Surah Ar-Ra’d Ayat 42; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Ar-Ra'd Ayat 42

Pecihitam.org – Kandungan Surah Ar-Ra’d Ayat 42, ayat ini merupakan lanjutan ayat-ayat sebelumnya. yang mengatakan, kaum kafir berpikir dapat melarikan diri dari kemurkaan dan azab Allah Swt. Dalam pikiran mereka terlintas mengelabui atau melakukan makar kepada Allah Swt.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Padahal segala sesuatunya berada di bawah kekusaaan Allah Swt. Jika terlintas melakukan makar, maka ketahuilah bahwa Allah dengan ilmunya yang tidak terbatas, meliputi segala sesuatu di alam semesta ini. Bahkan sesuatu yang terlintas dalam benak manusia tidak luput dari pengawasannya.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Ar-Ra’d Ayat 42

وَقَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَمِيعًا ۖ يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ ۗ وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ

Terjemahan: Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka (kafir Mekah) telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik) itu.

Tafsir Jalalain: وَقَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ (Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka telah mengadakan tipu-daya) yang dimaksud adalah umat-umat terdahulu sebelum orang-orang kafir Mekah; mereka telah berbuat makar terhadap nabi-nabi-Nya sebagaimana orang-orang kafir Mekah telah berbuat makar terhadapmu.

Baca Juga:  Surah Ar-Ra'd Ayat 17; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

فَلِلَّهِ الْمَكْرُ جَمِيعًا (tetapi semua tipu-daya itu adalah dalam kekuasaan Allah) tipu daya mereka tidaklah sama dengan tipu daya-Nya, karena Allah swt.

يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ (Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri) maka untuk itu Dia telah mempersiapkan balasan usaha itu; dan inilah yang dinamakan tipu daya secara keseluruhan. Karena sesungguhnya balasan itu menimpa mereka sewaktu mereka tidak menyadarinya.

وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ (Dan orang-orang kafir akan mengetahui) lafal al-kaafir yang dimaksud adalah makna jenis sehingga artinya menunjukkan jamak sekalipun lafalnya mufrad. Akan tetapi menurut qiraat yang lain dibaca al-kuffaaru dalam bentuk jamak.

لِمَنْ عُقْبَى الدَّارِ (untuk siapakah tempat kesudahan yang baik itu) akibat yang paling baik di akhirat kelak; apakah untuk mereka ataukah untuk Nabi saw. dan para sahabatnya?

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 106-107; Seri Tadabbur Al Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman: وَقَدْ مَكَرَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ (“Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka [kafir Makkah] telah mengadakan tipu daya.”) Terhadap Rasul-Rasul mereka, dan mereka ingin mengusir para Rasul itu dari negeri mereka. Maka Allah membalas tipu daya mereka, dan menjadikan akibat yang baik bagi orang-orang yang bertakwa.

يَعْلَمُ مَا تَكْسِبُ كُلُّ نَفْسٍ (“Allah mengetahui apa yang diusahakan setiap diri.”) Maksudnya, Allah Ta’ala mengetahui segala rahasia yang terpendam dalam jiwa. Dan akan membalas setiap orang atas perbuatannya.

وَسَيَعْلَمُ الْكُفَّارُ (“Dan orang-orang kafir akan mengetahui.”) Pada qira’at lain dibaca dengan “kaafir” (orang kafir); liman ‘uqbad daar (“Untuk siapa tempat kesudahan [yang baik] itu.”)

Maksudnya adalah, untuk siapa giliran kemenangan dan akibat yang baik itu, apakah untuk mereka atau untuk pengikut para Rasul itu? Tentu saja untuk pengikut para Rasul itu, baik di dunia ini ataupun di akhirat nanti.

Tafsir Quraish Shihab: Orang-orang sebelum mereka telah membuat rencana jahat terhadap rasul-rasulnya. Akan tetapi Allah Swt. telah mempunyai ketetapan untuk mengatur segala urusan orang-orang kafir di saat ini dan di masa akan datang. Pembalasan mereka nantinya akan sesuai dengan apa yang mereka perbuat.

Baca Juga:  Surah Ar-Ra'd Ayat 14; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Dialah yang mengetahui semua yang dilakukan oleh tiap orang. Jika mereka dulu, tidak mengetahui bahwa akibat baik adalah untuk orang-orang Mukmin. maka kelak, pada hari kiamat mereka akan melihat dengan mata kepala sendiri, untuk siapa akibat baik berupa tinggal di surga.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Ar-Ra’d Ayat 42 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S