Surah At-Taubah Ayat 83; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah At-Taubah Ayat 83

Pecihitam.org – Kandungan Surah At-Taubah Ayat 83 ini menjelaskan bahwa termasuk dari salah satu tanda orang-orang Munafik ialah selalu ingin menjadikan pendapatnya sebagai sentral. Padahal Nabi Muhammad Saw menandaskan bahwa semua gerakan mereka adalah dalam rangka melarikan diri.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Karena itu sewaktu segala sesuatunya telah terungkap, mereka mengusulkan perang lainnya kepada Nabi. Namun yang mereka katakan itu hanyalah tipu daya dan sekali-kali bukan kesiapan yang sesungguhnya.

Karena itulah Nabi berkata kepada mereka, “Kalian bukanlah orang yang berani berperang, karena itu kalian jangan mengajukan usul semacam ini. Pergilah kalian dan tinggallah di rumah saja sebagaimana para orang tua yang uzur, mereka yang sedang sakit, dan orang-orang yang tidak mampu pergi ke medan perang”.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah At-Taubah Ayat 83

فَإِنْ رَجَعَكَ اللَّهُ إِلَىٰ طَائِفَةٍ مِنْهُمْ فَاسْتَأْذَنُوكَ لِلْخُرُوجِ فَقُلْ لَنْ تَخْرُجُوا مَعِيَ أَبَدًا وَلَنْ تُقَاتِلُوا مَعِيَ عَدُوًّا ۖ إِنَّكُمْ رَضِيتُمْ بِالْقُعُودِ أَوَّلَ مَرَّةٍ فَاقْعُدُوا مَعَ الْخَالِفِينَ

Terjemahan: Maka jika Allah mengembalikanmu kepada suatu golongan dari mereka, kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar (pergi berperang), maka Katakanlah: “Kamu tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kamu telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang”.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 124-125; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Tafsir Jalalain: فَإِنْ رَجَعَكَ (Maka jika kamu telah dikembalikan) bila telah dipulangkan dengan selamat اللَّهُ (oleh Allah) dari Tabuk إِلَىٰ طَائِفَةٍ مِنْهُمْ (lalu kamu kembali kepada satu golongan dari mereka) yaitu dari kalangan orang-orang munafik yang tinggal di Madinah tidak ikut berangkat berjihad

فَاسْتَأْذَنُوكَ لِلْخُرُوجِ (kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar) bersamamu dalam perang yang lain فَقُلْ (maka katakanlah) kepada mereka لَنْ تَخْرُجُوا مَعِيَ أَبَدًا وَلَنْ تُقَاتِلُوا مَعِيَ عَدُوًّا ۖ إِنَّكُمْ رَضِيتُمْ بِالْقُعُودِ أَوَّلَ مَرَّةٍ فَاقْعُدُوا مَعَ الْخَالِفِينَ (“Kalian tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku. Sesungguhnya kalian telah rela tidak pergi berperang kali yang pertama. Karena itu duduklah/tinggallah bersama orang-orang yang tidak ikut berperang.”) maksudnya bersama mereka yang tidak ikut berperang, yaitu bersama kaum wanita, anak-anak dan lain-lainnya.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah berfirman sambil memerintahkan Rasul-Nya, Muhammad SAW: فَإِنْ رَجَعَكَ اللَّهُ (Maka jika Allah mengembalikanmu) Maksudnya, Allah mengembalikanmu dari peperanganmu ini) إِلَىٰ طَائِفَةٍ مِنْهُمْ (Kepada suatu golongan dari mereka.) Qatadah mengatakan: “Disebutkan kepada kami, bahwa mereka berjumlah dua belas orang.”

Baca Juga:  Surah Hud Ayat 89-90; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

فَاسْتَأْذَنُوكَ لِلْخُرُوجِ (Kemudian mereka minta izin kepadamu untuk keluar) Yaitu pergi berperang bersamamu dalam peperangan yang lain. فَقُلْ لَنْ تَخْرُجُوا مَعِيَ أَبَدًا وَلَنْ تُقَاتِلُوا مَعِيَ عَدُوًّا (Maka katakanlah: Kalian tidak boleh keluar bersamaku selama-lamanya dan tidak boleh memerangi musuh bersamaku.) Yang demikian itu sebagai hukuman dan siksaan bagi mereka.

Kemudian hal itu dijelaskan melalui firman-Nya: إِنَّكُمْ رَضِيتُمْ بِالْقُعُودِ أَوَّلَ مَرَّةٍ (Sesungguhnya kalian telah rela untuk tidak pergi berperang (pada) kali yang pertama) Yang, demikian itu adalah sama seperti firman-Nya yang artinya berikut ini: “Dan orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata; Apabila kalian berangkat untuk mengambil barang rampasan”. (QS. Al-Fath: 15)

Firman-Nya: فَاقْعُدُوا مَعَ الْخَالِفِينَ (Karena itu duduklah (tinggallah) bersama orang-orang yang tidak ikut berperang) Ibnu `Abbas mengatakan: “Yaitu (bersama) orang-orang yang tidak mau mengikuti berbagai macam peperangan.”

Tafsir Quraish Shihab: Kalau engkau kembali dari berperang dan berkesempatan berjumpa lagi dengan kelompok orang-orang munafik yang tidak mau ikut serta berperang itu, kemudian mereka meminta restumu untuk ikut serta berperang bersamamu pada peperangan lain, engkau tidak perlu merestui mereka.

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 64; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Katakan kepada mereka, “Kalian tidak akan aku restui berperang bersamaku dalam peperangan apa pun dan dalam menghadapi musuh mana pun. Sebab, ketidak-ikutsertaan kalian dalam peperangan yang pertama dahulu itu tanpa didasari pada alasan yang kuat dan tidak diikuti dengan pertobatan yang dapat menghapus dosanya. Tinggallah dan tidak usah ikut serta berperang sesuka kalian bersama orang-orang lemah, orang tua, wanita dan anak-anak yang tidak ikut berperang.”

Alhamdulillah, kita telah mentadaburi bersama kandungan Surah At-Taubah Ayat 83 menurut Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga semakin menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S