Surah Yusuf Ayat 42; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Yusuf Ayat 42

Pecihitam.org – Kandungan Surah Yusuf Ayat 42 ini mengisahkan bahwa setelah menjelaskan kondisi dua orang teman penjaranya, Yusuf yang dijebloskan ke dalam penjara tanpa dosa dan salah, dan setelah peristiwa antara dia dan Zulaikha telah berlalu sekian lama, maka Yusuf meminta kepada teman penjaranya yang diketahui akan bebas agar menyampaikan persoalannya kepada penguasa Mesir.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Mungkin setelah berlalunya sekian waktu dia akan menerima kenyataan bahwa aku tidak bersalah lalu akan membebaskan aku. Akan tetapi teman penjaranya itu lupa menyampaikan pesan Yusuf tersebut, sehingga menyebabkan Yusuf as mendekam dalam penjara selama hampir tujuh tahun, dan selama itu tidak ada peluang sama sekali untuk kebebasan beliau.

Yang menarik ialah bahwa dalam ayat ini “lupa” yang merupakan suatu perkara alami, telah disandarkan kepada setan. Seakan, ketika setan telah menguasai seorang manusia musyrik maka iapun akan menguasai daya ingat orang tersebut, dimana orang ini akan melupakan apa saja sesuai dengan kehendak si setan. Sebaliknya dengan para auliya Allah, yang benar-benar terjauh dari sifat lupa karena syaitan tidak memiliki kekuasaan terhadap mereka.

Baca Juga:  Surah Yusuf Ayat 23; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Yusuf Ayat 42

وَقَالَ لِلَّذِي ظَنَّ أَنَّهُ نَاجٍ مِنْهُمَا اذْكُرْنِي عِنْدَ رَبِّكَ فَأَنْسَاهُ الشَّيْطَانُ ذِكْرَ رَبِّهِ فَلَبِثَ فِي السِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ

Terjemahan: Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: “Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu”. Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.

Tafsir Jalalain: وَقَالَ لِلَّذِي ظَنَّ (Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya) yang telah ia yakini أَنَّهُ نَاجٍ مِنْهُمَا (akan selamat di antara mereka berdua) yaitu mantan penyuguh minum raja

اذْكُرْنِي عِنْدَ رَبِّكَ (“Jelaskanlah keadaanku kepada tuanmu”) yaitu kepada rajamu, bahwa sesungguhnya di dalam penjara ini terdapat seorang pemuda yang ditahan secara zalim, kemudian penyuguh minuman itu dikeluarkan dari penjara.

فَأَنْسَاهُ (Maka ia dijadikan lupa) orang yang dimaksud adalah mantan penyuguh minuman الشَّيْطَانُ ذِكْرَ (oleh setan menceritakan) tentang Nabi Yusuf ذِكْرَ رَبِّهِ فَلَبِثَ (kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia) Nabi Yusuf tetap tinggal فِي السِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ (dalam penjara beberapa tahun lamanya) menurut suatu pendapat tujuh tahun dan menurut pendapat yang lain dua belas tahun.

Baca Juga:  Surah Ar-Rum Ayat 22-23; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: Tatkala Yusuf menduga bahwa pelayan minuman raja akan selamat, maka Yusuf mengatakan kepadanya secara diam-diam tanpa diketahui yang lain (-wallahu a’lam-), agar tidak merasa bahwa dia pasti akan disalib,

Yusuf mengatakan: اذْكُرْنِي عِنْدَ رَبِّكَ (Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu) maksudnya, ceritakan kisahku kepada tuanmu, yaitu sang raja. Tetapi orang yang diberi pesan itu lupa menceritakan pesan itu kepada sang raja, dan ini termasuk upaya syaitan agar Nabi Allah Yusuf tidak keluar dari penjara.

Ini adalah pendapat yang benar, karena kata ganti (dhamir) dalam kalimat: فَأَنْسَاهُ الشَّيْطَانُ ذِكْرَ رَبِّهِ (Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan [keadaan Yusuf] kepada tuannya) itu kembali kepada orang yang diyakini akan selamat (dan) keluar dari penjara, sebagaimana dikatakan oleh Mujahid, Muhammad bin Ishaq dan lain-lain, sedangkan kata بِضْعَ (beberapa) menurut Mujahid dan Qatadah digunakan untuk menunjukkan bilangan antara tiga sampai sembilan tahun.

Baca Juga:  Tafsir Surat Al-Falaq; Perintah Memohon Perlindungan dalam Menghadapi Keburukan yang Tersembunyi

Tafsir Quraish Shihab: Kepada salah seorang dari dua temanya yang diperkirakan akan dibebaskan dari penjara, Yusuf berkata, “Ceritalah tentang aku kepada raja. Semoga ia akan menyelamatkan aku dari penderitaan ini.”

Akan tetapi, orang itu disibukkan oleh setan hingga lupa menceritakan kisah Yûsuf kepada raja. Akhirnya Yusuf tetap mendekam dalam penjara tidak kurang dari tiga tahun.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, telah kita pelajari bersama kandungan Surah Yusuf Ayat 42 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga Allah merahmati dan mengasihi kita semua. Amin

M Resky S