Mengapa Wanita Lebih Ramai Masuk Neraka? Ini Alasannya

wanita lebih ramai masuk neraka

Pecihitam.org Ketika kita kembali mengkaji penduduk Surga dan Neraka, maka beberapa riwayat akan menggambarkan perihal kaum wanita lebih ramai masuk ke neraka ketimbang kaum lelaki. Sebagaimana riwayat Ibnu Abbas menceritakan bahwa saat khutbah gerhana Nabi saw., bersabda:

“Aku melihat neraka dan aku dapati sebagian besar penduduknya adalah kaum wanita” (HR. Bukhari dan Muslim)

Apa yang disabdakan Rasulullah tentu ada penyebab dan alasannya, dan mustahil ditakdirkan begitu saja oleh Allah swt.

Sebagaimana yang disebutkan dalam kitab At-Tadzkirah, imam al-Qurthubi berkomentar mengenai mengapa wanita lebih ramai masuk neraka daripada kaum laki-laki. Beliau berkata,

“Bahwasanya kaum wanita menjadi penduduk surga yang paling sedikit jumlahnya, karena mereka terkuasai hawa nafsu dan kecondongan kepada perhiasan dunia yang sementara. Hal itu lantaran kurangnya akal mereka untuk menggunakan kecerdasan mereka terhadap akhirat. Sehingga, menjadi lemahlah diri mereka dalam beramal dan bersiap-siap menghadapi negeri akhirat.

Di samping itu, mereka sendiri juga merupakan sebab-sebab duniawi yang paling kuat dalam memalingkan kaum laki laki dari urusan akhirat, sebab pada diri mereka terdapat daya tarik yang memikat laki-laki.

Sehingga dari wanita-lah kebanyakan kaum lelaki berpaling dari prioritas akhirat lantaran jiwa-jiwa mereka, mengarahkan pandangannya kepada urusan selain akhirat, cepat tertipu dengan seruan orang-orang yang akan memalingkan mereka dari agama, dan sulit untuk menyambut seruan orang yang bertakwa.

Baca Juga:  Keutamaan Ikhlas Dalam Islam yang Perlu Kita Ketahui

Adapun ahli tauhid memberikan hadits-hadits mulia sebagai alasan mengapa jumlah wanita yang ada dalam neraka lebih banyak ketimbang kaum lelaki. Abu Sa’id Al-Khudri mengabarkan bahwa Rasulullah saw., bersabda:

Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian! Sesungguhnya, aku melihat mayoritas dari kalian sebagai penduduk neraka” Mereka bertanya, ” Mengapa begitu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Karena kalian sering melaknat dan mengkufuri suami”

Selain itu, Utsamah bin Zaid juga mengabarkan sebuah hadits:

“Aku berdiri di depan pintu neraka, dan aku melihat sebagian besar yang memasukinya adalah kaum wanita.”

Sehingga dari gambaran singkat di atas dapat disimpulkan bahwa penyebab mengapa kaum wanita lebih banyak menjadi penduduk neraka diantaranya ialah

  • Kecondongannya terhadap perhiasan dunia sehingga mampu melembahkan iman mereka
  • Banyaknya para wanita yang mengabaikan kewajibannya sebagai seorang istri, seperti keluar tanpa adanya izin sang suami bahkan lebih dari itu. Mereka melaknat bahkan mengkufuri suaminya.
  • Menjadi penyebab mengapa banyak kaum lelaki berpaling dari kewajiban Agama yang mesti dilakukannnya. Hal ini dikarenakan wanita memiliki daya tarik, terlebih jika memang sengaja menampakkan daya tarik tersebut. Baik seperti cara dandan  mereka yang berlebihan ataupun menampakkan auratnya yang mesti ditutupi.
Baca Juga:  Hukum Perbudakan Menurut Islam, Masihkah Relevan di Zaman Sekarang?

Sebagaimana dalam hadits Rasulullah saw., yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Ahmad

“Wanita wanita yang berpakaian tetapi mereka telanjang, melenggak longgakkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan akan seperti punuk unta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginyaa boleh didapati dari jarak perjalanan sekian  dan sekian”

Adapun larangan keluar rumah agar tidak bersikap berlebih lebihan diterangkan dalam al Qur’an salah satunya dalam QS. al Ahzab/33: 33

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang orang jahiliah dahulu …”

Dalam tafsir ibnu katsir ditemukan pandangan Qatadah dalam menanggapi konteks kalimat dari

Dan janganlah kamu berhias dan (bertingkah laku) seperti orang orang jahiliyah dahulu”

Bahwa perempuan jahiliyah yang ketika keluar rumah hendaknya berjalan berlenggak lenggok dalam langkah yang manja dan memikat.

Namun sebagai pengkaji dari tema diatas, tentu tidak semua wanita akan menjadi penghuni neraka sehingga mendukung anggapan bahwa dari Kaum wanita-lahyang mengisi neraka lebih banyak, melainkan wanita wanita yang beriman, patuh terhadap perintah agama tentulah akan mendapatkan kedudukan yang tinggi.

Baca Juga:  Problematika Ojek “Syar’i”, Se-syar’i Itukah?

Dan Allah sama sekali tidak akan menyia nyiakan amal hambanya baik laki laki maupun wanita sebagaimana dalam QS. al Ahzab/33: 35

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”

Semoga bermanfaat

Rosmawati
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG