Inilah Tiga Tujuan Pernikahan yang Dijelaskan dalam Al Quran

tujuan pernikahan

Pecihitam.org – Kitab suci Al-Quran merupakan referensi dan panduan terhebat dalam kehidupan manusia. Al Quran diturunkan kepada Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah untuk menjawab dan menuntun segala persoalan hidup manusia di dunia hingga akhirat nanti. Al Quran menyingkap banyak rahasia, manfaat, dan tujuan dari setiap ajaran dalam Islam.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Imam Ibnu Katsir mengungkapkan bahwa Al Quran itu penyembuh dan rahmat yang dengannya membuahkan keimanan, hikmah, mencarai kebaikan, dan mendorong untuk melakukannya.

Sebagaiman yang tertulis dalam firman Allah dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 82 menyebutkan:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلاَّ خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.”

Terkait dengan perihal pernikahan, Al Quran sendiri telah memaparkan tujuan pernikahan yang bernilai kebaikan dalam kehidupan nyata di dunia.

Tujuan dalam pernikahan merupakan hal yang sangat penting. Sehingga diperlukan visi dan misi yang jelas bagi setiap pasangan untuk membangun keluarga yang bahagia dan islami .

Baca Juga:  Keluarga Sakinah, Baca Dan Lakukan Ini Jika Mau Harmonis

Sebagaimana pasangan suami istri haruslah saling merangkul dan bahu membahu dalam melewati gelombang ombak, badai dan maghligai kehidupan. Al-Quran menjelaskan tiga tujuan dalam pernikahan adalah sebagai berikut:

Pertama, mejadi pasangan dan imam bagi orang-orang yang bertakwa. Pernikahan berpotensi sekali dalam menciptakan insan taqwa yang bernaung atas limpahan rahmat-Nya.

Betapa indahnya keluarga yang selalu memperjuangkan nilai-nilai kebaikan bersama, dan mencetak generasi keturunan yang menenangkan hati.

Seperti halnya untaian doa yang tertulis di dalam Al Quran sangat mencerminkan keluarga yang diimpikan setiap umat. Doa tersebut termaktub dalam Al-Quran surat Al-Furqan ayat 74 berikut ini:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.

Kedua, menjaga keluarga dari dahsyatnya api neraka. Dengan bermodalkan taqwa yang dirajut bersama, keluarga bisa bersatu dan bekerja sama dalam setiap kebaikan.

Baca Juga:  Mengumandangkan Adzan Ketika Bayi Baru Lahir, Ternyata Banyak Hikmahnya

Berbeda dengan keluarga yang tidak memiliki kekompakan dalam perihal ketakwaan, sebagian dari mereka bisa saja tergelincir dalam panasnya api neraka.

Allah SWT mengingatkan dengan ayat di bawah ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Ketiga, membangun generasi beriman. Harapan indah ini merupakan prioritas utama dalam kehidupan rumah tangga. Karena dengan berhasilnya kita mencetak generasi yang beriman, maka peradaban Islam di dunia ini tak akan punah.

Keluarga yang semacam ini sungguh luar biasa, mereka tidak mendesain keluarga yang bertujuan dunia saja, melainkan juga untuk akhirat. Dalam Al-Quran surat At-Thur ayat 21 disebutkan:

Baca Juga:  Menambah Nama Suami di Belakang Nama Istri, Bolehkah?

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.”

Itulah tiga tujuan pernikahan manusia sebagaimana yang termaktub dalam Al-Quran. Semoga kita di mudahkan oleh Allah membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, rahmah wa barakah. Amiin Yarabbal’alamin. Wallahua’lam Bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *