Bukan 25, Ternyata Jumlah Nabi 124.000 dan Rasul 313, Ini Buktinya

jumlah nabi dan rasul

Pecihitam.org – Mempercayai Nabi dan Rasul merupakan salah satu pemenuhan terhadap rukun iman yang ke empat. Para nabi dan Rasul ialah manusia-manusia pilihan Allah Swt yang di utus di dunia ini. Allah Swt juga telah memerintahkan kepada seluruh umat islam agar beriman kepada Nabi dan Rasul, sebagaimana firman-Nya dalam Surat Al-Baqarah ayat 285,

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

آمن الرسول بماأنزل اليه من ربه والمؤمنون كل آمن بالله وملائكته وكتبه ورسوله لانفرق بين احد منرسله وقالواسمعنا وأطعنا

“Demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan) : “ Kami tidak membeda-bedakan antara seorangpun (dengan orang lain) dar rasul-rasul-Nya,” dan mereka mengatakan kami dengar dan kami taat.”

Selama ini kita telah mengenal para Nabi dan Rasul yang sering di sebutkan berjumlah 25. Tapi berapakah jumlah Nabi dan Rasul yang sebenarnya ?

Memang para utusan Allah Swt yang di sebutkan namanya dalam Al-Qur’an hanya ada 25 Nabi dan Rasul saja yaitu:

  1. Nabi Adam AS
  2. Nabi Idris AS
  3. Nabi Nuh AS
  4. Nabi Hud AS
  5. Nabi Soleh AS
  6. Nabi Ibrahim AS
  7. Nabi Luth AS
  8. Nabi Ismail AS
  9. Nabi Ishak AS
  10. Nabi Yakub AS
  11. Nabi Yusuf AS
  12. Nabi Ayub AS
  13. Nabi Syuaib AS
  14. Nabi Musa AS
  15. Nabi Harun AS
  16. Nabi Zulkifli AS
  17. Nabi Daud AS
  18. Nabi Sulaiman AS
  19. Nabi Ilyas AS
  20. Nabi Ilyasa AS
  21. Nabi Yunus AS
  22. Nabi Zakaria AS
  23. Nabi Yahya AS
  24. Nabi Isa AS
  25. Nabi Muhammad SAW
Baca Juga:  Sebentar Lagi Idul Fitri, Yuk Ketahui 6 Hal Saat Lebaran di Zaman Nabi

Namun, ternyata jumlah para Nabi dan Rasul yang sebenarnya tidak hanya ke 25 nama-nama yang telah di sebutkan di atas saja. Seperti yang kita sering dengar beberapa kisah tentang Nabi Khidir, Nabi Sam’un, Nabi Samuel, dan masih ada banyak lagi para utusan Allah Swt yang belum kita ketahui.

Sebagaimana Allah Swt telah menegaskan di dalam ayat tersebut sesungguhnya yang selama ini telah di ceritakan kisahnya di dalam Al-Qur’an itu baru sebagian dari para utusannya saja. Sedangkan para utusan Allah Swt yang lainnya tidak di sebutkan di dalam Al-Qur’an.
pada Surat An-Nisa’ ayat 164 berikut,

وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنٰهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۗوَكَلَّمَ اللّٰهُ مُوْسٰى تَكْلِيْمًاۚ

Baca Juga:  Ust Idrus Ramli: Wahabi Curang Tentang Sunnahnya Mengusap Wajah Setelah Berdoa

“ Dan (Kami telah mengutus) Rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu dan Rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung.” (QS. An-Nisa’: 164).

Adapun yang wajib kita ketahui adalah ke 25 Nabi dan Rasul tersebut di atas, karena hanya mereka yang di sebutkan dalam Al-Qur’an. Sedangkan para utusan yang lainnya belum di ketahui karena tidak di sebutkan oleh Al-Qur’an.

Sedangkan, ada beberapa perbedaan pendapat dari para ulama mengenai jumlah para Nabi dan Rasul tersebut. Ada yang menyebutkan bahwa jumlah Nabi itu ada 800.000, akan tetapi pendapat yang paling masyhur menyebutkan bahwa jumlah para utusan Allah Swt ada 124.000 Nabi dan ada 313 Rasul. Pendapat ini berdasarkan pada sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dari Abi Dzar.

“Aku bertanya kepada Rasulullah Saw ‘berapakah jumlah para Nabi ?’ beliau Saw bersabda, “124.000”. lalu aku bertanya berapa jumlah para rasul?. Maka beliau Saw bersabda ‘313’.”

Namun, dari sekian riwayat-riwayat terkait jumlah para Nabi dan Rasul tersebut masih menjadi perselisihan di kalangan para ulama tentang keshahihan dari hadist tersebut. Maka sebaiknya kita kembalikan dan memasrahkan segala sesuatunya kepada Allah Swt, karena Dialah yang lebih mengetahui. Yang jelas kita wajib mengimani para Nabi dan rasul sebagaimana yang telah di sebutkan di dalam Al-Qur’an maupun yang tidak di sebutkan sekalipun. Wallahua’lam bisshawab.

Baca Juga:  Benarkah Wali Allah tidak Pernah Mati? Ini Penjelasannya
Arif Rahman Hakim
Sarung Batik