Surah Al-A’raf Ayat 152-153; Seri Tadabbur Al-Qur’an

Surah Al-A'raf Ayat 152-153

Pecihitam.org – Surah Al-A’raf Ayat 152-153 menceritakan tentang kemurkaan yang menimpa Bani Israil akibat perbuatan syirik mereka, yaitu bahwa Allah SWT tidak menerima taubat mereka sehingga sebagian mereka saling membunuh, sebagaimana juga telah dijelaskan sebelumnya pada suraht al-Baqarah ayat 54.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 152-153;

Surah Al-A’raf Ayat 152
إِنَّ الَّذِينَ اتَّخَذُوا الْعِجْلَ سَيَنَالُهُمْ غَضَبٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَذِلَّةٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۚ وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُفْتَرِينَ

Terjemahan: Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu (sebagai sembahannya), kelak akan menimpa mereka kemurkaan dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan.

Tafsir Jalalain: إِنَّ الَّذِينَ اتَّخَذُوا الْعِجْلَ (“Sesungguhnya orang-orang yang menjadikan anak lembu) sebagai sesembahan سَيَنَالُهُمْ غَضَبٌ (kelak akan menimpa mereka kemurkaan) yakni azab

مِنْ رَبِّهِمْ وَذِلَّةٌ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا (dari Tuhan mereka dan kehinaan dalam kehidupan di dunia) maka mereka dihukum dengan perintah agar mereka membunuh diri mereka sendiri dan kehinaan akan selalu menimpa mereka sampai hari kiamat nanti.

وَكَذَٰلِكَ (Demikianlah) seperti apa yang telah Kami balaskan kepada mereka نَجْزِي الْمُفْتَرِينَ (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan) terhadap Allah dengan melakukan perbuatan syirik dan lain-lainnya.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 12-18; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Mengenai kemurkaan yang menimpa Bani Israil akibat penyembahan mereka terhadap anak lembu itu adalah, bahwa Allah SWT tidak menerima taubat mereka sehingga sebahagian mereka membunuh sebahagian yang lain, sebagaimana telah diuraikan sebelumnya. Sedangkan kehinaan menimpa mereka setelah itu, yaitu kehinaan dan kerendahan dalam kehidupan dunia.

وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُفْتَرِينَ (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang membuat-buat kebohongan) diriwayatkan oleh Ayyub as-Sakhtayani dari Abu Qilabah al-Jarmi, bahwasanya ia membaca ayat ini: وَكَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُفْتَرِينَ lalu ia mengatakan: “Demi Allah, yang demikian itu berlaku bagi semua orang yang membuat-buat kebohongan sampai hari Kiamat”.

Tafsir Quraish Shihab: Sesungguhnya mereka yang terus menyembah patung anak lembu, seperti al-Sâmiriy dan konco- konconya, di samping menjadi sangat terhina di dunia, juga akan mendapat murka Tuhan di akhirat. Begitulah Kami akan membalas perbuatan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah dan menyembah selain Dia.

Surah Al-A’raf Ayat 153
وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِهَا وَآمَنُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 1-3; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Terjemahan: Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Tafsir Jalalain: وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا (Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan; kemudian bertaubat) kembali tidak melakukannya مِنْ بَعْدِهَا وَآمَنُوا (sesudah itu dan beriman) terhadap Allah

إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا (sesungguhnya Tuhan kamu sesudahnya) sesudah tobat لَغَفُورٌ (adalah Maha Pengampun) kepada mereka رَحِيمٌ (lagi Maha Penyayang”).

Tafsir Ibnu Katsir: Selanjutnya Allah SWT mengingatkan hamba-hambaNya dan menunjukkan mereka bahwa Dia akan menerima taubat mereka dari segala macam dosa, meskipun dosa akibat kekafiran atau kemusyrikan, kemunafikan atau kedurhakaan.

Oleh karena itu, setelah kisah itu, Dia mengikutinya dengan firman-Nya: وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِهَا وَآمَنُوا إِنَّ رَبَّكَ (Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Rabbmu) wahai Muhammad, Rasul pembawa taubat, Nabi pembawa rahmat;

مِنْ بَعْدِهَا (Sesudah itu) yaitu sesudah perbuatan itu (taubat yang disertai dengan iman) لَغَفُورٌ رَحِيمٌ (Adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang)

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abdullah bin Masud, bahwa ia pernah ditanya tentang seseorang yang berbuat zina dengan seorang wanita lalu menikahinya. Maka ia pun membacakan ayat ini sepuluh kali dan ia tidak memerintahkannya kepada mereka dan tidak melarangnya.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 59-62; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Dan orang-orang yang melakukan berbagai keburukan, seperti kekufuran, menuhankan patung anak lembu dan melakukan kemaksiatan, tetapi kemudian benar-benar bertobat kepada Allah, sesungguhnya Tuhanmu–dengan sebab pertobatan itu–akan menjadi Pelindung mereka dan mengampuni apa yang mereka lakukan sebelumnya.

Demikian Terjemahan dan Tafsir Surah Al-A’raf Ayat 152-153 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu kita tentang Al Qur’an dan menjadi cahaya dalam kehidupan kita saat ini dan kehidupan berikutnya. Aamiin

M Resky S