Si Wahabi yang Gemar Berganti Kulit

wahabi

Pecihitam.org – Masih segar di ingatan, kemarin sewaktu pemkot Banda Aceh mengambil alih salah satu masjid yang BKM-nya orang-orang wahabi mereka menggelar aksinya. Ada hal yang paling menarik di aksi orang-orang ini, mereka menuliskan di spanduk-spaduk aksi mereka “KAMI BUKAN WAHABI”, “KAMI AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH”.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sangat menarik memang, jika menelanjangi mereka dengan nama mereka sendiri karena mereka suka gonta-ganti kulit seperti halnya ular sampai waktunya ganti kulit. Namun sifat ular ya begitu meskipun di besarkan hingga jinak tetap saja mematuk pawangnnya sendiri, nah inilah kesamaannya dengan wahabi mereka jinak saat sedikit lalu liar dan ganas saat banyak.

Wahabiyah lucunya mengingkari adanya mazhab Wahabi atau kelompok yang disebut dengan Wahabiyah, karena mereka mengetahui bahwa ajaran mereka penuh dengan kerusakan, penghancuran, aksi terorisme dan mereka klaim mereka sendiri dengan nama salafiyah. Bukankah lucu?

Mereka sendiri sadar akan jejak sejarah berdiri “agama” mereka penuh dengan darah orang lain! Mengapa orang-orang yang baru-baru hendak hijrah, ikut kajian mereka marah saat disebut wahabi? Biasanya ini model orang yang baru sadar, tiba-tiba ingin taubat lalu mau yang instan ya ikut kajian wahabi sebab 3 bulan sudah serasa menjadi paling alim, zuhud, dan penghuni surga.

Baca Juga:  Ulama Wahabi: Memakai Seragam Tentara Termasuk Tasyabuh dan Bid'ah Dholalah

Namun seberapapun mereka mencoba mengelabui identitas mereka, ada banyak bukti yang membuktikan mereka adalah wahabi. Berikut ini adalah bukti, wahabi kelas kakap pun dengan bangga mereka mengakui diri mereka wahabi lantas mengapa wahabi Indonesia malu mengakuinya? Mereka bangga menunjukkan bahwa mereka berbeda dengan yang lain!

Di antara bukti bahwa mereka adalah wahabi dan bahwa nama wahabiyah memang identik dengan kelompok mereka yaitu PENGAKUAN MEREKA SENDIRI dalam kitab-kitab yang mereka sebarkan dengan judul Syaikh Muhammad Ibn Abdulwahab Aqidatuhu as-Salafiyah wa Dakwatuhu al-Islamiyah karya Ahmad Ibn Hajar al-Busthami salah seorang dai mereka di Qatar dan juga seorang qadhi di sana.

Buku tersebut di beri kata pengantar oleh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Baz cetakan kedua 1339 H. kitab ini di cetak oleh Syarikat Mathabi’ al_Jazirah  hal 105. Pengarang menyebutkan beberapa pernyataan diantaranya sebagai berikut:

Baca Juga:  Hati-hati! Begini Perkembangan Gerakan Wahabi Salafi di Indonesia

” Ketika bertemu dengan orang-orang Wahabi di Mekkah. Orang-orang Islam wahabiyah telah mampu mendirikan Negara Islam atas dasar ajaran wahabi, dan mereka beragama Islam menurut mazhab Wahabi”.

Bukti lain menguatkan hal ini terdapat dalam kitab Muhammad Ibn Jamil Zainu seorang pengajar wahabi di Mekkah yang berjudul Qutuf min as-Syamil al-Muhammadiyah cetakan Dar as-Shahabah. Kitab tersebut di distribusikan di Lebanon oleh sebuah organisasi yang bernama Jam’iyyah an-Nur wa Al-Imam al-Khairiyah al-Islamiyah. Pada halaman 67 dengan bangga menyebut nama wahabiyah, ia mengatakan :

“Wahabi berasal dari nama al-Wahab yang merupakan salah satu nama dari nama Allah SWT”.

Ini adalah sebuah kebohongan terbesar sebab  Wahabiyah adalah nama yang diadopsi dari nama Muhammad Ibn Abdul Wahab.

Pengakuan mereka juga menjadi bukti bahwa agama yang mereka anut adalah “agama Wahabi” dan mereka menamakan gerakan mereka dengan al-Harakah al-Wahabiyah. Sebagaimana disebutkan dengan jelas dalam sebuah kitab karya salah seorang pemuka mereka yang bernama Muhammad Khalil Harras yang berjudul al-Harakah al-Wahabiyah cetakan Dar al-Arabi  yang banyak memuat pembelaan terhadap wahabiyah dan menyebutnya dengan nama dakwah wahabiyah, halaman 37.

Baca Juga:  Benci Tapi Rindu, Salafi Wahabi Masih Suka Nukil Kitab Ulama Asy'ariyyah

Sudah jelas? Terkait mereka sendiri dengan tulisan-tulisan mereka atau para pemuka mereka mengatakan bahwa mereka adalah golongan WAHABI. Maka waspadalah terhadap mereka yang suka berganti nama akan tetapi mereka sebenarnya satu dan mengemban misi yang sama yaitu meng-Wahabi-kan dunia. Kepada Allah-lah kita mohon perlindungan. Wallhu ‘alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *