Punya Rumah Baru? Berikut Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam

cara pindah rumah menurut islam

Pecihitam.org – Ketika memiliki atau menempati sebuah rumah terkadang sebuah keluarga tidak selamanya bisa menetap tinggal di rumah tersebut. Entah disebabkan karena faktor atau alasan tertentu, pindah rumah bisa saja terjadi misalnya sebab faktor lingkungan dan tuntutan pekerjaan, faktor kenyamanan, karena faktor keluarga dan mengikuti dimana pasangan menetap dan faktor lain sebagainya. Ketika pindah rumah baru terdapat tata cara yang dianjurkan menurut Islam.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dalam adat Jawa biasanya pindah rumah berdasarkan cara serta menurut perhitungan sesuatu penanggalan Jawa tertentu. Tujuannya adalah agar pemilik rumah tempat tinggal dengan nyaman dan merasa tentram serta mendapatkan kebaikan dari rumah tersebut. Terkadang ada ada pula para tetangga yang ramai-ramai mengantar dan mengiringi ketika pindah ke rumah baru.

Berbeda dengan adat Jawa dalam Islam tidak terdapat perhitungan mengenai tanggal tertentu atau hari tertentu. Semua hari dianggap baik sehingga perbolehkan untuk pindah rumah kapan saja dan kemana saja dengan mengharap rahmat dan kebaikan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Berikut Tata cara Pindah Rumah Menurut Islam.

1. Membaca salam dan doa ketika memasuki rumah baru

Ketika memasuki rumah baru cara pertama yang dianjurkan menurut Islam adalah mengucapkan salam dengan mengucapkan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Juga:  Tata Cara Orang Tua Mencarikan Jodoh untuk Anaknya

Ucapan salam sebetulnya tidak hanya diucapkan ketika masuk rumah baru namun juga setiap masuk rumah yang ditempati maupun ke rumah siapa saja yang sedang dikunjungi.

Selanjutnya setelah mengucapkan salam dilanjutkan dengan membaca doa doa menempati rumah baru. contohnya seperti berikut:

أعوذ بكلمات الله التامات من شر ما خلق
A’udzu bikalimatillahi al-taammaati min syarri maa khalaqa

Artinya: “Aku berlindung dengan nama-nama Allah yang sempurna dari kejahatan sesuatu yang Dia ciptakan”.

Secara lengkapnya mengenai amalan dan doa dapat dibaca pada artikel amanlan dan doa menempati rumah baru.

2. Bersyukur kepada Allah

Setiap orang pasti merasa bahagia ketika memiliki rumah apalagi rumah baru. Yang mana rumah berfungsi sebagai tempat beristirahat tempat berkumpul bersama keluarga dan tempat kembali setelah kita berpergian dari manapun. Oleh karenanya kita wajib bersyukur kepada Allah sebab rumah adalah salah satu rezeki dan rahmat dari Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah dalam AlQuran:

“Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan :”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim 14/7)

Bentuk rasa syukur ketika menempati rumah baru dapat di dilakukan juga dengan cara mengadakan acara syukuran atau walimah. Mengundang orang-orang untuk berkunjung dan makan ataupun bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Baca Juga:  Putus Asa adalah Penyakit yang Mematikan Bagi Umat Islam

Syukuran walimah dianjurkan oleh para ulama, salah satunya Imam Syafi’i mengatakan bahwa:

“Diantara bentuk walimah adalah al wakirah aku tidak memberikan kelonggaran untuk meninggalkannya “. (Al-mausu’ah Al Fiqihiya Al Kuwaitiyah 8/7)

Walimah tidak harus dilakukan secara besar-besaran atau bermewah-mewahan cukup dilaksanakan sesuai kemampuan pemilik rumah itu sendiri dengan niat berbagi kebahagiaan ataupun sedekah kepada orang lain.

3. Perkenalan dengan masyarakat sekitar

Selayaknya warga yang menempati rumah baru dianjurkan beradaptasi dengan lingkungan sekitar, yaitu memperkenalkan diri dan keluarga kepada minimal tetangga terdekat. Hal demikian selain sebagai sarana memperkenalkan diri juga sebagai sarana silaturahmi.

Sebab terkadang tetangga lebih bisa banyak membantu dibandingkan dengan saudara. Karena itu wajib menjalin hubungan yang baik dan harmonis dengan tetangga tidak membuat kritikan dan berusaha saling mengenal satu sama lain. Hal seperti ini akan anda rasakan dalam kehidupan sehari – hari.

Baca Juga:  Ini Ancaman Orang Yang Bunuh Diri Dalam Islam!

Diriwayatkan dari Abi Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda:

“Demi Allah Tidaklah beriman, demi Allah tidaklah beriman, demi Allah tidaklah beriman. Ditanyakan kepada Rasul: “Siapa wahai Rasulallah? Beliau bersabda: “Orang yang tetangganya tidak merasa aman karena gangguannya.” (Hr. Ahmad, A l-Bukhari)

4. Perbanyak shalat dan membaca Alquran

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan agar setiap muslim memperbanyak shalat dan membaca Alquran di dalam rumah atau tempat yang baru ditinggali. Sebagaimana hadis berikut:

“Sinarilah rumahmu dengan memperbanyak shalat dan membaca Al Qur’an”. (HR Al Baihaqi)

Rumah yang sering dibacakan Al-qur’an akan tampak terang benderang menurut pandangan Allah. Selain itu berkah dari Alquran tersebut juga akan menentramkan keluarga dan seisi rumah, menjadikan penghuni rumah tersebut lebih harmonis dan bahagia.

Selain itu dianjurkan pula membaca surat Yasin pada 7 hari pertama ketika menempati rumah baru tersebut dan juga perbanyak membaca sholawat nabi.

Demikian tata cara pindah rumah menurut ajaran Islam semoga bermanfaat Wallahu A’lam Bishawab

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published.