Rahasia Dibalik Penciptaan Keperawanan Kajian Kitab Fathul Izar Bagian 6

Pecihitam.org – Melanjutkan kajian kitab Fathul Izar yang sampai di bab 5 tentang Rahasia dibalik penciptaan keperawanan. Dalam pembahasan bab ini menerangkan ciri-ciri mengenai keperawanan wanita dan rahasia serta seluk-beluk didalamnya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Rahasia Dibalik Penciptaan Keperawanan Kitab Fathul Izzar Bab 5

قال أھل الفراسة والخبر بالنساء اذا كان فم المرأة واسعاكان فرجھا واسعا اذا كان صغیرا كان فرجھا صغیرا ضیقا قال من بحر
الطویل
إذا ضاق فم البكر ضاقت فروجھا ∴ وكان لفمھا شعار لفرجھا
وان كانت شفتاھا غلیظتین كان شفراھا غلیظتین وان كانتارقیقتین كانتا رقیقتین وان كانت السفلى رقیقة كان فرجھا صغیرا وان
كان فم المرأة شدید الحمرة كان فرجھا جافا عن الرطوبة وان كانت حدباء الأنف فھي قلیلة الغرض فیالنكاح وان كانت طویلة
الذقن فإنھا فاتحة الفرج قلیلة الشعر وان كانت صغیرة الحاجبفإنھا غامضة الفرج وان كانت كبیرة الوجه غلیظة الضفائر دل ذلك
على صغیرة العجیزة وكبیر الفرج وضیقھ وإذا كثر شحم ظاھر قدمھا وبدنھا عظم فرجھا وكانت مخطوبة عندزوجھا واذا كانت
ناتئة الساقین في الصلبة فإنھا شدید الشھوة لاصبر لھا عن الجماع وان كانت عینھا كحیلة كبیرة فإنھا یدل على ضیق
الرحم
وصعیر العجیزة مع عظم الكتف یدلانعلى عظم الفرج

Para ahli firasat dan ilmu tentang kewanitaan mengatakan:

  • Jika mulut seorang wanita itu lebar, maka organ intimnya juga lebar.
  • Jika mulutnya kecil, maka organ intimnya juga kecil.
Baca Juga:  Konsep Dan Landasan Pluralisme Ala Gus Dur

Seorang penyair lewat bahar thowilnya menyatakan:

إِذَاضَاقَ فَمُ الْبِكْرِ ضَاقَتْ فُرُوْجُھَاوَكَانَ لِفَمِھَا شِعَارٌ لِفَرْجِھَا

“Apabila seorang perawan sempit mulutnya, maka sempit pula vaginanya. Demikianlah memang mulut seorang perawan itu menjadi pertanda dari bentuk dan keadaan vaginanya.”

  • Jika kedua bibir tebal maka vaginanya lebar.
  • Jika kedua bibirnya tipis maka kedua bibir vaginanya juga tipis.
  • Jika bibir mulut bagian bawah tipis maka vaginanya kecil.
  • Jika lidahnya sangat merah maka vaginanya kering.
  • Jika seorang wanita mancung hidungnya maka tidak begitu berhasrat untuk bersenggama.
  • Jika dagunya panjang maka vaginanya menganga dan sedikit bulunya.
  • Jika seorang wanita tipis alisnya maka posisi vaginanya agak ke dalam.
  • Jika raut wajahnya lebar dan lehernya besar maka pantatnya kecil, vaginanya besar dan sempit.
  • Jika telapak kaki bagian luar serta badannya gemuk maka besar vaginanya.
  • Jika kedua betisnya tebal dan keras maka besar birahinya dan tidak sabar untuk bersenggama.
  • Jika matanya tampak bercelak dan lebar, hal ini menunjukkan sempit rahimnya.
  • Pantat yang kecil serta bahu yang besar itu menunjukkan besar vagina.
Baca Juga:  Tatacara Dan Etika Bersenggama Kajian Kitab Fathul Izar Bagian 4.

نفیسة ) قال الحكماء من وجد في المرأة عشرة أوصاف فلاینبغي أخذھاأحدھا كونھا قصیرة القامة الثاني كونھا قصیرة الشعر
الثالث رفیعة الجسد الرابعسلیط اللسان الخامس كونھا منقطعة الأولاد السادس كونھا عندھاعناد السابع كونھا مسرفة مبذرة
.الثامن كونھا طویلة الید التاسع كونھا تحب الزینة عند الخروج العاشر كونھا مطلقة من غیره اھـ

Nafisah
Para Hukama (orang bijak) berkata:
“Barangsiapa menemukan 10 karakter yang ada pada diri seorang wanita, maka janganlah menikahinya. 10 sifat tersebut adalah:

  • Wanita yang sangat pendek tubuhnya.
  • Wanita yang berambut pendek.
  • Wanita yang sangat tinggi postur tubuhnya.
  • Wanita yang cerewet.
  • Wanita yang tidak produktif (mandul).
  • Wanita yang bengis.
  • Wanita yang berlebihan dan boros.
  • Wanita yang bertangan panjang.
  • Wanita yang suka berhias ketika keluar rumah.
  • Wanita yang janda karena dicerai oleh suaminya.

هذا آخر ما يسر الله تعالى لنا جمعه فللهالحمد والثناء على كل حال وازكى الصلاة والتسليم على سيدنا محمد ومنوالاه خير صحب وآل ونسأل الله ان يوفقنا لصالح الأعمال وان يعم نفع هذه الكراسةالحقيرة لمن هي له من النساء والرجال آمين. قلت كما قال:
أموت ويبقى كل ما قد كتبته * فيا ليت من يقرأ كتابي دعالي

Baca Juga:  Hukum Hubungan Persusuan Dari Pengakuan dan Bukti (Bagian 1)

Demikianlah Nafisah sebagai penutup buku ini. Dimana Allah telah memberikan kemudahan pada kami dalam menyusunnya. Segala puji dan sanjungan pada Allah atas keadaan bagaimanapun. Sholawat serta salam yang teristimewa semoga tetap tercurahkan keharibaan junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Semoga pula tercurahkan pada orang yang mengikutinya yaitu, para sahabat setia dan keluarganya. Semoga Allah meratakan manfaat buku kecil ini pada kaum pria maupun wanita. Amin.

Akhirnya kami hanya bisa berpesan sebagaimana kata seorang penyair:

“Aku memang bakal meninggalkan dunia, namun tulisanku tetap terpelihara di sana. Aku berharap kiranya orang yang membaca tulisanku ini mau mendoakanku.
Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Wallahu’alam Bisshawab.
Bagian sebelumnya … Doa Ketika Bersenggama Kajian Kitab Fathul Izar Bagian 5

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *