Surah An-Nahl Ayat 5-7; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah An-Nahl Ayat 5-7

Pecihitam.org – Kandungan Surah An-Nahl Ayat 5-7, Ayat ini secara Keseluruhan membicarakan manfaat dan kegunaan hewan dan binatang ternak bagi manusia. Kulit dan bulu binatang dapat dimanfaatkan untuk sepatu dan pakaian.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Adapun daging dan air susunya dapat dijadikan makanan. Punggung hewan juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkut barang atau melakukan perjalanan. Kaki binatang dapat digunakan untuk membajak sawah dan manfaat lainnya.

Menakjubkan sekali bahwa binatang ternak yang mempunyai manfaat yang besar ternyata tidak merepotkan kita dan tidak membutuhkan biaya yang besar dalam memeliharanya. Al-Quran menilai gerakan serentak dalam proses produksi ini sebagai keutamaan para peternak. Selanjutnya Islam menganjurkan para petani untuk beternak.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah An-Nahl Ayat 5-7

Surah An-Nahl Ayat 5
وَالْأَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيهَا دِفْءٌ وَمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ

Terjemahan: Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebahagiannya kamu makan.

Tafsir Jalalain: وَالْأَنْعَامَ (Dan binatang ternak) yakni unta, sapi dan kambing. Lafal al-an’aam dibaca nashab karena dinashabkan oleh fi’il yang diperkirakan keberadaannya lalu fi’il tersebut ditafsirkan atau dijelaskan oleh lafal berikut ini, yaitu:

خَلَقَهَا لَكُمْ (Dia telah menciptakannya untuk kalian) sebagian dari manusia فِيهَا دِفْءٌ (padanya ada kehangatan) yaitu bulu dan kulitnya dapat dibuat pakaian dan selimut untuk penghangat tubuh kalian وَمَنَافِعُ (dan berbagai manfaat) yaitu dari anak-anaknya,

air susunya dan dapat dijadikan sebagai kendaraan وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ (dan sebagiannya kalian makan) zharaf didahulukan karena untuk tujuan fashilah.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah memberi anugerah kepada hamba-Nya dengan apa yang diciptakan untuk mereka, berupa binatang-binatang ternak, yaitu unta, sapi dan domba. Sebagaimana Allah telah merincinya dalam surah al-An’am, hingga berjumlah delapan pasang.

Baca Juga:  Surah An-Nahl Ayat 72; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Dan Allah jadikan pula untuk mereka kemashlahatan dan kemanfaatan yang terdapat pada binatang-binatang itu, dari bulu domba, bulu unta, dan bulu kambing. Mereka dapat menggunakannya sebagai pakaian dan permadani. Merekapun minum susunya dan makan anak-anak binatang tersebut.

Tafsir Kemenag: Allah swt menjelaskan aneka ragam kenikmatan yang disediakan untuk para hamba-Nya berupa binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, dan lain sebagainya. Nikmat yang diperoleh dari binatang itu seperti bulunya yang dapat dibuat kain wool, berguna untuk melindungi tubuh dari gangguan udara dingin, dan kulitnya dapat dijadikan sepatu dan peralatan lainnya.

Begitu pula susu dan dagingnya bermanfaat bagi kesehatan manusia. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa binatang ternak itu diciptakan untuk manusia agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Surah An-Nahl Ayat 6
وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ

Terjemahan: Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.

Tafsir Jalalain: وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ (Dan kalian memperoleh pandangan yang indah padanya) yakni sebagai perhiasan kalian حِينَ تُرِيحُونَ (ketika kalian membawanya kembali ke kandang) ketika kalian menggiringnya kembali ke kandangnya di waktu sore hari,

وَحِينَ تَسْرَحُونَ (dan ketika kalian melepaskannya ke tempat penggembalaan) kalian mengeluarkannya dari kandangnya menuju ke tempat penggembalaan di waktu pagi hari.

Tafsir Ibnu Katsir: Dan Allah jadikan pula untuk mereka keindahan dan perhiasan yang terdapat pada binatang-binatang itu, maka untuk itu Allah berfirman: وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ (Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya ketika kamu membawanya kembali ke kandang)

Baca Juga:  Surah Al-Mu'min Ayat 10-14; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

yaitu pada pulangnya pada petang hari dari tempat penggembalaan, karena sesungguhnya tempat itulah yang memanjangkan tulang rusuk, membesarkan susu dan meninggikan punuk.

وَحِينَ تَسْرَحُونَ (Dan ketika kamu melepaskanya ke tempat penggembalaan) yaitu pada pagi hari ketika kamu membawanya ke tempat penggembalaan.

Tafsir Kemenag: Allah swt menjelaskan bahwa manusia memperoleh kepuasan batin dan pemandangan yang indah pada binatang ternak ketika mereka melepas dan menggiringnya di pagi hari menuju tempat penggembalaan.

Perasaan yang sama juga dirasakan pada sore hari ketika mereka menghalau dan menggiring binatang ternak itu kembali ke kandangnya. Keindahan yang diperoleh manusia dari binatang ternak itu termasuk nikmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya.

Surah An-Nahl Ayat 7
وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَى بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ الْأَنفُسِ إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Terjemahan: Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Tafsir Jalalain: وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ (Dan ia dapat memikul beban-beban kalian) barang-barang kalian إِلَى بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ (ke suatu negeri yang kalian tidak sanggup sampai kepadanya) kalian tidak sanggup mencapainya tanpa memakai kendaraan unta,

إِلَّا بِشِقِّ الْأَنفُسِ (melainkan dengan kesukaran-kesukaran yang memayahkan diri) yang membuat payah diri kalian. إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ (Sesungguhnya Rabb kalian benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) terhadap kalian, Dia telah menciptakannya untuk kalian manfaatkan.

Baca Juga:  Surah An-Nahl Ayat 73-74; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ (Dan ia memikul beban-bebanmu) yaitu beban-beban yang berat yang kamu tidak mampu memindahkannya dan memikulnya, إِلَى بَلَدٍ لَّمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ الْأَنفُسِ (Ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya melainkan dengan kesukaran-kesukaran [yang memayahkan] diri).

Dan itu semua adalah dalam haji, umrah, peperangan, perdagangan dan sejenisnya. Kamu semua menggunakannya dalam berbagai macam penggunaan, seperti tunggangan dan angkutan.

Maka dari itu Allah berfirman di sini, setelah membeberkan nikmat-nikmat ini semua: إِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ (Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Mahapengasih lagi Mahapenyayang) Artinya, Rabbmulah yang mengendalikan binatang-binatang ternak itu, dan menundukkannya untukmu.

Tafsir Kemenag: Kemudian Allah menyebutkan nikmat-Nya yang lain yang diperoleh manusia dari binatang ternak, yakni mengangkut barang atau beban manusia yang berat dari satu tempat ke tempat yang lain dimana mereka tidak sanggup untuk membawanya sendiri.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah An-Nahl Ayat 5-7 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Kemenag. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S