Surah Al-Isra Ayat 59; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Isra Ayat 59

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Isra Ayat 59 ini, menerangkan bahwa tidak ada yang mampu menghalangi ter-laksananya mukjizat yang diberikan kepada rasul-Nya. Orang-orang dahulu yang mendustakan tanda-tanda kekuasaan-Nya (mukjizat) seperti yang telah diberikan kepada para rasul-Nya yang terdahulu, akan dimusnahkan.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dia memberikan tanda-tanda kekuasaan itu untuk mengingatkan manusia agar mengambil pelajaran darinya, sehingga mereka bertobat dan kembali mengikuti bimbingan Allah swt seperti yang diserukan oleh para nabi dan rasul-Nya.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 59

وَمَا مَنَعَنَا أَن نُّرْسِلَ بِالْآيَاتِ إِلَّا أَن كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوا بِهَا وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا

Terjemahan: Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu. Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.

Tafsir Jalalain: وَمَا مَنَعَنَا أَن نُّرْسِلَ بِالْآيَاتِ (Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan ayat-ayat) yakni mukjizat-mukjizat yang diminta oleh penduduk Mekah إِلَّا أَن كَذَّبَ بِهَا الْأَوَّلُونَ (melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu) yaitu ketika Kami mengirimkannya, maka karenanya Kami membinasakan mereka.

Baca Juga:  Surah Al-Ahzab Ayat 56; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Jika kami mengirimkan tanda-tanda kekuasaan Kami itu kepada penduduk Mekah, niscaya pula mereka akan mendustakannya, kemudian mereka berhak untuk dibinasakan. Sedangkan Kami telah memutuskan untuk menangguhkan azab bagi mereka, supaya risalah Nabi Muhammad saw. sempurna.

وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ (Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu) sebagai tanda kekuasaan Kami مُبْصِرَةً (yang dapat dilihat) terang dan gamblang فَظَلَمُوا (tetapi mereka menganiaya) mereka mengingkari mukjizat itu dengan menganiaya بِهَا (unta betina itu) maka dibinasakanlah mereka

وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا (Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu) mukjizat-mukjizat itu (melainkan untuk menakuti) hamba-hamba-Ku oleh karena itu mereka mau beriman.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman mengenai kaum Tsamud, yaitu ketika mereka meminta dikeluarkannya unta betina dari sebongkah batu. Lalu Shalih berdo’a memohon kepada Rabbnya, hingga akhirnya Allah mengeluarkan untuk mereka unta betina dari sebongkah batu seperti yang mereka minta.

Setelah mereka berbuat aniaya terhadap unta betina itu, yakni kufur terhadap Rabb yang menciptakannya, mendustakan Rasul-Nya, serta membunuh unta tersebut, maka Shalih as. berkata: “Bersukarialah kamu di rumahmu selama tiga hari. Itu adalah janji yang tidak dapat didustakan.” (QS. Huud: 65)

Baca Juga:  Surah Al-Mu'minun Ayat 105-107; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman: وَآتَيْنَا ثَمُودَ النَّاقَةَ مُبْصِرَةً فَظَلَمُوا بِهَا (Dan telah Kami berikan kepada Tsamud unta betina itu [sebagai mukjizat] yang dapat dilihat tetapi mereka menganiaya unta betina itu) Maksudnya, yang demikian itu menunjukkan keesaan Penciptanya dan kebenaran Rasul-Nya yang dikabulkan do’anya.

فَظَلَمُوا بِهَا (Tetapi mereka menganiaya unta betina itu) Maksudnya, mereka mengingkarinya dan melarang unta betina itu minum air minumnya dan kemudian mereka membunuhnya. Hingga akhirnya Allah membinasakan mereka serta menimpakan siksaan kepada mereka dengan adzab Rabb yang Mahaperkasa lagi Mahamulia.

Dan firman-Nya: وَمَا نُرْسِلُ بِالْآيَاتِ إِلَّا تَخْوِيفًا (Dan Kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti) Qatadah berkata: “Sesungguhnya Allah Ta’ala membuat manusia takut dengan memberikan tanda-tanda yang dikehendaki-Nya, agar mereka ingat dan mengambil pelajaran serta kembali kepada-Nya.

Tafsir Kemenag: Allah menjelaskan bahwa tidak ada yang mampu menghalangi ter-laksananya mukjizat yang diberikan kepada rasul-Nya. Orang-orang dahulu yang mendustakan tanda-tanda kekuasaan-Nya (mukjizat) seperti yang telah diberikan kepada para rasul-Nya yang terdahulu, akan dimusnahkan.

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 110-111; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Begitu pula orang-orang Quraisy yang meminta kepada Nabi Muhammad saw, supaya Allah menurunkan pula tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada mereka. Akan tetapi, Allah tidak mengabulkannya, karena bila tanda-tanda kekuasaan Allah itu diturunkan, pasti mereka mendustakannya juga dan tentulah mereka akan dibinasakan seperti umat-umat yang dahulu.

Sedang Allah tidak akan membinasakan orang-orang Quraisy, karena di antara keturunan mereka ada yang diharapkan menjadi orang-orang yang beriman. Allah swt menjelaskan bahwa Dia telah memberikan tanda-tanda kekuasaan-Nya (mukjizat-Nya) kepada Nabi Saleh, seperti yang diminta oleh kaum Samud yaitu unta betina yang dapat mereka saksikan sendiri.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Isra Ayat 59 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Kemenag. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S