Mengapa Kita Memperingati Hari Kelahiran Nabi, Bukan Hari Wafatnya?

hari kelahiran nabi muhammad

Pecihitam.org – Pada bulan Rabiul Awwal, seluruh umat Islam di dunia merayakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini dikenal dengan nama Maulid Nabi.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Begitu gembira dalam menyambut hari kelahiran sang Rasul agung, bahkan di setiap wilayah mempunyai cara dan tradisi sendiri-sendiri dalam merayakannya.

Hal ini sebagai bentuk suka cinta dan ekspresi bahagia akan nikmat yang Allah berikan kepada seluruh umat manusia atas lahirnya Nabi Agung Muhammad SAW.

Namun pernahkah berfikir sejenak, mengapa kita memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, bukan hari wafatnya beliau? Bukankah kebanyakan seseorang yang diperingati adalah wafatnya?

Setidaknya ada dua alasan mengapa kita sebagai umat Islam memperingati maulid Nabi dan bukan hari wafatnya beliau,

  • Pertama, kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan nikmat terbesar bagi seluruh umat manusia, sedangkan wafatnya adalah musibah terbesar bagi kita.
  • Kedua, memperingati hari kematian atau yang lebih sering disebut dengan “haul” bertujuan untuk mendoakan, mengenang dan mengharapkan adanya calon- calon pengganti seperti beliau. Sedangkan Nabi Muhammad SAW adalah manusia sempurna dan khotamul anbiya’ (Nabi terkahir). Sehingga tidak ada lagi Nabi setelah beliau.
Baca Juga:  Inilah Tanda-tanda Allah Mencintai dan Meridhai Hamba-Nya

Hal tersebut sebagaimana keterangan dalam Kitab Haul al-Ihtifal bi Dzikri al-Maulid an-Nabi asy-Syarif berikut ini:

ﻭﻧﻘﻮﻝ : ﺇﻥ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻌﻼﻣﺔ ﺟﻼﻝ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﺴﻴﻮﻃﻰ ﻗﺪ ﻛﻔﺎﻧﺎ ﺍﻟﺮﺩ ﻋﻠﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻤﻐﺎﻟﻄﺔ ﻓﻘﺎﻝ ﻓﻰ ﻛﺘﺎﺑﻪ ﺍﻟﺤﺎﻭﻯ.

إن ولادته صلى لله عليه وسلم أعظم النعم علينا، ووفاته أعظم المصائب لنا، والشريعة حثت على إظھار شكر النعم، والصبر والسلوان والكتم عند المصائب، وقد أمر الشرع بالعقيقة عند الولادة، وھي إظھار شكر وفرح بالمولود، ولم يأمر عند الموت بذبح ولا غيره، بل نھى عن النياحة وإظھار الجزع، فدلت قواعد الشريعة على أنه يحسن في ھذا الشھر إظھار الفرح بولادته صلى لله عليه .وسلم دون إظھار الحزن فيه بوفاته

Baca Juga:  Inilah Tujuh Dosa Besar yang Membinasakan, Semua Harus Kita Hindari!

Artinya: “Saya berkata, Sesungguhnya al-imam al-‘allamah Jalaluddin as-Suyuthi sudah mencukupi kita dalam menolak kesalahan besar tersebut. Beliau berkata dalam kitabnya Al-Hawi:

“Lahirnya Baginda Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan paling agungnya nikmat bagi kita, sedangkan wafatnya merupakan musibah yang paling besar bagi kita. Syari’at mendorong untuk menampakkan syukur atas berbagai nikmat, dan sabar serta tabah menghadapi berbagai musibah. Syari’at juga memerintahkan melaksanakan Aqiqah pada waktu kelahiran, dan itu merupakan bentuk menampakan syukur dan kegembiraan dengan lahirnya seorang anak, syari’at tidak memerintahkan menyembelih hewan atau jenis lainnya saat kematian, bahkan melarang prilaku niyahah (meratap). Dalam hal ini, kaidah-kaidah syariat telah menunjukkan bahwa yang hasan (baik) dilaksanakan pada kelahiran Nabi adalah menampakkan kegembiraan atau kesenangan dengan kelahiran Beliau Saw, bukan menampakkan kesedihan sebab wafatnya Beliau Saw. ”

Dengan demikian sudah sepantasnya kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW patut bersyukur dan ikut gembira dengan memperingati hari kelahiran Beliau SAW. Bukan malah mengatakan bahwa memperingati hari kelahiran Nabi adalah bid’ah tercela dan tidak ada dalilnya.

Baca Juga:  Hukum Bicara Saat Makan, Ternyata Nabi Pernah Melakukannya!

Bahwasanya tidaklah butuh dalil untuk mencintai Nabi kita Rasulullah Muhammad SAW. Beliaulah manusia sempurna, pembawa risalah, pembimbing selurut umat Islam dan yang selalu kita nanti-nantikan syafaatnya di yaumul qiyamah. Allahumma shali’ala sayyidina Muhammad.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *