, Bogor yang diasuh oleh Ustadz Sabri Lubis.

Baca Juga:  Fatayat NU Lebak Ajak Warga Papua Jaga Perdamaian

Almarhum juga merupakan ayahanda Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Amany Lubis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *