Yuk Berkenalan Lebih Dekat dengan Tokoh, Situs dan Ciri-ciri Buku Wahabi

Yuk Berkenalan Lebih Dekat dengan Tokoh, Situs dan Ciri-ciri Buku Wahabi

Pecihitam.org – Tulisan bukan untuk menebar kebencian sesama muslim, melainkan untuk berkenalan dengan tokoh Wahabi. Dengan ini, memang ada juga tujuan agar orang-orang kami, santri Aswaja tidak dengan mudah menjadikan mereka sebagai rujukan, karena memang menghindari salah paham.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Ini wajar, karena ada beberapa istilah antara kami Aswaja dengan Wahabi yang memang cara memahaminya berbeda. Misalnya tentang ijtihad. Bagi kami ijtihad adalah usaha yang dilakukan oleh pakar dengan separangkat keilmuan yang dibutuhkan untuk menggali hukum.

Adapun menurut saudara-saudara kami Wahabi – sebagaimana ditulis KH. Sirajuddin Abbas dalam 40 Masalah Agama – ijtihad dipahami sebagai perbuatan mengoreksi pendapat ulama terdahulu yang ar-rasikhina fil ilm. Buktinya mereka masih sering menyalahkan Qunut, Tahlil, Tawassul dan amaliah Aswaja sejenisnya.

Contoh lainnya adalah tentang bid’ah. Jika kami berdasarkan pemahaman ulama salafuddin shhalih memahami bid’ah sebagai sesuatu yang tidak besrsesuaian dengan Al-Quran dan As-Sunnah.

Maka saudara kami dari kalangan Wahabi memaksakan bahwa bid’ah itu adalah setiap perkara yang tidak pernah dilakukan Nabi dan sahabat.

Contoh lainnya adalah ketika kami Aswaja mendoakan dan mengambil pelajaran dengan melakukan ziarah kubur, tapi bagi mereka saudara-saudara kami dari Wahabi kita diolok sebagai penyembah kubur.

Dan masih banyak istilah-istilah keagamaan yang anatara kami Aswaja dengan Wahabi sangat beda bahkan bertolak belakang dalam memahaminya.

Maka, berangkat dari itu semua, perlu kami jelaskan kepada anak-anak kami, santri dan murid-murid kami tentang nama-nama tokoh, majalah dan ciri-ciri buku Wahabi.

Baca Juga:  Penolakan Ibnu Taimiyah Terhadap Ijma Ulama

Tujuannya agar anak-anak kami tidak bingung dan salah memahami agama dari mereka. Bukan karena apa? Tapi karena memang istilah-istilah mereka itu beda dengan yang kita pakai selama ini. Begitu ya.

Nah, sekarang yuk kota bereknalan dengan nama-nama tokoh Wahabi berikut baik yang dari Timur Tengah maupun di dalam negeri +62 ini

1). Muhammad bin Abdul Wahhab
2). Muhammad bin Shalih Al – Utsaimin
3). Abdul Aziz bin Baz
4). Muhammad Nashiruddin Al-Albani
5). Shalih bin Fauzan
6). Muhammad bin Muhammad Dhiya’i
7). Abdurahman bin Nashir As-Sa’di
8). Muqbil bin Hady Al-Wadi’i
9). Abul A’ala Maududi al-Hindi
10). Salim bin Ied Al-Hilaly
11). Muhammad Taqiyuddin An- Nabhani (pendiri HT)
12). Abdulloh bin Abdurrahman Al-Jibrin
13). Shalih bin Abdul Aziz As-Sindi
14). Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali
15). Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi
16). Abu Ishaq AlHuwaini Al-Atsari
17). Muhammad Abduh
18). Said bin ali Al Wahf al – Qahthoni
19). Muhammad Rasyid Ridha
20). Muhammad al-Amin Asy – Syinqithi
21). Abdul Muhsin bin Hammad Al-Abbad
22). Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh
23). Abdurrazzaq ‘Afifi
24). Hamud bin‘Abdullah At-Tuwaijiri
25). Muhammad bin Jamil Zainu
26). Ali Hasan Al-Halaby
27). Abdullah bin Abdurrahman Al-Bassam
28). Abdullah bin Abdul-Aziz bin ‘Aqil
29). Abu Ubaidah Masyhur Hasan Salman
30). Ali Mahfuzh
31). Muhammad Abdussalam
32). Nida Abu Ahmad
33). Sa’ad Yusuf Abu Aziz
34). Mahmud Al-Baghdadi Al-Alusi
35). Abdullah bin Shalfiq Al- Qasimi Azh-Zhafiri
36). SmAli bin Yahya bin ‘Ali bin Muhammad Al-’Amiri
37). Abdul Hakim bin Amir Abdat
38). Yazid bin Abdul Qadir Jawas
39). Abu Amr Ahmad
40). Abu ‘Abdillah Muhammad Syarbini
41). Dzulqarnain Al-Makassariy
42). Abdul Mu’thi Al-Maidani
43). Muhammad Abduh Tuasikal
44). Luqman Ba’abduh
45). Muhammad Umar As-Sewed
46). Abu Mundzir Dzul Akmal
47). Jafar Salih
48). Idral Harits
49). Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary
50). Mundzir Abu Ibrahim
51). Abdurrahman Lombok
52). Abu Umar Ibrohim
53). Nashrullah Abdul Karim, Lc.
54). Mukhtar
55). Agus Suady
56). Abdul Haq
57). Abdul Jabbar Al-Bantuli
58). Abu Abdillah Muhammad Higa
59). Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc.
60). Zaid Susanto, Lc.
61). Arifin Ridin, Lc.
62). Abdullah Sholeh Ali Hadrami
63). Korma Madinah LB.
64). Khalid Basalamah
65). Badrussalam, Lc

Baca Juga:  Wahabi Enggan Dialog Dengan Pakar, Tapi Tajam Menyerang Awam

Adapun situs-situs yang disinyalir berpaham Wahabi adalah

http://www.alsofwah.or.id/

http://www.abuayaz.co.cc/

http://abuzuhriy.com/

http://alqiyamah.wordpress.com/

http://pengusahamuslim.com/

http://almanhaj.or.id/

http://ahlulhadiits.wordpress.com/

http://assunnah-qatar.com/

http://salafiyunpad.wordpress.com/

http://www.darussalaf.or.id/

http://darussunnah.or.id/

http://almakassari.com/

http://kaahil.wordpress.com/

http://www.mufiidah.net/

http://ekonomisyariat.com/

http://ainuamri.wordpress.com/

http://ahlussunnah.info/

http://www.raudhatulmuhibbin.org/

http://www.daarussunnah.co.nr/

http://salafyitb.wordpress.com/

http://assunnah.web.id/

http://annaufal.co.cc/

http://quranicaudio.com/

http://ulamasunnah.wordpress.com/

http://perpustakaan-islam.com/

http://samuderailmu.wordpress.com/

http://www.desasalaf.co.cc/

http://ngaji-online.com/

http://haditsarbain.wordpress.com/

http://badaronline.com/

http://arabindo.co.nr/

http://moslemsunnah.wordpress.com/

Adapun ciri-ciri buku Wahabi adalah sebagai berikut:
1). Dari designnya yang khas. Biasanya ada semacam motif ukiran dalam designnya. Tidak ada foto atau gambar, biasanya tulisannya dibuat bagus dan dihiasi motif.

2). Dari pengarangnya, biasanya menggunakan kata Syaikh, Ust., Abu…, bin… , Al-… Contoh Syaikh Nashirudin Al-Bani, Ust. Abu Qatadah, Syaikh Abdullah bin Baaz, Ust. Zaenal Abidin, Lc. Namun title ini tidak pasti. Hanya biasanya saja. Ada juga dari ulama Aswa yang pakai itu, seperti Syaikh Hasan Ali Assaqaf, mufti mekkah Madzhab Syafi’i.

Baca Juga:  Inilah Ungkapan Salafi Wahabi Yang Banyak Mengandung Tipu Daya

3). Dari isinya, yakni ulama rujukannya, biasanya melibatkan Imam Ibnu Taimiyyah yang disebut sebagai Syaikhul Islam; Syaikh Al-Albani; Syaikh Khusaimi; Syaikh Adullah bin Baaz.

5). Menggunakan kata-kata yang khas seperti: ditakhrij, dishahihkan oleh Al-Albani.

Demikian tulisan kami yang bertujuan untuk berkenalan dengan tokoh wahabi, situs-situs serta buku terbitan dan refrensi mereka. Semoga kita tetap dalam taufiq Allah. Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq!

Faisol Abdurrahman