Surah Hud Ayat 89-90; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Hud Ayat 89-90

Pecihitam.org – Kandungan Surah Hud Ayat 89-90 ini menjelaskan tentang pernyataan Nabi Syu’aib terhadap kaumnya dengan mengatakan, janganlah kalian mengira bahwa penentangan kalian terhadapku akan menguntungkan kalian.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebaliknya, permusuhan denganku sama artinya dengan permusuhan dengan Tuhan, yang sudah tentu akan mendapatkan balasan dan siksaan yang sangat pedih.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Hud Ayat 89-90

Surah Hud Ayat 89
وَيَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي أَنْ يُصِيبَكُمْ مِثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍ ۚ وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ

Terjemahan: Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku (dengan kamu) menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak (pula) jauh (tempatnya) dari kamu.

Tafsir Jalalain: وَيَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ (“Hai kaumku! Janganlah membuat kalian jahat) menyebabkan kalian melakukannya شِقَاقِي (adanya pertentangan dengan aku) pertentangan antara aku dan kalian. Lafal شِقَاقِي menjadi fa’il atau subjek daripada fi’il يَجْرِمَنَّكُمْ, dan lafal qaum yang terkandung di dalamnya berkedudukan menjadi maf’ul awwal atau objek pertama, sedangkan maf’ul yang kedua ialah

Baca Juga:  Surah Al-Anfal Ayat 45-46; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

أَنْ يُصِيبَكُمْ مِثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍ (hingga kalian ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Saleh) ditimpa azab yang sama

وَمَا قَوْمُ لُوطٍ (sedangkan kaum Luth tidaklah) artinya tempat tinggal kaum Luth atau waktu mereka dibinasakan مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ (jauh dari kalian) maka ambillah hal itu sebagai pelajaran buat kalian.

Tafsir Ibnu Katsir: Syu’aib berkata kepada mereka: يَا قَوْمِ لَا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي (Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku [dengan kamu] menyebabkan kamu menjadi jahat)

Maksudnya, janganlah membuatmu dendam, karena permusuhan dan kemarahanku terhadap kekafiran dan kerusakan yang kamu lakukan, nanti kamu akan ditimpa sesuatu yang telah menimpa kaum Nuh, kaum Huud, kaum Shalih dan kaum Luth, yaitu siksaan dan adzab.

Dan firman-Nya: وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ (Sedang kaum Luth tidak [pula] jauh [tempatnya] darimu) dikatakan; yang dimaksud adalah waktu terjadinya. Qatadah berkata: “Yakni, mereka sesungguhnya binasa di hadapan kalian kemarin.” Dan pendapat yang lain mengatakan: “Ia adalah tentang tempat (tempatnya tidak berjarak jauh) dan kedua (maksud)nya adalah mungkin.”

Baca Juga:  Tafsir Alif Lam Mim Menurut Kyai Shalih Darat, Bagaimanakah Maknanya?

Tafsir Quraish Shihab: Wahai kaumku, jangan sampai perselisihan yang terjadi antara aku dan kalian membuat kalian keras kepala dan terus dalam kekufuran yang menyebabkan kalian tertimpa azab seperti yang ditimpakan atas kaum Nûh, atau kaum Hûd, atau kaum Shâlih.

Masa, tempat dan kehancuran kaum Lûth, juga tidak jauh dari kalian. Maka petiklah pelajaran dari itu semua agar kalian tidak ditimpa azab seperti mereka.

Surah Hud Ayat 90
وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ

Terjemahan: Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.

Tafsir Jalalain: وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ ۚ إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ (Dan mohonlah ampun kepada Rabb kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Rabbku Maha Penyayang) terhadap orang-orang yang beriman وَدُودٌ (lagi Maha Pengasih.”) sangat mencintai orang-orang yang beriman.

Tafsir Ibnu Katsir: وَاسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ (Dan mohonlah ampunan kepada Rabbmu) dari dosa-dosa yang telah lewat. ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ (Kemudian bertaubatlah kepada-Nya) dari perbuatan-perbuatanmu yang buruk. إِنَّ رَبِّي رَحِيمٌ وَدُودٌ (Sesungguhnya Rabbku Mahapenyayang lagi Mahapengasih) untuk orang yang bertaubat.

Baca Juga:  Surah Hud Ayat 17; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Tafsir Quraish Shihab: Mohonlah kepada Allah agar Dia mengampuni segala dosa kalian. Kemudian bertobatlah kepada Allah dengan rasa menyesal dan memohon ampunan setiap kali berbuat dosa. Sesungguhnya Tuhanku Maha Penyayang lagi Maha Pencinta, dan selalu mengampuni dan menyukai hamba-hamba-Nya yang bertobat.

Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Hud Ayat 89-90 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S