4 Fakta Lora Fadil, Anak Kiai yang Bawa Tiga Istri ke Senayan

4 Fakta Lora Fadil, Anak Kiai yang Bawa Tiga Istri ke Senayan

PeciHitam.org – Achmad Fadil Muzakki Syah atau populer dengan nama Lora Fadil beberapa hari ini menyedot perhatian publik. Pasalnya, politisi Partai Nasdem asal Jember Jawa Timur ini membawa tiga istrinya saat prosesi pelantikan sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 di Senayan Jakarta, Selasa, 1 Oktober 2019.

Lora Fadil dan ketiga istri kompak mengenakan pakaian bernuansa biru dan terlihat mesra dalam sesi foto bersama. Salah satu istri bahkan tampak merangkul pundak istri lain. Masing-masing mereka bernama Siti Aminah, Yeni Kurnia, dan Novita Kusumaningrum.

Terkait keharmonisan suami istri itu, Fadil sempat berbagi cerita pada detikcom bahwa ketiga istrinya memang akur dan tidak ada masalah. “Ya, memang ketiga istri tidak ada masalah, akur-akur saja. Saya sudah punya tiga istri sejak delapan tahun lalu,” kata Fadil yang dihubungi pada Rabu, 2 Oktober 2019.

Fadil menjadi anggota dewan mewakili daerah pemilihan Jatim III yang mencakup Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Bondowoso. Ia maju dengan perolehan 40.713 suara dalam pemilihan anggota legislatif Mei 2019 lalu.

Baca Juga:  Mengupas Istilah: Poligami adalah Hak Wanita dan Pria Wajib Memenuhinya

Berikut ini beberapa kisah menarik tentang Lora Fadil dan rumah tangganya bersama tiga istri.

Anak kiai kondang
Keseharian Lora Fadil begitu dekat dengan pesantren. Pria kelahiran 1979 ini adalah putra Kiai Muzakki, pengasuh pondok pesantren Al Qodiri, Gebang, Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pondok pesantren Al Qodiri cukup terkenal di Jember dan memiliki beberapa lembaga pendidikan mulai dari tingkat TK hingga Perguruan Tinggi. Dalam profil pondok pesantren, nama Achmad Muzakki Syah juga tercatat sebagai pengasuh.

Poligami tapi menolak nikah siri
Meski memiliki istri lebih dari satu, pernikahan bawah tangan bukan menjadi pilihan bagi Lora Fadil. Ia menyebut bahwa status pernikahan dengan tiga istrinya sah secara hukum. Fadil bahkan berharap pernikahannya bisa menjadi contoh bagi mereka yang hendak berpoligami.

“Kami selalu terbuka. Jadi kalau datang satu, ya datang semua. Open management. Saya menikah tidak sembunyi-sembunyi, saya menikah secara legal, sesuai hukum dan negara ketiga-tiganya. Sah semua, resmi,” kata Fadil.

Baca Juga:  Ketua dan Wasekjen PBNU Ditunjuk Jadi Staf Khusus Wapres Kiai Ma'ruf Amin

“Beda dengan yang lain mungkin sembunyi-sembunyi. Saya kan ingin memberikan contoh bahwa nikah banyak itu bisa harmonis dan rukun. Jadi kalau bisa rukun dan bertanggung jawab, ya ngapain sembunyi-sembunyi,” lanjut Fadil.

Banyak istri jadi kebanggaan di antara anggota dewan lainnya
Lora Fadil menyadari bahwa apa yang dilakukannya adalah hal langka. Namun ia merasa bangga, bahkan terang-terangan menyebut dengan memiliki banyak istri, membuatnya terlihat berbeda dibanding anggota dewan lain.

“Kan kalau di antara Dewan, apa yang mau kami banggakan? Kalau soal kaya, semua kaya. Semua anak orang sukses. Jadi kalau istri ya baru saya. itu bedanya. Makanya mereka sangat welcome, bahkan ngajak selfie. Jadi saya ini ya resmi semuanya. Kami tinggal satu rumah. Di kampung di Jember, kami tinggal satu rumah. Bahkan tidak jarang satu kamar berempat,” kata Fadil.

Baca Juga:  Hukum Poligami Yang Sering Disalah Pahami Oleh Sebagian Orang

Mengatasi rasa cemburu istri
Rasa cemburu pasti ada di setiap hati perempuan. Namun menurut Lora Fadil, kecemburuan istrinya tidak mengarah pada istri lain. Ia punya kiat mujarab yaitu komunikasi dan keterbukaan.

Sejak awal menikahi istri-istrinya, Lora Fadil selalu terbuka mulai dari uang belanja hingga nafkah batin. Misalnya saat hendak bersama salah satu istri, ia akan pamit pada istri lain. “Semisal saya mau bermalam di istri ketiga, istri kedua yang menyiapkan jamu. Begitu pula sebaliknya,” kata Lora.

Leave a Reply

Your email address will not be published.