Sholat Sunnah Sebelum Sholat Jumat, Sholat Apakah Itu?

Sholat Sunnah Sebelum Sholat Jumat, Sholat Apakah Itu?

PeciHitam.org – Bagi kaum laki-laki, ketika kita berangkat menunaikan Sholat jumat, sering kita dapati jamaah yang sedang mengerjakan Sholat sunnah setelah mereka masuk ke masjid menjelang dimulainya Sholat Jumat. Sholat apakah yang dikerjakan?

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Jawabannya, ada dua apa sajakah itu? Pertama, Sholat sunnah mutlak, Sholat ini hukumnya sunnah. Seseorang bisa mengerjakannya maksimal  pada saat imam memulai khutbah. Kedua, yaitu Sholat qabliyah Jumat. Mengenai masalah ini para ulama mazhab berbeda pendapat. Adapun masing-masing pendapatnya antara lain:

Pendapat pertama dari kalangan Imam Abu Hanifah, Syafi’iyyah (menurut pendapat yang dalilnya lebih sharih/tegas), dan Hanabilah dalam riwayat yang tidak masyhur. Sementara pendapat kedua, yakni pendapat sebagian Hanabilah dalam riwayat yang masyhur dan Imam Malik berpendapat bahwa sholat sunnah ini tidak disunnahkan.

Adapun mengenai hal ini, terekam dalam sabda Nabi SAW:

 وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ سُلَيْكٌ الغَطَفَانِيُّ وَرَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَلَّيْتَ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ تَجِيْءَ؟ قاَلَ لاَ قَالَ فَصَلِّ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيْهِمَا سنن ابن ماجه

Baca Juga:  Sahkah Wanita Shalat tanpa Mukena? Berikut Penjelasanya

“Diriwayatkan dari Abi Hurairah r.a. berkata: Sulayk al Ghathafani datang (ke masjid), sedangkan Rasulullah saw sedang berkhutbah. Lalu Nabi SAW bertanya: Apakah kamu sudah Sholat sebelum datang ke sini? Sulayk menjawab: Belum. Nabi SAW bersabda: Sholatlah dua raka’at dan ringankan saja (jangan membaca surat panjang-panjang)” (Sunan Ibn Majah: 1104).

Berdasar dalil tersebut, Imam al Nawawi menegaskan dalam kitab al Majmu’ Syarh al Muhadzdzab:

فَرْعٌ فِيْ سُنَّةِ الجُمْعَةِ بَعْدَهَا وَقَبْلَهَا تُسَنُّ قَبْلَهَا وَبَعْدَهَا صَلاَةٌ وَأَقَلُّهَا رَكْعَتَانِ قَبْلَهَا وَرَكْعَتَانِ بَعْدَهَا وَالأَكْمَلُ أَرْبَعٌ قَبْلَهَا وَأَرْبَعٌ بَعْدَهَا

Menerangkan tentang sunnah Sholat Jum’at sebelumnya dan sesudahnya. Disunnahkan Sholat sunnah sebelum dan sesudah Sholat jum’at. Paling sedikit dua raka’at sebelum dan sesudah Sholat jum’at. Namun yang paling sempurna adalah Sholat sunnah empat raka’at sebelum dan sesudah Sholat Jum’at”. (Al Majmu’, Juz 4: 9)

Baca Juga:  Apakah Mandi Wajib Harus Keramas? Ini Penjelasannya

Adapun lafadz niat sholat qabliyah Jumat, yaitu:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى

“Aku niat Sholat sunnah sebelum Jumat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Dalam Sunan Ibnu Majah, Ibju Annas meriwayatkan dari Nabi, bahwa Nabi SAW, mengerjakan Sholat sunnah sebelum Jumat sebanyak 4 rakaat dengan satu salam.

Hal ini juga diamini dalam sunan at-Tirmidzi, yang menerangkan bahwa Abdullah Ibnu Masud pernah mengerjakan sholat sunnah sebelum jumat sebanyak 4 rakaat, dan mengerjakan sholat sunnah 4 rakaat sesudah sholat jumat.

Sholat sunnah sebanyak 4 rakaat ini juga sering dikerjakan oleh sahabat Nabi lainnya, di antaranya  Ibnu Mas’ud, Sufyan At-Tsauri, dan Ibnu Mubarak.

Adapun niat sholat sunnah sebelum jumat 4 rakaat dengan satu kali salam, sebagai berikut:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْجُمْعَةِ اَرْبَعَ رَكَعَةٍ قَبْلِيَةً لِلهِ تَعَالَى

“Aku niat Sholat sunnah sebelum Jumat 4 rakaat karena Allah Ta’ala.”

Dianjurkan juga untuk membaca surah pendek saja. Hal ini bukan tanpa alasan, karena keterbatasan waktu atau sedikitnya waktu. Waktu mengerjakannya yang terakhir pada saat khatib naik mimbar dan membaca khutbahnya.

Baca Juga:  Shalat Bagi Orang Musafir, Apakah Boleh Diqashar?

Dari beberapa ketetangan di atas, dapat disimpulkan bahwa mengerjakan Sholat sunnah sebelum Jumat merupakan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi saw.

Semoga dengan penjelasan singkat ini dapat memberi manfaat bagi para pembaca sekalian.

Mohammad Mufid Muwaffaq